Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumlah dan prosentase penduduk miskin di 22 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebesar 1.142.170 orang atau 21,35 persen (*/data BPS kondisi Maret 2018; update kondisi Sept 2018 sebanyak 1.134.011 jiwa dari jumlah penduduk NTT sebanyak 5.456.203 jiwa atau turun menjadi 21,03 persen). Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).

Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/02/02/penduduk-miskin-berkurang-8-060-orang-ntt-peringkat-3-termiskin/

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia dalam sesi konferensi pers bersama dengan instansi terkait, awak media cetak, elektronik dan online di Ruang Telekonferensi BPS NTT, Jumat/1/2/2019, mengatakan garis kemiskinan makanan yang dipakai yaitu nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan setara 2.100 kilokalori per orang per hari.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia

”Jadi kalau kita makan atau konsumsi dibawah 2.100 kilokalori maka dikategorikan miskin. Bukan makan karena diet”, terangnya.

Garis kemiskinan per rumah tangga miskin di NTT sebesar Rp.360.069,- per kapita/orang per bulan (kondisi September 2018).

Adapun sebaran penduduk miskin di 22 kabupaten/kota berdasarkan jumlah/prosentase tertinggi hingga terendah sebagai berikut :

  1. Timor Tengah Selatan (TTS) sebanyak 130.630 orang (28,06 persen);
  2. Sumba Barat Daya sebanyak 97.280 orang (28,88 persen);
  3. Kupang sebanyak 88.670 orang (23,10 persen);
  4. Sumba Timur sebanyak 76.800 orang (30,13 persen);
  5. Manggarai Timur sebanyak 74.880 orang (26,50 persen);
  6. Manggarai sebanyak 69.320 orang (20,83 persen);
  7. Ende sebanyak 66.010 orang (24,20 persen);
  8. Timor Tengah Utara(TTU) sebanyak 56.090 orang (22,31 persen);
  9. Manggarai Barat sebanyak 48.530 orang (18,14 persen);
  10. Rote Ndao sebanyak 46.120 orang (20,08 persen);
  11. Alor sebanyak 44.130 orang (21,63 persen);
  12. Sikka sebanyak 44.020 orang (13,82 persen);
  13. Kota Kupang sebanyak 40.440 orang (9,61 persen);
  14. Lembata sebanyak 36.950 orang (26,45 persen);
  15. Sumba Barat sebanyak 36.300 orang (28,51 persen);
  16. Belu sebanyak 33.910 orang (15,70 persen);
  17. Malaka sebanyak 30.790 orang (16,34 persen);
  18. Sabu Raijua sebanyak 28.880 orang (30,83 persen);
  19. Flores Timur sebanyak 27.990 orang (11,05 persen);
  20. Sumba Tengah sebanyak 24.930 orang (34,85 persen);
  21. Ngada sebanyak 20.790 orang (12,94 persen);
  22. Nagekeo sebanyak 18.690 orang (12,98 persen).
    Sumber Data :
    Sumber data utama yang dipakai adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel Modul Konsumsi dan Kor.

Selanjutnya, mengenai konsep Garis Kemiskinan, Maritje menjabarkan bahwa Garis Kemiskinan merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi (padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur dan susu, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, minyak dan lemak, dll) sedangkan Paket komoditi kebutuhan dasar non makanan diwakili oleh 51 jenis komoditi di perkotaan dan 47 jenis komoditi di pedesaan

“Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin”, tandas Maritje.

Sumber berita (*/

https://ntt.bps.go.id/subject/23/kemiskinan-dan-ketimpangan.html#subjekViewTab3

Penulis dan editor (+rony banase)

Foto oleh : indonesia.ucanews.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surga Tersembunyi  di Pulai Sabu Raijua

    Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Bersyukur puji TUHAN dan terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemda Sabu Raijua, atas kegiatan yang luar biasa tahun ini yaitu Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019 yang dihelat pada 9—12 September 2019. Sabu yang dulu, sangat berbeda dengan sekarang. Jika dulu, Pulau Sabu merupakan Pulau […]

  • Nadiem Makarim dan Arah Pendidikan Indonesia

    Nadiem Makarim dan Arah Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Hendrik Masur Nadiem Makarim resmi ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan Republik Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju setelah diumumkan Presiden Joko Widodo pada Rabu, 23 Oktober 2019. Penunjukan Nadiem Makarim menjadi sebuah kejutan lantaran dia lebih dikenal sebagai pelopor Startup di Indonesia yang melahirkan Gojek. Kendati memiliki basis pendidikan yang sangat baik dan dikenal sebagai […]

  • ‘SUPPORT BANK NTT’ Pemprov, Kota Kupang & Belu Raih TP2DD Championship 2023

    ‘SUPPORT BANK NTT’ Pemprov, Kota Kupang & Belu Raih TP2DD Championship 2023

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) atau Bank NTT dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) telah meluncurkan dan menggunakan aplikasi CMS SP2D Online dengan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) pada Oktober 2022. Selain itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala […]

  • HANI 2021, Menuju Kabupaten Rote Ndao Bersih dari Narkoba

    HANI 2021, Menuju Kabupaten Rote Ndao Bersih dari Narkoba

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 tingkat nasional dihelat pada Senin, 28 Juni 2021, sebagai puncak perayaan HANI 2021 oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengusung tema “Perang Melawan Narkoba (War On Drugs) di Era Pandemi Covid 19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).” Perhelatan puncak HANI 2021 oleh […]

  • 32 Tim Terbaik Lolos Seleksi Cerdas Cermat Kimia ke-IX Se-Nusa Tenggara Timur

    32 Tim Terbaik Lolos Seleksi Cerdas Cermat Kimia ke-IX Se-Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ikatan Mahasiswa Pendidikan Kimia (IMASPIKA), melalui Panitia Pelaksana (Panlak) Cerdas Cermat Kimia (CCK) ke-IX tahun 2019 mengumumkan 32 tim terbaik yang lolos seleksi dari 78 tim yang turut mengambil bagian dalam seleksi tingkat Kabupaten/Kota pada 25 Juli 2019 lalu. Pengumuman hasil tersebut pada Kamis, 1 Agustus 2019, yang memastikan 32 tim […]

  • PLN Pakai Energi Terbarukan, Lahan PLTP Mataloko Mulai Digarap

    PLN Pakai Energi Terbarukan, Lahan PLTP Mataloko Mulai Digarap

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memulai proses pengembangan program energi baru terbarukan (EBT) bersumber  panas bumi di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). PLN mulai melakukan proses pengadaan lahan untuk pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko berkapasitas 20 MW. Secara keseluruhan […]

expand_less