Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester I 2021 & APBN Bidang Kesehatan

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester I 2021 & APBN Bidang Kesehatan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 6 Jul 2021
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan sejumlah indikator perekonomian dan proyeksi realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada semester I tahun 2021 yang berada pada angka 3,1—3,3 persen. Hal tersebut ia sampaikan dalam keterangan pers secara virtual usai mengikuti sidang kabinet paripurna yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 5 Juli 2021.

“Untuk tahun 2021 ini, tadi telah saya sampaikan realisasi semester I pertumbuhan ekonomi di 3,1—3,3 (persen). Inflasi di 1,33 (persen), tingkat suku bunga 6,59 persen, itu lebih rendah dari asumsi 7,29 persen untuk SBN 10 tahun. Inflasi tadi 1,33 lebih rendah dari asumsi APBN yang 3 persen,” ujar Menkeu, Sri Mulyani.

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), urai Menkeu, berada di angka 14.299 per dolar AS, lebih rendah dari nilai tukar asumsi 14.600 per dolar AS. Harga minyak berada di 62 dolar AS per barel, lebih tinggi dari harga minyak asumsi 45 dolar AS per barel. Untuk target produksi siap jual atau lifting minyak berada di angka 663 ribu barel per hari, lebih rendah dari asumsi 705 ribu barel per hari. Untuk lifting gas berada di angka 1.007.000 barel setara minyak per hari, sama dengan asumsi pada APBN.

Sementara itu, di sisi pendapatan, sampai dengan semester I pendapatan negara mencapai Rp.886,9 triliun atau terjadi pertumbuhan 9,1 persen. Angka Rp.886,9 triliun ini merupakan 50,9 persen dari target APBN 2021 yaitu Rp.1.743,6 triliun rupiah. Pertumbuhan pendapatan negara sebesar 9,1 persen ini, menurut Menkeu, adalah suatu kenaikan yang sangat tinggi dan bagus, terutama jika dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi 9,7 persen.

“Penerimaan pajak sudah mencapai Rp.557,8 triliun atau 45,4 persen dari target tahun ini Rp.1.229,6 triliun. Ini tumbuh mendekati 5 persen, 4,9 persen. Tahun lalu penerimaan pajak kita mengalami hantaman yang sangat kuat yaitu kontraksinya sampai 12 persen atau hanya Rp.531,8 triliun. Jadi sekali lagi, dari sisi penerimaan pajak terjadi pemulihan dari minus 12 persen tahun lalu, sekarang melonjak mengalami pertumbuhan mendekati 5 persen,” jelas Menkeu.

Untuk bea dan cukai, urai Sri Mulyani, juga sudah terkumpul Rp.122,2 triliun atau 56,9 persen dari target Rp.215 triliun. Ini terjadi pertumbuhan sampai 31,1 persen atau naik tiga kali lipat jika dibandingkan tahun lalu yang tumbuh 8,8 persen. Sementara itu, untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP), telah terkumpul Rp206,9 triliun atau tumbuh 11,4 persen dibandingkan tahun lalu yang berada pada angka Rp185,7 triliun.

“Ini juga suatu pemulihan yang luar biasa karena tahun lalu PNBP kita mengalami kontraksi 11,2 persen. Jadi kalau dilihat dari penerimaan negara terjadi geliat pemulihan ekonomi yang terekam cukup kuat,” imbuhnya.

Di sisi belanja negara, pada semester I sudah direalisasikan sebesar Rp.1170,1 triliun atau 42,5 persen dari target belanja tahun ini. Belanja ini tumbuh 9,4 persen dibanding tahun lalu yang hanya tumbuh 3,4 persen. Jika dilihat lebih rinci, kenaikan yang signifikan disumbangkan oleh belanja pemerintah pusat yaitu sebesar Rp796,3 triliun atau naik 19,1 persen dari tahun lalu.

“Ini sumbangannya terutama dari belanja kementerian/lembaga yaitu Rp.449,6 triliun atau 43,6 persen dari total belanja kementerian/lembaga. Belanja K/L ini melonjak 28,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jadi ini tumbuhnya sudah sangat tinggi dan memang APBN menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi yang luar biasa, terutama pada semester I ini,” ungkap Sri Mulyani.

Adapun untuk belanja non-K/L mencapai Rp.346,7 triliun atau naik 8,9 persen dari tahun lalu. Untuk transfer ke daerah masih mengalami kendala, yaitu terealisasi Rp373,9 triliun atau kontraksi 6,8 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp400,9 triliun.

