Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Predikat WTP Harus Jadi Standar di Lingkungan Kementerian PPPA

Predikat WTP Harus Jadi Standar di Lingkungan Kementerian PPPA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Yogyakarta, Garda Indonesia | “WTP bukanlah sebuah prestasi, melainkan sudah kewajiban kita dalam menggunakan APBN,” ujar Rini Handayani, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Akuntasi Penyusunan Laporan Keuangan dan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran Tahun 2019 yang diselenggarakan Biro Umum Kemen PPPA di Yogyakarta pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Rini Handayani menekankan, Kemen PPPA sebagai salah satu Kementerian/Lembaga yang tahun ini memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tidak boleh puas dengan predikat tersebut, melainkan WTP perlu dijadikan sebagai standar dalam menyusun laporan keuangan.

Rini Handayani, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA)

“Kita tidak boleh puas dengan predikat WTP, tetapi kita justru harus semakin terpacu supaya tahun ini, dan tahun-tahun berikutnya, Kemen PPPA terus mendapatkan opini WTP. Perolehan opini WTP ini harus menjadi suatu standar bagi kita. Opini WTP merupakan kontribusi berbagai pihak di lingkup Kemen PPPA khususnya para pengelola anggaran dan operator baik di tingkat pusat maupun satker dekon di daerah,” jelas Rini.

Di sisi lain, Rini menilai sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penyebab masih belum maksimalnya realisasi anggaran dan turunnya anggaran Kemen PPPA tahun 2020. Kemen PPPA sebagai kementerian yang berada pada klaster III memiliki anggaran tahun 2019 sebesar 493 Miliar yang dikelola oleh 7 Satker pusat dan 34 satker daerah.

“Dua dari 6 kendala yang dihadapi Kemen PPPA dalam hal realisasi anggaran berhubungan dengan SDM. Pertama SDM pengelola keuangan belum maksimal memahami peraturan Undang-Undang. Kedua, keterbatasan jumlah SDM pengelola anggaran. Untuk itu peningkatan kualitas dan pengetahuan para pengelola keuangan satker dilakukan melalui bimtek ini,” tambah Rini.

Bimtek diharapkan mampu menjadi media peningkatan kapasitas Bendahara Pengeluaran dan Petugas Penyusun Laporan Keuangan yang tersebar di seluruh Satuan Kerja di lingkup Kemen PPPA dalam rangka mewujudkan peningkatan kualitas pengelolaan APBN serta menghasilkan laporan yang transparan, akuntabel dan tepat waktu berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) serta terjamin kebenaran pengungkapan dan informasinya sehingga dapat mempertahankan Opin WTP. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Perdagangan Musnahkan Barang Impor Bekas Rp10 Miliar

    Menteri Perdagangan Musnahkan Barang Impor Bekas Rp10 Miliar

    • calendar_month Sab, 18 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Pekanbaru, Garda Indonesia | Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan bersama Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution dan Plt Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang memusnahkan 730 bal pakaian, sepatu, dan tas bekas yang diduga asal impor senilai kurang lebih Rp10 miliar di Pekanbaru, Riau pada Jumat, 17 Maret 2023 Menurut Zulkifli Hasan, pemusnahan ini […]

  • Demokrasi Terancam Mundur, Megawati dan PDI-P Tolak Pilkada Via DPRD

    Demokrasi Terancam Mundur, Megawati dan PDI-P Tolak Pilkada Via DPRD

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Rakernas PDI Perjuangan secara resmi menetapkan penolakan terhadap pilkada tidak langsung dalam risalah keputusan partai. PDI Perjuangan juga mengusulkan penerapan e-voting, pembatasan biaya kampanye, serta penegakan hukum terhadap politik uang.   Jakarta | Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyatakan sikap tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Penolakan tersebut ditegaskan sebagai sikap resmi […]

  • Pergumulan 7 Tahun, Gereja Kaisarea BTN Kolhua Ditahbiskan Saat Pandemi

    Pergumulan 7 Tahun, Gereja Kaisarea BTN Kolhua Ditahbiskan Saat Pandemi

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pergumulan dari Jemaat, Sesepuh Jemaat, