Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Prabowo Subianto : Saya Diejek, Difitnah dan Dihina, Jogetin Saja!

Prabowo Subianto : Saya Diejek, Difitnah dan Dihina, Jogetin Saja!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Des 2023
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Ya, tak perlu baperan. Diejek dan dihina ya jogetin saja. Itu pertanda orang yang percaya diri. Sedangkan yang minder, takut kalah dan memang berkarakter lemah biasanya suka menjelek-jelekkan orang lain.

Begitulah aura yang terjadi di arena politik Indonesia akhir-akhir ini. Semua merasakan, bahkan sebagian (kecil) melakukannya. Sedangkan, sebagian besar memilih diam dan menonton saja. Pada saatnya nanti mereka akan unjuk gigi di bilik suara.

Di peringatan ulang tahun ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dibikin meriah di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu, 9 Desember 2023, Capres Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya dengan penuh kegembiraan di hadapan sekitar 35 sampai 40 ribuan kader PSI. Tumpah ruah, jalanan jadi macet, tapi semua senang dalam acara “Dendang Sayang, PSI Menang”.

Seperti biasanya Prabowo menyampaikan kembali nukilan dari program politiknya yang disebut sebagai Asta Cita. Singkat cerita soal mempersiapkan SDM Unggul Indonesia. Caranya? Langsung menohok ke pokok persoalan, asupan gizi dan pencegahan stunting. Makan siang gratis dan susu bagi pelajar, Tak banyak cingcong dan tak banyak hiasan jargon.

Tapi publik juga minta supaya Prabowo jangan terlalu tegang. Ya sudah, joget gemoy! Gemoy? Apa itu gemoy? Penonton pun bergemuruh. Memang menggemaskan saat Prabowo bersama Kaesang, Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Giring Ganesha, Isyana Bagoes Oka, Suci Mayang Sari dan Andy Budiman berjoget gemoy di panggung berbentuk logo mawar. Semua riang gembira. Asupan gizi program dapat, santai dan santuy pun dapat.

Sementara Kaesang, Ketum PSI dengan ringkas (gaya milenial dan Gen-Z nggak suka yang bertele-tele) menyampaikan 9 program PSI (cocok dengan ultah PSI yang ke-9) saat nanti masuk ke Senayan (duduk di perlemen):

Pertama, mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset para koruptor. Nampaknya ini hal yang paling ditakuti oleh para koruptor. Herannya RUU ini yang enggan untuk segera disahkan oleh DPR kita selama ini. Buktinya sudah bertahun-tahun mangkrak di DPR. Tak ada pembicaraan, apalagi pembahasan di parlemen.

Semua tahu kalau koruptor itu tidak takut dipenjara. Mereka takutnya jadi miskin. Maka miskinkan saja para koruptor yang sudah terbukti menjarah uang rakyat itu. Rebut kembali uang rakyat, buat makan siang gratis dan susu bagi para pelajar.

Kedua, memastikan kebebasan beribadah tanpa diskriminasi. Hal ini jelas dan tak perlu elaborasi berkepanjangan. Ketiga, memperjuangkan Pendidikan Setara dan Berkualitas. Keempat, memperjuangkan BPJS Gratis, ini soal jaminan Kesehatan oleh negara yang dijamin konstitusi. Kelima, mempercepat kebijakan transisi energi baru terbarukan.

Keenam, memperjuangkan Kesetaraan Hak Akses Internet. Siapa tuh koruptor BTS? Katanya ada beberapa parpol juga terlibat.

Ketujuh, pengembangan olah raga, musik dan film. Industri kreatif harus berkembang di seantero Indonesia. Kedelapan, Mendorong Ketahanan Pangan. Kesembilan, melanjutkan dan menyempurnakan Program dan Kebijakan Presiden Jokowi. Tuntas.

PSI bakal berjuang di legislatif, sambil mengawasi dan bekerja bareng dengan eksekutif di pemerintahan. Supaya Indonesia Maju, generasi emas 2045 di Indonesia benar-benar bisa terwujud.