“Ini pun sesudah ditransfer ternyata juga masih ada SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) atau berarti belum dipakai langsung oleh para pemerintah daerahnya. Untuk realisasi semester ini kita mengalami defisit Rp.283,2 triliun atau 1,72 persen,” imbuhnya.

Menkeu menilai bahwa dengan adanya peningkatan angka kasus Covid-19 yang kemudian berimbas pada diterapkannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, maka APBN perlu meningkatkan dukungannya bagi program-program di bidang kesehatan dan perlindungan sosial. Untuk pagu di bidang kesehatan, pada tahun 2021 akan mengalami kenaikan lagi yaitu mencapai Rp193,93 triliun.

“Jadi terjadi kenaikan yang sangat tinggi di bidang kesehatan, terutama untuk membiayai diagnostik testingtracing, untuk biaya perawatan sekarang ini 236.340 pasien, untuk insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, dan juga pembelian berbagai obat dan APD. Anggaran Rp193 triliun juga dipakai untuk pengadaan 53,9 juta dosis vaksin dan bantuan untuk iuran JKN untuk 19,15 juta orang. Di dalam anggaran kesehatan ini termasuk insentif untuk perpajakan bagi sektor kesehatan,” tandasnya.(*)

Sumber berita (*/BPMI Setpres)

Foto utama oleh harianhaluan.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya,gardaindonesia.id – Dua orang wartawan dari media Koran Memo bernama Alam dan Ridwan, menghilang tanpa jejak, atau tidak diketahui keberadaannya. Sudah 4 hari ini, keduanya tidak pulang dan tanpa kabar. Pihak keluarga juga bingung atas kejadian menghilangnya dua Wartawan yang tidak wajar ini. Berdasarkan surat keterangan nomor: SKET/3009/IX/2018/Restabes Sby/Sek Skm tertanggal 04 September 2018 pukul […]

  • Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

    Anak Cuci Darah Meningkat, BPKN Bentuk Tim Pencari Fakta

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta|Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI merespons viral pasien anak di beberapa rumah sakit yang rutin menjalani prosedur cuci darah atau hemodialisis. Ketua BPKN RI, M Mufti Mubarok mengungkapkan, saat ini ada 2 (dua) rumah sakit di Indonesia yang menjadi sorotan berkaitan dengan pasien anak yang menjalani proses cuci darah. “Pertama pekan lalu, sempat viral  […]

  • Jumat Berkah versi Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana

    Jumat Berkah versi Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Hetty Andika Perkasa bersama Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana menyelenggarakan kegiatan Jumat Berkah di 2 (dua) Panti, pada Jumat, 8 Mei 2020. Kedua panti tersebut adalah Panti Jompo Budi Agung di Jalan Jendral Soeharto No. 135, Naikoten 1, Kec Kota […]

  • From The Timor Rhythm Brothers Become The Tielman Brothers

    From The Timor Rhythm Brothers Become The Tielman Brothers

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Tahukah kamu bahwa band tertua di Indonesia berdarah Nusa Tenggara Timur? Jika kamu adalah penggemar atau suka dengan lagu-lagu dari Rolling Stone atau The Beatles, maka band tertua asal Indonesia ini memiliki genre dan penampilan yang tidak kalah keren dengan mereka. The Timor Rhythm namanya. Mulai berkarier pada tahun 1947 di Indonesia, beranggotakan saudara kandung […]

  • Lantik Pj. Kepala Desa Tohe, Bupati Belu : Jadilah Garam & Terang

    Lantik Pj. Kepala Desa Tohe, Bupati Belu : Jadilah Garam & Terang

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Jadilah garam dan terang di sana. Kalau tidak bisa jadi garam, berhenti! Kalau tidak bisa jadi terang, berhenti! Jaga kepercayaan yang diberikan, saya akan ikuti”, ungkap Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM saat mengambil sumpah dan melantik Cyprianus Mau menjadi Penjabat Kepala Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa […]

  • Drg. Romi Dianulir dari CPNS, Kepala Staf Kepresidenan Segera Cari Solusi

    Drg. Romi Dianulir dari CPNS, Kepala Staf Kepresidenan Segera Cari Solusi

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menanggapi permasalahan yang menimpa Drg. Romi Syofpa, soal dianulirnya sebagai CPNS di Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat; Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko akan segera berkonsultasi dengan Kemenpan Reformasi Birokrasi (RB) untuk mendapatkan solusi. “Kita mencoba mencari alternatif solusi, nggak ada yang nggak bisa diselesaikan. Pasti ada solusi. Yang pertama dari sisi regulasi […]

expand_less