Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Penggalan Kisah Pilu Banjir Bandang di Adonara NTT–Cerita Natalia Andisty

Penggalan Kisah Pilu Banjir Bandang di Adonara NTT–Cerita Natalia Andisty

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Loading

Flores Timur-NTT, Garda Indonesia | Banjir Bandang di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 4 April 2021, masih menyisihkan kisah pilu nan menyayat hati. Data dari Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT tahun 2021, menyampaikan data korban dan kerugian material per 8 April 2021 menyebutkan 71 orang meninggal dunia, 54 orang luka-luka, 5 orang hilang, 1.100 orang mengungsi, 218 KK terdampak, 82 unit rumah rusak berat, 34 unit rumah rusak ringan, 97 unit rumah terdampak, 8 unit fasilitas umum rusak berat.

Namun, dari semua kondisi memilukan tersebut, terdapat beberapa penggalan cerita pilu yang kembali diceritakan oleh Natalia Andhisty, relawan dari Pertiwi Indonesia yang berada pada Rabu, 7 April 2021 (tiga hari pasca-banjir bandang di Wawerang, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur).

Berada di Adonara selama 3 (tiga) minggu, menyisakan kisah berharga bagi Natalia Andhisty, dirinya harus menelusuri jalanan yang masih rusak parah dan penuh lumpur demi melayani para pengungsi dan korban Banjir Bandang. “Awalnya Nat turun bersama Pertiwi Indonesia, antar air minum, peralatan dapur, mie instan, dan 850 butir telur,” urainya kepada Garda Indonesia pada 28 April 2021 sembari mengungkapkan dirinya merasa drop akibat kelelahan.

Material bebatuan yang terseret hingga pemukiman warga saat banjir bandang di Pulau Adonara

Hari pertama di Adonara, cerita Nat secara gamblang, ia bersama relawan Pertiwi Indonesia melayani masyarakat korban bencana dan TNI. “Pagi-pagi rebus telur kemudian diantar ke posko-posko termasuk susu untuk anak-anak. Kami juga bagikan ke TNI/Polri yang berjaga di jembatan darurat termasuk di Koramil. Satu minggu kemudian distribusi peralatan mandi dan air mineral,” urainya.

Pertiwi Indonesia, imbuh Nat, juga bekerja sama dengan para Suster dari Ordo DST di Waiwerang. “Minggu pertama hingga kedua, kami masih sibuk di posko bersama Suster Barista membuat kopi untuk siapa saja yang bekerja di seputar jembatan darurat. Hingga menjelang puasa (Ramadan 1442H, red), kami membagikan peralatan salat dan menu buka puasa dan termasuk takjil kami antar ke posko-posko,” tuturnya.

Atas arahan Ibu Krisna Pertiwi Pusat dan Ibu Mutia Pertiwi NTT, sambung Nat, kami tetap bergerak sambil menerima bantuan-bantuan dari luar yang dikirimkan via Helikopter BNPB. “Hingga hari ke-20, bersama para Suster Ordo DST masih melayani hantaran menu buka puasa kepada pengungsi yang mayoritas Muslim di posko-posko umum sekitar Jembatan Waiburak, Waiwerang dan Koramil 1624 Adonara. Dan Pertiwi Indonesia berhasil menjalin komunikasi untuk distribusi tangki air dan Puji Tuhan sudah mulai beroperasi,” akunya.

Natalia Andhisty bersama relawan Pertiwi Indonesia saat membagikan sembako kepada aparat Polri

Natalia Andhisty merupakan pemeluk Katolik mengikuti ekaristi (bersama rombongan Pertiwi, red) yang dipersembahkan oleh Yang Mulia Uskup Larantuka, Mgr. Kopong Kung, Pr. bersama para pastor di Nelelamadike pada Minggu Paskah pertama tepat 7 hari sesudah banjir bandang. “Minggu Paskah pertama ada perayaan misa dan tampak masih mereka (korban bencana banjir bandang, red) menangis di saat misa. Kepala desa pun tampak tegar menerima kami meski tampak lelah di matanya tapi tetap melayani,” ulas Nat yang aktif mendorong geliat UMKM di Kota Reinha Rosari tersebut seraya mengungkapkan para pastor dan suster tampak sangat giat menolong para korban dengan cara masing-masing termasuk memandikan jenazah korban banjir di seputar Nelelamadike.

Pada Rabu, 7 April 2021, tampak seorang Ibu menggandeng anaknya di tengah lalu lalang orang dengan sepeda motor. Ibu itu bersama anaknya dengan tatapan mata hampa, lalu Suster memanggil anak itu untuk membagikan telur rebus (tampak baju anak itu kedodoran)

Selama berada di Adonara, Natalia Andhisty dan relawan Pertiwi Indonesia menumpang tidur malam di Dekenat Adonara. Ia pun kembali mengisahkan saat melihat banyak orang berjalan dengan tatapan kosong. “Mereka banyak berkerumun dan lalu lalang di seputar jembatan darurat meski TNI/Brimob sedang membuat jembatan tersebut. Hiruk pikuk manusia  bergerak melupakan Covid-19,” ungkapnya.

