Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Plan Internasional Latih 138 Pengurus KP2AD Kabupaten Nagekeo

Plan Internasional Latih 138 Pengurus KP2AD Kabupaten Nagekeo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
  • visibility 197
  • comment 0 komentar

Loading

Nagekeo, Garda Indonesia | Bertempat di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay pada 30—31 Januari 2020, Yayasan Plan International Program Implementasi Area Flores melakukan pelatihan kepada 138 pengurus Kelompok Perlindungan Perempuan dan Anak Desa (KP2AD) kabupaten Nagekeo dari kecamatan Boawae dan Keo Tengah.

Dibuka oleh Kepala Dinas PMDP3A yang diwakili oleh Kabid P3A Vinsensius Je, pelatihan ini merupakan kerja sama Yayasan Plan International Indonesia dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Nagekeo guna meningkatkan kapasitas pengurus KP2AD dari 23 desa dan 5 OPD yakni Dispendukcapil, Dinsos, DPMDP3A, Dinkes dan KP2AC dari Kecamatan Boawae dan Kecamatan Keo Tengah.

Vinsen Je mewakili pemerintah menyampaikan beberapa poin antara lain:

Pertama, isu perlindungan anak sudah menjadi perhatian pemerintah pusat dengan diadakannya rapat terbatas antara presiden dan kabinetnya untuk membahas terkait isu perlindungan dan upaya mencegah kekerasan terhadap anak.

Kedua, kerja sama lintas sektor untuk peningkatan upaya mencegah tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Harus ada upaya terpadu dan menyeluruh terhadap penanganan kasus kekerasan dan upaya perlindungan anak.

Ketiga, memperkuat pelaporan terhadap kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Suasana pelatihan kepada 138 pengurus Kelompok Perlindungan Perempuan dan Anak Desa (KP2AD) kabupaten Nagekeo

Zuniatmi, Deputi Program Implementasi Area Flores menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus KP2AD untuk mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan, meningkatkan ketrampilan pengurus KP2AD dalam pendampingan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan dan diharapkan setelah penguatan kapasitas ini KP2AD yang dilatih mampu menyusun program kerja perlindungan perempuan dan anak di desa.

Yayasan Plan International Indonesia cukup intensif dalam mengembangkan mekanisme ini yang dikenal dengan Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD). Hingga akhir tahun 2017 tercatat sebanyak 942 KPAD yang berdiri di daerah kerja YPII di 4 provinsi dan 12 kabupaten/kota.

Pendekatan ini cukup efektif dalam kontribusi pencegahan dan penanganan korban karena sekitar 57% KPAD yang ada di NTT berfungsi dengan baik dan artinya bahwa lembaga ini melakukan peran dalam edukasi ke masyarakat tentang perlindungan anak.

Di sisi lain bahwa penanganan korban juga meningkat dengan meningkatnya laporan yang ditindaklanjuti oleh KPAD, dan sebagai contoh pada tahun 2014 kasus kekerasan seksual tercatat 32 kasus, meningkat menjadi 51 kasus pada tahun 2015, dan 114 kasus pada tahun 2016. Kenaikan kasus ini merupakan refleksi dari kesadaran masyarakat meningkat dengan cara melaporkan bentuk kekerasan tersebut.

Di 44 desa dampingan YPII di Kabupaten Nagekeo, terdapat 44 KP2AD telah dibentuk dan 12 KP2AD sudah dilatih pada FY 2019, ada 32 KPAD belum dilatih. Pengurus KP2AD yang sudah dilatih telah menjalankan fungsi perlindungan anak di desa serta mendampingi korban dan melapor melalui jaringan kerja ke Pusat Perlindungan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Kabupaten.

KP2AD yang sudah menjalankan tugas secara baik merupakan bentuk perkembangan positif dan berkontribusi terhadap keselamatan anak dari ancaman-ancaman kekerasan. Sebagian KP2AD belum dilatih karena disebabkan beberapa faktor, terutama sumber dana dan sumber daya manusia yang terbatas untuk melatih pengurus KP2AD.

