Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » ‘Perempuan adalah Pahlawan’ bagi Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man

‘Perempuan adalah Pahlawan’ bagi Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2020
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Perspektif seorang Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terhadap peran seorang perempuan sangat menyentuh dan menggugah. Bagi Bapak dari dua putra dan dua putri ini menggambarkan sosok seorang perempuan sebagai pahlawan. Pernyataan ini disampaikannya saat peringatan Hari Perempuan Internasional ke-110 yang dihelat oleh KPPI dan Dinas PPPA Provinsi NTT pada Sabtu, 7 Maret 2020.

Menurutnya, perempuan adalah pahlawan. “Karena kalau mama saya tidak melahirkan dan mendidik, maka saya tak bisa menjadi ‘orang’ seperti saat ini,” ujar dr Herman Man. Pandangan wakil wali kota kupang 2 (dua) periode ini, emansipasi sebaiknya jangan hanya sebatas kata-kata, seperti program terkait perempuan di Kota Kupang sangat diakui.

dr. Herman Man saat foto bersama Anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi NTT di areal CFD

Ingin menelisik lebih jauh tentang bagaimana orang nomor dua di Pemerintah Kota Kupang tersebut memperlakukan perempuan di dalam rumah tangganya, maka media ini membuat janji bertemu dengan istri Wakil Wali Kota Kupang, Ibu Elizabeth Rengka pada Sabtu, 7 Maret 2020 pukul 18.00 WITA (6 sore), namun karena masih ada acara keluarga sehingga disepakati janji bertemu pada Senin, 9 Maret 2020 pukul 11.30 WITA.

Pada pertemuan dalam suasana keakraban dan santai di rumah jabatan Wakil Wali Kota Kupang tersebut, Istri dari dr. Herman Man (sapaan akrab Wakil Wali Kota Kupang), media ini menelusuri liku kehidupan interpersonal ayah, Ibu, dan anak dan mendengar langsung bagaimana Ibu Elizabeth Rengka menjalin relasi selama kurang lebih 44 tahun dan bagaimana sosok suaminya itu memperlakukan dirinya dan empat orang anaknya.

Foto bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man dan Istri, Ibu Elizabeth Rengka saat peringatan Hari Perempuan Internasional ke-110 pada Sabtu, 7 Maret 2020

Berikut petikan wawancara dan dialog akrab antara Garda Indonesia dan Ibu Elizabeth Rengka :

Garda Indonesia : Bagaimana Bapak Herman Man memperlakukan Mama (Ibu Elizabeth Rengka,red) ?
Elizabet Rengka: Saya merasakan bahwa saya tidak diremehkan dan segala sesuatu selalu dibicarakan bersama ‘tanjeng’ (Bahasa Daerah Manggarai) dan pendapat saya didengar.

Garda Indonesia : Saya ingin menarik kenangan masa muda, Mama bertemu Bapa di mana dan kapan?
Elizabeth Rengka : Pertemuan pertama saat saya bersekolah di SMP Putri dan Bapa di SMA Syuradikara Ende pada tahun 1968. Selanjutnya usai menamatkan SMA, Bapa melanjutkan kuliah kedokteran di Surabaya dan saya melanjutkan sekolah ke Carolus. Kemudian, pertemuan yang lebih intens terjadi pada tahun 1976 saat saya bekerja sebagai perawat di Jopu, Kabupaten Ende dan akhirnya memutuskan menikah.

Garda Indonesia : Anak Mama yang pertama lahir pada tahun berapa?
Elizabeth Rengka : Anak pertama lahir pada tahun 1979 di Jopu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Garda Indonesia : Bagaimana Bapa dan Mama membangun komunikasi saat ada konflik dalam rumah tangga?
Elizabeth Rengka : Kami mempunyai budaya untuk menyelesaikan masalah saat kami makan bersama di meja makan.

Garda Indonesia: Bagaimana Bapa dan Mama memperlakukan anak perempuan saat mereka masih kecil hingga dewasa dan saat mempunyai masalah?
Elizabeth Rengka : Biasa praduga (feeling) seorang Mama lebih tajam dan saya berupaya membangun komunikasi dengan anak perempuan kami dan Bapa selalu mendukung.

Garda Indonesia : Bagaimana Bapa memperlakukan pekerja perempuan di dalam rumah?
Elizabeth Rengka : Biasanya melalui saya, jadi kalau mereka membutuhkan sesuatu, menyampaikan ke saya secara pribadi lalu saya sampaikan ke Bapa.