Berkat bantuan TNI, lanjut Nat, 2 (dua) jembatan yakni Jembatan Waiburak dan Waiwerang yang putus dihantam arus banjir, kembali dibangun. “Waiburak artinya air yang bercahaya di malam gelap,” ucap Nat sembari mengungkapkan bahwa minyak tanah di minggu awal juga sangat susah karena SPBU di Waiwerang ada 10 mobil tangki hanyut terbawa banjir (kerugian kisaran Rp.5 miliar).

Jembatan Waiburak yang dibangun TNI pasca-banjir bandang

Ada kisah pilu, tutur Natalia Andhisty yang memiliki usaha Duta Cafe di Kota Larantuka ini, ada seorang ibu di posko yang tampak depresi dengan tatapan mata kosong karena bayinya lepas dari pelukannya dan terbawa banjir. “Ada juga seorang ibu di Nelelamadike, saya temui sesaat sebelum Pak Jokowi turun ke sana, kakinya masih terbalut perban dan menceritakan anaknya ditemukan meninggal di dalam kelambu. Dan meratapi anaknya kenapa bukan ibu itu saja yang dipanggil Tuhan terlebih dulu,” ucapnya lirih.

Di Posko Nelelamadike, sambung Natalia Andhisty, meski di pengungsian mereka tetap bergotong royong di dapur umum. Di Nelelamadike saya rasakan duka mendalam sekali terlebih saat melihat bekas aliran sungai, kekuatan alam yang maha dahsyat datang tiba-tiba menjemput jiwa-jiwa. Penampakan baru berbatuan usai banjir bandang menceritakan kebesaran Tuhan. Anjing melolong di siang hari saat Misa Ekaristi berlangsung menceritakan banyak kesedihan di sana.

“Saat sejak awal berpikir bahwa harus kerja secepatnya untuk menolong para korban meski sekecil apa pun yang bisa dibuat dan diberikan kepada para korban. Situasi batin para korban dan penduduk sekitar juga tidak stabil jadi harus banyak bersabar,” tutup Natalia Andhisty menuturkan kisahnya selama di Pulau Adonara.

Penulisdan Editor (+roni banase)

Foto (*/koleksi pribadi Natalia Andhisty)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekor! SD GMIT Soe I Juara CCM Ke-12, Kalahkan Tim Tangguh SDK Hosana

    Rekor! SD GMIT Soe I Juara CCM Ke-12, Kalahkan Tim Tangguh SDK Hosana

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kalahkan tim tangguh SDK Hosana Kupang, SD GMIT Soe I tim A berhasil keluar sebagai juara I dalam gelaran lomba Cerdas Cermat Matematika XII, tingkat SD Sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao, yang dilaksanakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), pada Sabtu, 28 September 2019. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2019/09/27/sd-gmit-soe-i-versus-sdk-hosana-kupang-pada-babak-grand-final-ccm-ke-12/ Prestasi tersebut […]

  • Dua Pedagang di Kabupaten Sikka Tertangkap Pakai Narkoba

    Dua Pedagang di Kabupaten Sikka Tertangkap Pakai Narkoba

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur berhasil mengungkapkan 2 (dua) kasus peredaran gelap narkotika di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dua kasus tersebut melibatkan 2 (dua) orang pedagang di Kampung Garam Jalan Diponegoro Maumere, Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur yang tertangkap menggunakan narkoba jenis sabu-sabu atau […]

  • Anggaran Kemen PPPA Minim, Menteri Yohana:’Kerja Maksimal!’

    Anggaran Kemen PPPA Minim, Menteri Yohana:’Kerja Maksimal!’

    • calendar_month Rab, 9 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Komisi VIII DPR RI mengapresiaasi kinerja dan capaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) selama tahun 2018 mencapai 91%. Dalam rapat evaluasi pelaksanaan program /kegiatan dan anggaran tahun 2018 (Selasa,8/1/2019); berbagai isu terkini seputar perempuan dan anak juga disoroti anggota Komisi VIII DPR RI yang hadir, seperti perdagangan orang, kekerasan […]

  • Pembakar Bendera PDIP Bakal Diproses Hukum

    Pembakar Bendera PDIP Bakal Diproses Hukum

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan sangat menyesalkan aksi provokasi yang dilakukan oleh sejumlah massa yang membakar bendera Partai saat demo menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila pada Rabu, 24 Juni 2020. Sesuai dengan rilis yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2020, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa PDI Perjuangan Partai […]

  • OPM Larang Kibarkan Merah Putih di Papua Jelang HUT RI ke-80

    OPM Larang Kibarkan Merah Putih di Papua Jelang HUT RI ke-80

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi ancaman ini dengan optimis, menyebut warga Papua tetap mencintai Indonesia.   Papua | Menjelang peringatan HUT RI ke-80, ketegangan memanas di Papua. Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa larangan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) adalah bentuk teror terhadap masyarakat. Kepala Penerangan […]

  • Ikatan Keluarga Ngada Kupang Nyatakan Dukung SIAGA

    Ikatan Keluarga Ngada Kupang Nyatakan Dukung SIAGA

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) merupakan putra asli NTT yang sangat mencintai tanah kelahirannya. Ini SPK buktikan dengan menghadirkan solusi atas masalah kesulitan air yang sering dikeluhkan para masyarakat NTT khususnya para petani dengan menghadirkan pompa hidram. Gagasan menghadirkan pompa hidram untuk petani NTT memantik rasa simpatik dan dukungan dari berbagai […]

expand_less