Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Perjuangan Siswa di Pedalaman NTT, Seberangi Sungai Demi Sekolah

Perjuangan Siswa di Pedalaman NTT, Seberangi Sungai Demi Sekolah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Loading

Akses menuju sekolah tidaklah mudah, apalagi saat musim hujan, lantaran harus menyeberangi sungai dengan ketinggian air minimal 30 sentimeter. Tak jarang, kadang seragam sekolah yang dikenakan basah.

 

Manggarai | Para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap Benteng Sipi asal Dusun Baja, Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menyeberangi arus sungai demi sekolah. Sekolah mereka terletak di Kampung Nio Desa Golo Wuas, sekitar 4 kilometer dari kampung itu.

Akses menuju sekolah tidaklah mudah, apalagi saat musim hujan, lantaran harus menyeberangi sungai dengan ketinggian air minimal 30 sentimeter. Tak jarang, kadang seragam sekolah yang dikenakan basah.

Siswa semakin kesulitan, terutama saat musim hujan, mengingat belum ada jembatan yang dibangun di sungai tersebut. Saat musim hujan, ketinggian air sungai mencapai 3 meter. Mereka pun terpaksa meliburkan diri. Namun, ada siswa yang terkadang mengambil jalan penuh risiko. Ada juga yang menunggu hingga air surut, hingga terlambat masuk sekolah.

Denis (15), siswa asal Dusun Baja mengungkapkan, hampir setiap kali musim hujan, mereka tidak ke sekolah. Ia dan beberapa siswa di dusun itu memilih belajar dari rumah.

“Tapi kalau kami tidak ke sekolah, kami tidak dapat materi pembelajaran dari bapak ibu guru,” ujarnya sembari menuturkan, setiap pagi ia bersama teman-temannya berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki.

Setibanya di tepi Sungai Wae Pekas, mereka harus mengganti seragam sekolah dengan pakaian rumahan. “Kami dari rumah itu tidak pakai sepatu, kami juga harus kenakan pakaian lain. Nanti kalau sudah lewat kali baru ganti seragam sekolah,” ucap Denis, pada Sabtu, 9 Agustus 2025.

Denis mengungkapkan, saat hendak melintasi sungai selalu diselimuti perasaan cemas dan takut. Terlebih saat musim hujan tiba. Itu sebabnya, jika banjir besar, mereka memilih tidak ke sekolah.

Menurut Denis, ketiadaan jembatan menjadi salah satu kendala utama yang mereka hadapi. Dia berharap pemerintah bisa membangun jembatan, agar mereka tidak takut dan cemas saat ke sekolah.

Warga Dusun Baja, Antonius Dion, mengakui bahwa ketiadaan jembatan menghambat akses siswa menuju sekolah, terutama saat musim hujan.

“Saat musim penghujan, siswa asal Dusun Baja terpaksa kadang tidak berangkat sekolah karena membahayakan keselamatan mereka,” kata dia.

Menurut Antonius, kondisi ini juga berpengaruh terhadap perekonomian warga yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani. Ketika musim hujan, mereka pun tidak dapat melewati sungai menuju ke kebun.

Setiap tahun segenap warga bergotong royong membangun jembatan sederhana dari bambu untuk memudahkan akses anak-anak mereka saat pergi sekolah

Menurutnya, hal itu sudah mereka alami selama puluhan tahun. Sungai ini merupakan titik batas antara Desa Benteng Pau dan Desa Golo Wuas di Elar Selatan.

“Ini sudah jadi nasib kami berpuluh tahun. Setiap tahun kami selalu bangun jembatan sederhana dari bambu agar anak-anak kami bisa ke sekolah,” ucapnya.

Dia berharap pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar dapat membangun jembatan di desa tersebut untuk memudahkan akses para siswa maupun warga.(*)

Sumber (*/tim)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Resmikan Penggabungan Pelindo & Pelabuhan ‘Multipurpose Wae Kelambu

    Jokowi Resmikan Penggabungan Pelindo & Pelabuhan ‘Multipurpose Wae Kelambu

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden RI, Jokowi meresmikan penggabungan PT. Pelindo I, II, III dan IV menjadi PT. Pelabuhan Indonesia sekaligus Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT, pada Kamis, 14 Oktober 2021; dalam rangka mewujudkan Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Kegiatan tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. […]

  • Indonesia Sedia 15 Ribu Ha Lahan untuk Palestina Bangun Perkebunan Peternakan

    Indonesia Sedia 15 Ribu Ha Lahan untuk Palestina Bangun Perkebunan Peternakan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Loading

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa lahan tersebut akan menjadi bentuk nyata solidaritas Indonesia terhadap Palestina, bukan hanya secara diplomatik.   Jakarta | Pemerintah Indonesia menyiapkan lahan seluas 10 ribu hingga 15 ribu hektare di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendukung investasi Pemerintah Palestina di sektor pertanian, peternakan, dan agroindustri. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman […]

  • Pemprov & Pemkab/Pemkot Se-NTT Siaga Dana Covid-19 Rp.272,49 Miliar

    Pemprov & Pemkab/Pemkot Se-NTT Siaga Dana Covid-19 Rp.272,49 Miliar

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara gugus tugas penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. mengatakan, Pemprov NTT telah bersepakat bersama Pemkab dan Pemkot untuk menyediakan dana bagi masyarakat terdampak Covid-19. “Benar, telah disediakan anggaran sebesar […]

  • ‘Virtual Police’ Ajukan 1.042 Konten Media Sosial Bermuatan SARA

    ‘Virtual Police’ Ajukan 1.042 Konten Media Sosial Bermuatan SARA

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hingga kini, terdapat 1.042 konten di media sosial yang diajukan virtual police. Demikian diungkapkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dalam konferensi virtual pada Kamis, 10 Februari 2022. Ia menyebut pengunggahnya akan diedukasi dan diberi peringatan. “Sampai dengan saat ini, Polri telah mengajukan 1.042 konten untuk dihadirkan untuk diedukasi dan diberikan peringatan,” […]

  • PLN Pakai Energi Terbarukan, Lahan PLTP Mataloko Mulai Digarap

    PLN Pakai Energi Terbarukan, Lahan PLTP Mataloko Mulai Digarap

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memulai proses pengembangan program energi baru terbarukan (EBT) bersumber  panas bumi di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). PLN mulai melakukan proses pengadaan lahan untuk pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko berkapasitas 20 MW. Secara keseluruhan […]

  • SIAGA MUDIK, 1.229 SPKLU Tersedia Bagi Pengguna Mobil Listrik

    SIAGA MUDIK, 1.229 SPKLU Tersedia Bagi Pengguna Mobil Listrik

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang, Garda Indonesia | Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan kesiapan layanan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang sudah beroperasi penuh di seluruh wilayah Indonesia. Di beberapa lokasi jalur mudik Lebaran 2024, bahkan dilakukan inspeksi langsung kesiapannya. Ditemui awak media di rest area tol Jakarta – Merak km 13,5 Tangerang, Banten pada Senin, […]

expand_less