Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ada hal unik yang mewarnai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI yang dihelat di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.

Jika pada pidato di Sidang Tahunan MPR Presiden Jokowi mengenakan setelan jas berwarna biru lengkap dengan dasi merah, maka pada pidato kedua Presiden Jokowi tampak mengenakan pakaian adat.

Begitu prosesi Sidang Tahunan MPR berakhir pukul 09.45 WIB, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla meninggalkan Ruang Rapat Paripurna. Lima belas menit berselang, Kepala Negara kembali memasuki Ruang Rapat Paripurna dengan pakaian adat berwarna cokelat keemasan.

Busana yang dikenakan Presiden Jokowi ini pun menarik para peserta sidang dan para Menteri Kabinet Kerja yang hadir. Mereka kemudian mengajak Presiden Jokowi untuk berswafoto.

Presiden RI, H. Ir. Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo

Di awal pidatonya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa busana yang ia kenakan merupakan pakaian adat Sasak, Nusa Tenggara Barat.

“Tadi banyak yang nanya, saya pakai baju apa? Nunas nurge tiang matur ini pakaian adat Sasak, Nusa Tenggara Barat. Dari Bumi Sasak Berembe kabar, pelungguh de senamean?” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengajak seluruh rakyat untuk meneguhkan semangat para pendiri bangsa Indonesia bahwa Indonesia itu bukan hanya Jakarta atau Pulau Jawa saja. Indonesia adalah seluruh pelosok tanah air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

“Karena itulah pembangunan yang kita lakukan harus terus indonesiasentris yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok nusantara,” ujarnya.

Dalam akun instagramnya @jokowi, Presiden juga mengunggah momen dirinya mengenakan pakaian adat Sasak ini saat berfoto bersama Ibu Negara Iriana. Dalam foto itu, Ibu Iriana tampak mengenakan kain dan selendang batik.

“Indonesia sungguh kaya akan adat istiadat, bahasa, sampai ragam busananya. Serasi, bukan?” demikian bunyi keterangan dalam unggahan foto tersebut.

Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat saat berpidato. Pada 8 Agustus 2019 lalu, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Bali saat berpidato di Kongres V PDI Perjuangan. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi Guncang Kefamenanu, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi Guncang Kefamenanu, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Gempa bumi tektonik berkekuatan M=4.7 mengguncang sebelah Tenggara Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Jumat/ 15 Maret 2019 pukul 08.30.03 WITA Hasil analisa BMKG menunjukkan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9.56 LS dan 124.72 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 18 Km […]

  • “Satyalencana“ Wujud Kesetiaan & Tangggung Jawab Aparatur Sipil Negara

    “Satyalencana“ Wujud Kesetiaan & Tangggung Jawab Aparatur Sipil Negara

    • calendar_month Sen, 13 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, gardaindonesia.id-Satyalencana Karya Satya merupakan lencana tanda kesetiaan bagi seorang Aparatur Sipil Negara dalam pengabdian, tugas, dan sebagainya dan sebagai momentum penyadaran kembali akan tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Pengabdian sebagai ASN harus dilihat sebagai tugas pelayanan kepada negara dan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Penjabat Gubernur NTT dalam sambutannya pada acara […]

  • Krisis Pangan Bakal Melanda Dunia, Bank NTT Siap Strategi

    Krisis Pangan Bakal Melanda Dunia, Bank NTT Siap Strategi

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Konflik antara negara-negara produsen pangan terbesar dunia kian berdampak pada stabilitas pangan internasional. Bahkan kondisi ini kian memburuk sehingga ancaman krisis pangan dan energi di depan mata. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, menyampaikan sinyal bahwa pada tahun 2023 mendatang, akan terjadi krisis pangan besar-besaran bakal melanda dunia. Hal ini disampaikannya dalam […]

  • Jokowi Bersama Cucu Libur Lebaran di Bali

    Jokowi Bersama Cucu Libur Lebaran di Bali

    • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo beserta keluarga menghabiskan libur Lebaran di Provinsi Bali. Presiden beserta Ibu Iriana Joko Widodo mengajak anak beserta cucu melakukan wisata satwa di Bali Safari & Marine Park, Kabupaten Gianyar, pada Kamis, 5 Mei 2022. Presiden beserta keluarga tiba di Bali Safari & Marine Park pada pukul 12.32 WITA. […]

  • OMK Kapel HKY Bimoku Siap Helat Konser Pembangunan saat ‘Valentine Day 2020’

    OMK Kapel HKY Bimoku Siap Helat Konser Pembangunan saat ‘Valentine Day 2020’

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik Hati Kudus Yesus (OMK HKY) Bimoku Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui-Kupang akan mengadakan Konser Pembangunan Gereja yang akan dihelat pada tanggal 15 Februari 2020 pukul 18.00 WITA—selesai bertempat di Aula Paroki St. Maria Assumpta Kota Kupang. Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui RD. Krispinus Saku saat dikonfirmasi wartawan […]

  • Empati & Apresiasi Wagub Josef bagi Pemulung TPA Alak dalam Giat PUSPA

    Empati & Apresiasi Wagub Josef bagi Pemulung TPA Alak dalam Giat PUSPA

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumat, 9 November 2018 merupakan sesi terakhir dalam rangkaian kegiatan PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) yang diinisiasi dan didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PPPA). Dinas PPPA NTT melalui dukungan Kementerian PPPA melakukan rangkaian kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat di Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Sampah Alak Kota Kupang. Rangkaian […]

expand_less