Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Politisi Golkar Kabupaten Kupang Diduga Lakukan Politik Uang

Politisi Golkar Kabupaten Kupang Diduga Lakukan Politik Uang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Sebuah video yang menampakkan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas menyerahkan uang dalam sebuah amplop putih kepada warga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Daniel Taimenas yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang menyebut dengan jelas bahwa uang tersebut merupakan titipan dari Melki Laka Lena.

“Ini ada kiriman berkat dari Pak Melki Laka Lena,” kata Daniel Taimenas layaknya dalam video akun Tiktok Sahabat Dan Taimenas.

Melki Laka Lena saat ini merupakan calon gubernur NTT berpasangan dengan Johni Asadoma yang diusung 11 partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PSI, Gelora, PAN, PKN, PPP, Garuda dan Prima.

Media kemudian mencoba menelusuri kebenaran video tersebut, dengan mewawancarai masyarakat yang hadir dalam pertemuan bersama Daniel Taimenas di Battuna, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang yang diketahui pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Foni Kause, warga setempat yang rumahnya dipakai untuk melakukan pertemuan bersama Daniel Taimemas mengaku merasa ditipu.

Foni pun mengungkapkan awalnya dia diberitahu Lely Amtiran untuk pertemuan kaum perempuan sekaligus membicarakan rencana kegiatan lomba paduan suara yang akan dihelat di Gereja Sesawi Batuna.

“Ibu Lely tidak pernah kasi tahu kalau ada orang lain datang selain kaum ibu. Saya siap rumah untuk pertemuan kaum ibu,” ungkap Foni Kause, Senin 14 Oktober 2024.

Saat pertemuan berlangsung, kata Voni, ada sebuah mobil berwarna hitam mendatangi rumahnya. Dirinya mengaku tidak mengetahui siapa yang datang menggunakan mobil tersebut.

“Setelah mobil hitam datang ternyata itu Bapak Daniel Taimenas, dan selanjutnya saya tidak tahu karena saya sibuk di dapur,” kata Foni.

Setelah Daniel Taimenas pergi, jelas Foni, dirinya kembali duduk bersama Ibu-ibu yang lain. Saat itu juga, Lely Amtiran meminta Ibu-ibu yang hadir untuk membentuk kelompok tenun. Sementara tidak ada lagi pembahasan soal kegiatan gereja.

“Ibu Lely sampaikan kalau pak Daniel Taimenas titip uang untuk ibu – ibu sebesar Rp1,5 juta,” jelas Foni.

Setelah dirinya melihat video di media sosial viral, Foni mengaku ketakutan.

“Saya merasa ditipu, karena informasi yang saya dapat sejak awal lain tapi pelaksanaannya lain jadi saya takut,” ungkap Foni.

Tokoh jemaat Gereja Batuna, Kornelis Nenohara yang mendengar persoalan ini menegaskan bahwa dirinya ada pihak yang menggunakan urusan lembaga keagamaan untuk kepentingan politik.

“Ini kan seperti kita ketahui bahwa tidak boleh lakukan hal-hal seperti ini apalagi pada masa kampanye dan nanti masyarakat atau jemaat kita bisa diproses macam-macam,” tegasnya.

Dia berharap kasus ini harus diproses agar memastikan ke masyarakat dan jemaat bahwa hal-hal seperti ini masuk dalam hal penipuan, karena mengundang agenda gereja tetapi dalam pertemuan tidak membahas agenda yang sesungguhnya.

“Ini membuat jemaat kita resah dan bisa berakibat buruk bagi jemaat kita di sini,” ketusnya.

Senada, Obed Siki, warga yang ikut dalam pertemuan tersebut berharap agar masalah ini harus diselesaikan sesuai aturan yang berlaku, karena warga tidak tahu apa-apa tetapi ikut terseret.

“Kami datang itu untuk rapat persiapan lomba panduan suara gereja, tapi pelaksanaannya malah lain, ada penyerahan uang dari pak Daniel Taimenas yang katanya titipan dari Melki Laka Lena, kami tidak kenal Melki yang mana,” ungkapnya.