Garda Indonesia : Apa pandangan Bapa terkait kesibukan Mama dalam bidang sosial kemanusiaan? (Saat ini Ibu Elizabeth Rengka menjabat sebagai Ketua Forkomwil PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi NTT
Elizabeth Rengka : Bapa sangat mendukung saya melakukan hal positif. Sebelumnya saya sempat menjadi dosen dan ketua program studi di salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang, namun kemudian saya memutuskan berhenti dan fokus mengurus PKK.

Garda Indonesia : Untuk selalu menjaga hubungan interpersonal, apa saja selalu dilakukan Bapa dan Mama?
Elizabeth Rengka : Biasanya kami melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki bersama di areal Car Free Day (CFD) di Jalan El Tari Kota Kupang.

Garda Indonesia : Pertanyaan terakhir, bagaimana Mama mendukung langkah dan karier politik Bapa selanjutnya?
Elizabeth Rengka : Yang terutama Bapa harus sehat, sehingga saya selaku istri selalu memperhatikan asupan makanan yang disantap setiap hari dan Bapa selalu menyempatkan diri untuk makan siang di rumah.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbusana Adat; Para Guru Rayakan Pesta Pelindung St Yohanes Bosco

    Berbusana Adat; Para Guru Rayakan Pesta Pelindung St Yohanes Bosco

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Pesta Pelindung St Yohanes Bosco yang diperingati setiap tanggal 31 Januari diperingati oleh guru-guru dengan cara sederhana dan unik; para guru di lingkup Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosko Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur mengenakan busana adat dalam aktifitas belajar mengajar. Mengenakan busana adat masing-masing, para guru tampak elegan dan menawan, seperti […]

  • Dua Petinju Binaan Silem Serang Bakal Adu Jotos di Member Fight KJP

    Dua Petinju Binaan Silem Serang Bakal Adu Jotos di Member Fight KJP

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Depok, Garda Indonesia | Dua orang petinju asal Depok akan bertanding dalam even Member Fight KPJ di GOR Bulungan, Blok M Jakarta Selatan, pada Sabtu, 7 September 2019. Kedua petinju tersebut atas nama Elza Widya dan Purwanto, dari Sasana Silem Amanatun Soe Boxing Camp, milik petinju profesional Indonesia, Silem Serang. Silem Serang, selain sebagai atlet […]

  • Gubernur VBL Harap Bank NTT Menuju Bank UMKM

    Gubernur VBL Harap Bank NTT Menuju Bank UMKM

    • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), memberi apresiasi tinggi kepada Bank NTT atas capaian kinerjanya saat ini. Gubernur berharap Bank NTT bisa meniru bank-bank di luar negeri yang menuju  bank berbasis UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Apresiasi dan harapannya itu diungkap Gubernur VBL dalam sambutannya ketika meluncurkan Festival Desa Binaan, Festival […]

  • Konser Akbar “Timur Bersinar Nusantara Bergema” Inisiasi Stana Production House

    Konser Akbar “Timur Bersinar Nusantara Bergema” Inisiasi Stana Production House

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Tim UTIFEST
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Loading

    Tokoh Masyarakat Indonesia Timur sekaligus Pemerhati Seni dan Budaya Nusantara, H. Donald Izaac, menyambut baik inisiatif perhelatan konser akbar perpaduan kekayaan musik dan budaya autentik dari kawasan Indonesia Timur.   Jakarta | Stana Production House (PH) kembali mencatatkan namanya dalam sejarah industri hiburan Tanah Air dengan menghelat konser musik akbar bertajuk “Timur Bersinar, Nusantara Bergema”. […]

  • Hingga Desember 2024, OJK Hentikan 12 Ribuan Entitas Keuangan Ilegal

    Hingga Desember 2024, OJK Hentikan 12 Ribuan Entitas Keuangan Ilegal

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Sejak 2017 hingga 31 Desember 2024, Satgas PASTI telah menghentikan 12.185 entitas keuangan ilegal yang terdiri dari 1.737 entitas investasi ilegal, 10.197 entitas pinjaman daring ilegal/pinpri, dan 251 entitas gadai ilegal.   Jakarta | Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) telah menghentikan 796 entitas ilegal pada periode Oktober—Desember 2024. Entitas ilegal tersebut terdiri […]

  • Mengenal Purbaya Yudhi, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

    Mengenal Purbaya Yudhi, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 258
    • 2Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Kali ini saya mau mengenalkan Menteri Keuangan yang baru. Namanya, Purbaya Yudhi Sadewa. Lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Ia bukan sekadar manusia biasa, melainkan semacam campuran antara insinyur elektro dan nabi ekonomi. Dari S1 Teknik Elektro ITB, lalu melanjutkan MSc Ekonomi di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Di kampus […]

expand_less