Menyadari pentingnya fungsi KP2AD sebagai salah satu institusi di desa untuk perlindungan perempuan dan anak, suatu pendekatan yang cukup efektif dalam memberikan perlindungan perempuan dan anak berbasis masyarakat, karena di dalamnya menggunakan unsur pendidikan dan penyadaran kepada masyarakat termasuk anak-anak sebagai subyek perlindungan.

Dengan adanya gerakan-gerakan penyadaran maka sensitivitas keluarga dan masyarakat semakin peka terhadap adanya bentuk-bentuk kekerasan sehingga mudah dicegah. Dengan adanya mekanisme perlindungan anak akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melapor apabila terjadi kekerasan, eksploitasi atau bentuk-bentuk kekerasan lainya.

Banyak pihak yang punya kepentingan terwujudnya mekanisme perlindungan anak berbasis masyarakat seperti pemerintah, organisasi sipil, dan organisasi kemasyarakatan dan keluarga. Di samping berkepentingan terwujudnya mekanisme yang kuat, di sisi lain mereka memiliki peran-peran yang strategis untuk terwujudnya perlindungan anak secara lestari. Peran-peran edukasi masyarakat untuk menghindarkan adanya praktik kekerasan merupakan bagian yang paling penting dalam pendekatan mekanisme ini.(*)

Penulis (*/Jhon Orlando)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Minta Pelaksanaan Zakat Perhatikan Protokol Kesehatan

    MUI Minta Pelaksanaan Zakat Perhatikan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan bahwa zakat juga digunakan untuk menyucikan jiwa bagi umat muslim yang berpuasa selama di bulan suci Ramadan. Zakat fitrah diwajibkan kepada setiap muslim yang memiliki kecukupan kebutuhan pokok pada akhir Ramadan, yang didasarkan kepada jiwa. “Zakat fitrah diwajibkan untuk kepentingan konsumtif […]

  • Deteksi Uang Palsu, Pakai Aplikasi dari Bareskrim Polri

    Deteksi Uang Palsu, Pakai Aplikasi dari Bareskrim Polri

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim PP Polri meluncurkan aplikasi pendeteksi uang rupiah palsu bernama I-Comreds. Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan pun mengungkapkan alasan dibangunnya aplikasi I-Comreds. “Aplikasi ini dibangun dalam rangka mengakomodir pelaporan masyarakat terkait peredaran rupiah palsu,” terang Whisnu dalam keterangannya pada Kamis, 19 Mei 2022. Brigjen Whisnu mengatakan, permasalahan strategis dalam upaya pengungkapan peredaran uang rupiah […]

  • Kapolri Sigit Prabowo Naikkan Pangkat Enam Perwira Tinggi

    Kapolri Sigit Prabowo Naikkan Pangkat Enam Perwira Tinggi

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menaikkan pangkat enam perwira tinggi (pati) Polri yang ditugaskan di sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L). Kenaikan pangkat enam pati Polri tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/305/IV/KEP./2022 tertanggal 7 April 2022. “Iya, betul (telegram) kenaikan pangkat pati,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol […]

  • Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si. memberikan piagam penghargaan kepada personel polisi berprestasi dan berdedikasi tinggi meskipun di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), pada Rabu, 29 April 2020, bertempat di Lobi Adhi Pradana Mapolda Sumatra Utara (Sumut). Pemberian piagam penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolda Sumut kepada 3 […]

  • Plt. Kadis Peternakan NTT drh. Artati Pinta Peternak Tanam Pakan

    Plt. Kadis Peternakan NTT drh. Artati Pinta Peternak Tanam Pakan

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), drh. Artati Loasana meminta kepada kelompok peternak sapi untuk menanam pakan sebelum mulai beternak. Demikian dikatakannya ketika mengunjungi Lokasi Ranch (Peternakan) Sonis Laloran mewakili Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, pada Senin, 16 November 2020. “Bantuan […]

  • 1,8 Juta Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

    1,8 Juta Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 1,8 juta vaksin Covid-19 dari perusahaan Sinovac, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis, 31 Desember 2020. Kedatangan vaksin ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya 1,2 juta vaksin Sinovac tiba pada 6 Desember 2020 lalu. Sebelumnya, pesawat Boeing 777-300 ER dari maskapai Garuda Indonesia dengan nomor […]

expand_less