Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Politisi Golkar Kabupaten Kupang Diduga Lakukan Politik Uang

Politisi Golkar Kabupaten Kupang Diduga Lakukan Politik Uang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Sebuah video yang menampakkan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas menyerahkan uang dalam sebuah amplop putih kepada warga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Daniel Taimenas yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang menyebut dengan jelas bahwa uang tersebut merupakan titipan dari Melki Laka Lena.

“Ini ada kiriman berkat dari Pak Melki Laka Lena,” kata Daniel Taimenas layaknya dalam video akun Tiktok Sahabat Dan Taimenas.

Melki Laka Lena saat ini merupakan calon gubernur NTT berpasangan dengan Johni Asadoma yang diusung 11 partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PSI, Gelora, PAN, PKN, PPP, Garuda dan Prima.

Media kemudian mencoba menelusuri kebenaran video tersebut, dengan mewawancarai masyarakat yang hadir dalam pertemuan bersama Daniel Taimenas di Battuna, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang yang diketahui pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Foni Kause, warga setempat yang rumahnya dipakai untuk melakukan pertemuan bersama Daniel Taimemas mengaku merasa ditipu.

Foni pun mengungkapkan awalnya dia diberitahu Lely Amtiran untuk pertemuan kaum perempuan sekaligus membicarakan rencana kegiatan lomba paduan suara yang akan dihelat di Gereja Sesawi Batuna.

“Ibu Lely tidak pernah kasi tahu kalau ada orang lain datang selain kaum ibu. Saya siap rumah untuk pertemuan kaum ibu,” ungkap Foni Kause, Senin 14 Oktober 2024.

Saat pertemuan berlangsung, kata Voni, ada sebuah mobil berwarna hitam mendatangi rumahnya. Dirinya mengaku tidak mengetahui siapa yang datang menggunakan mobil tersebut.

“Setelah mobil hitam datang ternyata itu Bapak Daniel Taimenas, dan selanjutnya saya tidak tahu karena saya sibuk di dapur,” kata Foni.

Setelah Daniel Taimenas pergi, jelas Foni, dirinya kembali duduk bersama Ibu-ibu yang lain. Saat itu juga, Lely Amtiran meminta Ibu-ibu yang hadir untuk membentuk kelompok tenun. Sementara tidak ada lagi pembahasan soal kegiatan gereja.

“Ibu Lely sampaikan kalau pak Daniel Taimenas titip uang untuk ibu – ibu sebesar Rp1,5 juta,” jelas Foni.

Setelah dirinya melihat video di media sosial viral, Foni mengaku ketakutan.

“Saya merasa ditipu, karena informasi yang saya dapat sejak awal lain tapi pelaksanaannya lain jadi saya takut,” ungkap Foni.

Tokoh jemaat Gereja Batuna, Kornelis Nenohara yang mendengar persoalan ini menegaskan bahwa dirinya ada pihak yang menggunakan urusan lembaga keagamaan untuk kepentingan politik.

“Ini kan seperti kita ketahui bahwa tidak boleh lakukan hal-hal seperti ini apalagi pada masa kampanye dan nanti masyarakat atau jemaat kita bisa diproses macam-macam,” tegasnya.

Dia berharap kasus ini harus diproses agar memastikan ke masyarakat dan jemaat bahwa hal-hal seperti ini masuk dalam hal penipuan, karena mengundang agenda gereja tetapi dalam pertemuan tidak membahas agenda yang sesungguhnya.

“Ini membuat jemaat kita resah dan bisa berakibat buruk bagi jemaat kita di sini,” ketusnya.

Senada, Obed Siki, warga yang ikut dalam pertemuan tersebut berharap agar masalah ini harus diselesaikan sesuai aturan yang berlaku, karena warga tidak tahu apa-apa tetapi ikut terseret.

“Kami datang itu untuk rapat persiapan lomba panduan suara gereja, tapi pelaksanaannya malah lain, ada penyerahan uang dari pak Daniel Taimenas yang katanya titipan dari Melki Laka Lena, kami tidak kenal Melki yang mana,” ungkapnya.

