Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Prabowo Subianto : Saya Diejek, Difitnah dan Dihina, Jogetin Saja!

Prabowo Subianto : Saya Diejek, Difitnah dan Dihina, Jogetin Saja!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Des 2023
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Ya, tak perlu baperan. Diejek dan dihina ya jogetin saja. Itu pertanda orang yang percaya diri. Sedangkan yang minder, takut kalah dan memang berkarakter lemah biasanya suka menjelek-jelekkan orang lain.

Begitulah aura yang terjadi di arena politik Indonesia akhir-akhir ini. Semua merasakan, bahkan sebagian (kecil) melakukannya. Sedangkan, sebagian besar memilih diam dan menonton saja. Pada saatnya nanti mereka akan unjuk gigi di bilik suara.

Di peringatan ulang tahun ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dibikin meriah di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu, 9 Desember 2023, Capres Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya dengan penuh kegembiraan di hadapan sekitar 35 sampai 40 ribuan kader PSI. Tumpah ruah, jalanan jadi macet, tapi semua senang dalam acara “Dendang Sayang, PSI Menang”.

Seperti biasanya Prabowo menyampaikan kembali nukilan dari program politiknya yang disebut sebagai Asta Cita. Singkat cerita soal mempersiapkan SDM Unggul Indonesia. Caranya? Langsung menohok ke pokok persoalan, asupan gizi dan pencegahan stunting. Makan siang gratis dan susu bagi pelajar, Tak banyak cingcong dan tak banyak hiasan jargon.

Tapi publik juga minta supaya Prabowo jangan terlalu tegang. Ya sudah, joget gemoy! Gemoy? Apa itu gemoy? Penonton pun bergemuruh. Memang menggemaskan saat Prabowo bersama Kaesang, Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Giring Ganesha, Isyana Bagoes Oka, Suci Mayang Sari dan Andy Budiman berjoget gemoy di panggung berbentuk logo mawar. Semua riang gembira. Asupan gizi program dapat, santai dan santuy pun dapat.

Sementara Kaesang, Ketum PSI dengan ringkas (gaya milenial dan Gen-Z nggak suka yang bertele-tele) menyampaikan 9 program PSI (cocok dengan ultah PSI yang ke-9) saat nanti masuk ke Senayan (duduk di perlemen):

Pertama, mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset para koruptor. Nampaknya ini hal yang paling ditakuti oleh para koruptor. Herannya RUU ini yang enggan untuk segera disahkan oleh DPR kita selama ini. Buktinya sudah bertahun-tahun mangkrak di DPR. Tak ada pembicaraan, apalagi pembahasan di parlemen.

Semua tahu kalau koruptor itu tidak takut dipenjara. Mereka takutnya jadi miskin. Maka miskinkan saja para koruptor yang sudah terbukti menjarah uang rakyat itu. Rebut kembali uang rakyat, buat makan siang gratis dan susu bagi para pelajar.

Kedua, memastikan kebebasan beribadah tanpa diskriminasi. Hal ini jelas dan tak perlu elaborasi berkepanjangan. Ketiga, memperjuangkan Pendidikan Setara dan Berkualitas. Keempat, memperjuangkan BPJS Gratis, ini soal jaminan Kesehatan oleh negara yang dijamin konstitusi. Kelima, mempercepat kebijakan transisi energi baru terbarukan.

Keenam, memperjuangkan Kesetaraan Hak Akses Internet. Siapa tuh koruptor BTS? Katanya ada beberapa parpol juga terlibat.

Ketujuh, pengembangan olah raga, musik dan film. Industri kreatif harus berkembang di seantero Indonesia. Kedelapan, Mendorong Ketahanan Pangan. Kesembilan, melanjutkan dan menyempurnakan Program dan Kebijakan Presiden Jokowi. Tuntas.

PSI bakal berjuang di legislatif, sambil mengawasi dan bekerja bareng dengan eksekutif di pemerintahan. Supaya Indonesia Maju, generasi emas 2045 di Indonesia benar-benar bisa terwujud.

