Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo “Marah” Terkait Manuver Revisi UU Pilkada

Prabowo “Marah” Terkait Manuver Revisi UU Pilkada

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Muncul kabar bahwa Presiden Republik Indonesia terpilih periode 2024—2029, Prabowo Subianto sangat marah dengan manuver revisi Undang-Undang (RUU) Pilkada yang muncul pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Kabar tersebut disampaikan oleh mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) zaman Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu Hamid Awaluddin.

Hamid menyampaikannya dalam program Gaspol! yang ditayangkan di kanal YouTube milik Kompas.com, pada Jumat, 23 Agustus 2024.

Ia mengaku dapat kabar Prabowo sangat marah dengan adanya upaya melakukan revisi atas Undang-Undang (UU) Pilkada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Akan tetapi, ia masih belum bisa mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

“Saya dengar, pagi ini (Jumat) Pak Prabowo itu marah luar biasa karena kenapa tiba-tiba ada gerakan untuk merevisi undang-undang (UU Pilkada). Saya tidak tahu kebenarannya. Saya dengar,” katanya.

Tiada hujan, tiada guntur

Keyakinan Hamid itu dikaitkan dengan sikap Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang tiba-tiba mengumumkan bahwa pengesahan UU Pilkada dibatalkan. Menurut Hamid, Dasco berbalik badan tanpa adanya tanda-tanda yang muncul di awal.

“Makanya Dasco sebagai orang Gerindra tiba-tiba balik badan kan, tiada hujan, tiada guntur, tiba-tiba balik (badan),” lanjutnya.

Hamid meyakini Prabowo sebenarnya tidak ingin kontroversi RUU Pilkada menjadi beban bagi dirinya yang akan segera dilantik menjadi presiden dalam waktu yang dekat.

“Tentu Anda bertanya? Kenapa ya? Kalau memang cerita itu benar, Pak Prabowo bisa marah begitu. Ya, dia tidak mau (revisi UU Pilkada) jadi beban ke depan,” ujarnya.

Menurut Hamid, permasalahan akan menjadi lebih pelik apabila dinamika RUU Pilkada tidak segera dihentikan. Ia yakin gelombang protes seperti yang terjadi di sekitar kompleks parlemen Senayan, Jakarta pada Kamis, 22 Agustus 2024)l lalu akan terus berlanjut.

“Dia dilantik kurang dari dua bulan. Ini beban ke depan dia. Gelombang protes pasti berlangsung kalau memang dipaksakan. Tidak akan berhenti,” sambungnya.(*)

Sumber (*/Bayu/Total Politik)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hikmah di Balik Orang NTT Pertama Positif Covid-19

    Hikmah di Balik Orang NTT Pertama Positif Covid-19

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Loading

    Hikmah di Balik Orang NTT Pertama Positif Covid-19 Oleh : Rony Banase Membayangkan kita terpapar Covid-19, dinyatakan positif lalu diumumkan dan masuk dalam list orang positif Covid-19, ibarat peristiwa paling menyeramkan dalam sejarah hidup kita. Namun, kondisi ini berbeda terhadap seorang Putra Terbaik asal Pulau Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama El Asamau. Dengan […]

  • ‘In Memoriam’ Arief Harsono

    ‘In Memoriam’ Arief Harsono

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Ini tentang tokoh lagi. Yang meninggal lagi. Covid-19 lagi. Teman saya lagi: Arief Harsono. Di usia 66 tahun. Anda sudah tahu siapa dia. Tiga kali saya tulis di Disway. Satu kali di tamu podcast–salah satu yang terbanyak dilihat. Toh saya tetap menitikkan air mata kemarin. Dua kali. Saya tidak tahan melihat […]

  • Ngopi Bersama Media, Dekranasda NTT Kenalkan 19 Varian Kopi dari 11 Kabupaten

    Ngopi Bersama Media, Dekranasda NTT Kenalkan 19 Varian Kopi dari 11 Kabupaten

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Julie Sutrisno Laiskodat dalam sesi “Ngopi Bersama Wartawan Media Cetak, Elektronik, dan Online” pada Kamis sore, 8 Oktober 2020 di Gedung Dekranasda NTT; menyampaikan capaian kinerja Dekranasda NTT kurun waktu 2018—2020. Di hadapan wartawan yang memadati ruang pamer beraneka ragam hasil […]

  • Kementerian PPPA Dorong Industri Rumahan Jadi Ciri Khas di Cilegon

    Kementerian PPPA Dorong Industri Rumahan Jadi Ciri Khas di Cilegon

    • calendar_month Jum, 13 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Cilegon, Garda Indonesia | Kementerian PPPA melalui Deputi Perlindungan Hak Perempuan melakukan kunjungan ke Kawasan Industri Rumahan (IR) di Kelurahan Bendungan, dan PT. Chetam di Kota Cilegon, pada Selasa, 10 Desember 2019. IR Kelurahan Bendungan Kota Cilegon merupakan binaan dan Pilot Project Kemen PPPA sejak tahun 2016—2018. Mewakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), […]

  • PLN Siaga Pasokan Listrik Perhelatan IPACS 2025 di Kupang

    PLN Siaga Pasokan Listrik Perhelatan IPACS 2025 di Kupang

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Loading

    Dukungan PLN ini mendapat apresiasi tinggi dari Endah T.D. Retnoastuti, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI.   Kupang | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) mengambil peran vital dalam menyukseskan perhelatan akbar, Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang mempertemukan delegasi dari 17 negara di kawasan […]

  • Soekarno Ditempa di Tempat Tepat

    Soekarno Ditempa di Tempat Tepat

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Bayu Muhammad Sering kali orang dibentuk oleh lingkungan yang ada di sekitarnya. Sikap mereka akan ditata oleh perbuatan yang sering dilihat. Dan pandangan mereka akan dipengaruhi oleh pemikiran yang kerap kali tersampaikan. Dalam konteks itulah kita harus mendalami kehidupan sosok-sosok besar, jika ingin mempelajari sejarah mereka. Bapak Proklamator Kemerdekaan Soekarno, yang juga menjadi […]

expand_less