Ketua Panwascam Amarasi Barat Fonel Teuf mengatakan pihaknya akan memproses kasus tersebut apabila ada laporan. Apabila pihaknya sudah mendapat laporan, maka akan diteruskan ke Bawaslu selanjutnya menunggu perintah lanjutan untuk mengumpulkan data.

“Kami sifatnya menunggu laporan,” tandas Fonel Teuf.

Sementara Daniel Taimenas hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi. Meski demikian, dalam pemberitaan sebuah media online menyebutkan bahwa Daniel Taimenas membenarkan pemberian uang tersebut, namun berasal dari kantong pribadi. (*)

Sumber (*/tim)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaminan PLN Bagi Warga Sekitar PLTP Ulumbu 5—6

    Jaminan PLN Bagi Warga Sekitar PLTP Ulumbu 5—6

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) telah melangsungkan free prior informed consent (FPIC) atau persetujuan atas dasar informasi di awal tanpa paksaan (PADIATAPA) di Gendang Gonggor, Desa Wewo, Satar Mese, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 30 September 2023. Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar kawasan […]

  • Gubernur VBL : “Kembalikan Kejayaan Sekolah GMIT di NTT!”

    Gubernur VBL : “Kembalikan Kejayaan Sekolah GMIT di NTT!”

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meminta pihak Gereja untuk segera mengembalikan kejayaan sekolah Gereja Majelis Injili di Timur (GMIT) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal itu dikatakan Gubernur saat menghadiri syukuran HUT Jemaat Yegar Sahaduta Oenaek, Klasis Kupang Barat, Kabupaten Kupang, pada Jumat, 6 September 2019. “Saya ingat persis, dulu itu […]

  • Siap Raih WBK, Rudenim Kupang Ikut Evaluasi TPI Inspektorat

    Siap Raih WBK, Rudenim Kupang Ikut Evaluasi TPI Inspektorat

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pembangunan zona integritas Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) memasuki babak baru, Rudenim Kupang menjalani evaluasi penilaian pembangunan zona integritas yang dilakukan oleh tim penilai internal (TPI) Inspektorat Jenderal Wilayah V pada Selasa, 31 Mei 2022. Evaluasi penilaian berlangsung di aula Lembaga Pemasyarakatan kelas II A […]

  • Asal Mula dan Penyebab Karang Laut Berwarna-warni

    Asal Mula dan Penyebab Karang Laut Berwarna-warni

    • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Bahan utama karang adalah karbon dan kalsium yang bersifat opaque, dengan warna yang tersedia mulai dari merah, putih, dan terkadang berwarna hitam, dengan kekerasan Mohs 3,5 dan teksturnya cukup rapuh. Ditemukan di kedalaman samudra tropis dan subtropis, karang hanya dapat tumbuh sekitar 3 cm dalam 100 tahun terakhir. Teksturnya rapat, halus, dan berkilau. Karang merah […]

  • Presiden Jokowi: Pemerintah Berupaya Maksimal Cegah Meluasnya Wabah Korona

    Presiden Jokowi: Pemerintah Berupaya Maksimal Cegah Meluasnya Wabah Korona

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melakukan upaya maksimal untuk mencegah wabah virus korona semakin meluas. Sejumlah langkah lanjutan tengah dilakukan pihak terkait untuk menindaklanjuti dua warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya telah dinyatakan positif virus korona. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Maret 2020. “Pemerintah melakukan […]

  • Mohon Restu Leluhur, Paket Agus Taolin- Alo Hal Ziarah di Pusara Raja Mandeu

    Mohon Restu Leluhur, Paket Agus Taolin- Alo Hal Ziarah di Pusara Raja Mandeu

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2020—2025, Agustinus Taolin- Aloysius Haleserens (AT-AHS) berziarah di Pusara Raja (Na’i) Mandeu, Hendrikus Tefa Seran di Dusun Manumutin (Fatunres) ,Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 29 Juni 2020. “Kami ini adik- kakak. Jadi, sebagai bentuk penghormatan, […]

expand_less