Bukan cuma bermimpi, tapi dibarengi kerja politik yang nyata. Bukan cuma lolos ke Senayan (DPR-RI), tapi PSI juga menyasar salah satu kursi Wakil Ketua di situ. Di level tiap daerah (DPRD provinsi dan kabupaten/kota) ada fraksi PSI yang memperjuangkan aspirasi rakyat, anti korupsi dan anti-intoleransi. Demi menciptakan pemerintahan (eksekutif dan legislatif) yang bersih.

Jangan tegang, boleh sambil joget gemoy. PSI bersama Prabowo-Gibran bakal terus bekerja keras melanjutkan visi politik Jokowi. Kemandirian lewat hilirisasi di banyak bidang.(*)

Semarang, Minggu 10 Desember 2023

Penulis merupakan Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahfud MD: Tinggal 4 Minggu Lagi, Pilkada Serentak Jangan Jadi Klaster Baru

    Mahfud MD: Tinggal 4 Minggu Lagi, Pilkada Serentak Jangan Jadi Klaster Baru

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Gunung Kidul, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD mengaku gembira mendapatkan laporan bahwa pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada sejauh ini tidak menimbulkan klaster baru Covid-19, karena tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Saya gembira dengar laporan Bawaslu dan KPU tadi. Kenapa, karena sebelum Pilkada disetujui dulu, terjadi protes supaya ditunda karena saat ini sedang covid. Tapi alhamdulillah, […]

  • Presiden Joko Widodo : Capaja TNI-Polri Calon Pemimpin Masa Depan

    Presiden Joko Widodo : Capaja TNI-Polri Calon Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Capaja TNI-Polri merupakan generasi muda terpilih calon pemimpin masa depan dalam menghadapi persaingan dunia yang semakin ketat, harus mampu dan siap menghadapi tantangan. Demikian disampaikan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat memberikan pembekalan kepada 750 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri Tahun 2020 melalui video conference, bertempat di Gedung Bhineka Eka […]

  • Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

    Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. mengimbau warga kota untuk mendukung pemerintah melawan penyebaran virus ini dengan cara menjaga kesehatan diri dan menjaga jarak dengan sesama atau (Physical Distancing) dan mengurangi aktivitas atau pertemuan-pertemuan yang tidak perlu (Social Distancing). Selain itu, pinta Wali Kota Jefri (sapaan […]

  • Rasio Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Capai 102,76 Persen

    Rasio Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Capai 102,76 Persen

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Rasio efektivitas merupakan perbandingan realisasi PAD dengan target PAD berdasarkan potensi riil yang bertujuan menggambarkan kemampuan Pemda dalam merealisasikan PAD yang ditargetkan. Sementara, Rasio pertumbuhan merupakan salah satu indikator untuk mengukur kinerja pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat membacakan Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan […]

  • Menko Polhukam : “Mudik Lebaran 2019 Relatif Lancar dan Aman”

    Menko Polhukam : “Mudik Lebaran 2019 Relatif Lancar dan Aman”

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan mudik lebaran yang dilaksanakan pada tahun 2019 relatif lancar dan aman dibandingkan tahun lalu. Indikasinya dapat dilihat dari jumlah kecelakaan lalu lintas yang semakin turun dari tahun lalu. “Mudik lebaran yang dilaksanakan pada tahun ini relatif lebih lancar dan aman dibandingkan tahun […]

  • BNPB: 1.586 Kejadian Bencana s.d April 2019,Total 438 Jiwa Meninggal & Hilang

    BNPB: 1.586 Kejadian Bencana s.d April 2019,Total 438 Jiwa Meninggal & Hilang

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kejadian bencana terus meningkat di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan bencana juga cukup besar. Bencana bukan saja menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Namun juga menimbulkan kerugian ekonomi yang memerosotkan capaian pembangunan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, selama tahun 2019 yaitu sejak 1 Januari 2019 hingga […]

expand_less