Bukan cuma bermimpi, tapi dibarengi kerja politik yang nyata. Bukan cuma lolos ke Senayan (DPR-RI), tapi PSI juga menyasar salah satu kursi Wakil Ketua di situ. Di level tiap daerah (DPRD provinsi dan kabupaten/kota) ada fraksi PSI yang memperjuangkan aspirasi rakyat, anti korupsi dan anti-intoleransi. Demi menciptakan pemerintahan (eksekutif dan legislatif) yang bersih.

Jangan tegang, boleh sambil joget gemoy. PSI bersama Prabowo-Gibran bakal terus bekerja keras melanjutkan visi politik Jokowi. Kemandirian lewat hilirisasi di banyak bidang.(*)

Semarang, Minggu 10 Desember 2023

Penulis merupakan Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selisik Kamp Timor Leste di Kupang, Lokasi Bantuan Fapet Undana dan BTN

    Selisik Kamp Timor Leste di Kupang, Lokasi Bantuan Fapet Undana dan BTN

    • calendar_month Kam, 17 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyusuri jalan setapak berlumpur, sebelum menggapai bekas pabrik kulit yang ditempati oleh sekitar 106 jiwa (30 kepala keluarga) di RT 09 RW 04, Dusun Air Sagu, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); sangat memprihatinkan. Kondisi tanah berlumpur plus lapak berupa rumah darurat yang dibangun menggunakan […]

  • 72 Anggota Bawaslu Provinsi Periode 2022—2027 Dilantik

    72 Anggota Bawaslu Provinsi Periode 2022—2027 Dilantik

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melantik 72 anggota Bawaslu Provinsi dari 24 Provinsi. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dan didampingi empat anggota Bawaslu lainnya, yaitu Lolly Suhenty, Herwyn J.H Malonda, Totok Hariyono dan Puadi. Dalam pelantikan tersebut Bagja berpesan kepada anggota Bawaslu provinsi terpilih agar menjaga hubungan baik […]

  • Pesan di Balik Tarian Hodi Deket, Tarian Sambut Pj Gubernur NTT

    Pesan di Balik Tarian Hodi Deket, Tarian Sambut Pj Gubernur NTT

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Karolus Kopong Medan Tarian Hodi Deket ditampilkan Sanggar Sole Oha di bawah pimpinan Daniel Lebu Raya pada penjemputan Penjabat Gubernur Provinsi NTT, Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake pada Jumat, 8 September 2023 di aula El Tari Kupang. Lantas, apa makna dari Tarian Hodi Deket? Video : Tarian Hodi Deket, tarian penyambutan Penjabat Gubernur NTT […]

  • OJK Panggil AdaKami, Klarifikasi “Isu Hitam” Korban Pinjaman Online

    OJK Panggil AdaKami, Klarifikasi “Isu Hitam” Korban Pinjaman Online

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menyikapi maraknya pemberitaan adanya dugaan korban bunuh diri dan penagihan pinjaman tidak sesuai ketentuan yang dilakukan oleh salah satu platform penyelenggara fintech peer-to-peer lending yaitu PT Pembiayaan Digital Indonesia, atau AdaKami, OJK telah memanggil penyelenggara P2P tersebut pada Rabu dan Kamis, 21—22 September 2023. Pemanggilan dilakukan untuk meminta klarifikasi dan konfirmasi […]

  • Jurnalis Ngada On The Spot di Geotermal PLTP Mataloko

    Jurnalis Ngada On The Spot di Geotermal PLTP Mataloko

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    PLTP Mataloko 2×10 MW diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang mendukung bauran energi bersih di NTT, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.   Ngada | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 terus menunjukkan komitmen dalam mendukung transisi energi di Nusa Tenggara dengan […]

  • Sepanjang Tahun 2022, PLN Melistriki 1.185 Desa Se-Nusantara

    Sepanjang Tahun 2022, PLN Melistriki 1.185 Desa Se-Nusantara

    • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero)  mampu melistriki 1.185 desa dan dusun sepanjang tahun 2022. Upaya ini merupakan bentuk komitmen PLN menghadirkan listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok tanah air. PLN terus mengakselerasi program listrik desa agar seluruh desa termasuk kawasan 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Indonesia dapat menikmati listrik pada […]

expand_less