Ketua Panwascam Amarasi Barat Fonel Teuf mengatakan pihaknya akan memproses kasus tersebut apabila ada laporan. Apabila pihaknya sudah mendapat laporan, maka akan diteruskan ke Bawaslu selanjutnya menunggu perintah lanjutan untuk mengumpulkan data.

“Kami sifatnya menunggu laporan,” tandas Fonel Teuf.

Sementara Daniel Taimenas hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi. Meski demikian, dalam pemberitaan sebuah media online menyebutkan bahwa Daniel Taimenas membenarkan pemberian uang tersebut, namun berasal dari kantong pribadi. (*)

Sumber (*/tim)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut BPJS Kesehatan Tak Penuhi Panggilan Polri, Ini Klarifikasi Soal Data Bocor

    Dirut BPJS Kesehatan Tak Penuhi Panggilan Polri, Ini Klarifikasi Soal Data Bocor

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti tidak memenuhi panggilan Bareskrim Polri pada Senin, 24 Mei 2021, soal dugaan bocornya 279 juta data pribadi warga negara Indonesia (WNI). Ali diwakili oleh pejabat BPJS Kesehatan lainnya. “Pada hari ini, Polri meminta klarifikasi dari pejabat BPJS Kesehatan. Dalam hal ini yang menangani […]

  • TJLS PLN! Warga Desa Nubahaeraka Lembata Dapat Air Bersih

    TJLS PLN! Warga Desa Nubahaeraka Lembata Dapat Air Bersih

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Tepat saat perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebanyak 119 kepala keluarga di Desa Nubahaeraka turut merayakan hadirnya akses air bersih yang telah lama dinantikan.   Lembata | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berupa bantuan perbaikan dan […]

  • Lion Air JT-633 Senggol Tiang Lampu Bandar Udara Fatmawati Soekarno

    Lion Air JT-633 Senggol Tiang Lampu Bandar Udara Fatmawati Soekarno

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkulu, gardaindonesia.id | Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan keterangan sehubungan layanan bernomor JT-633 rute Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) mengalami keterlambatan terbang dari jadwal semula pukul 18.20 WIB, Selasa,6/11/18. Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebutkan Penerbangan JT-633 akan […]

  • Sampah Jadi Isu Kampanye Calon Wali Kota Kupang 2024—2029

    Sampah Jadi Isu Kampanye Calon Wali Kota Kupang 2024—2029

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Penjabat (Pj) Wali Kota Kupang, Linus Lusi menyampaikan bahwa persoalan sampah merupakan isu yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam konstelasi pilkada serentak 2024. Penekanan Pj Wali Kota Kupang itu disampaikan pada sela-sela forum diskusi politik bertajuk “Wujudkan Pilkada Serentak 2024 yang berkualitas dan bermartabat” yang dihelat oleh Dinas Kesbangpol Kota Kupang pada […]

  • Garuda Indonesia Grup Turunkan Tarif Tiket Pesawat Sebesar 20 Persen

    Garuda Indonesia Grup Turunkan Tarif Tiket Pesawat Sebesar 20 Persen

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejalan dengan komitmen dan upaya peningkatan akses konektivitas udara bagi masyarakat, Garuda Indonesia Group melalui lini layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia serta Sriwijaya Air-NAM Air Group mengumumkan penurunan harga tiket di seluruh rute penerbangan sebesar 20 persen mulai hari ini, Kamis,14/2/2019. Vice President Corporate […]

  • Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas

    Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Walau prosedur dan regulasi sudah ada, tetap sulit mengimbangi dinamika digital. Meski begitu, Komdigi menegaskan tak pernah berhenti berupaya menekan peredaran judi online.   Jakarta | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan alasan situs judi online sulit diberantas meski sudah berkali-kali diblokir. Dirjen Pengawasan Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan bahwa peredaran judi online tetap muncul […]

expand_less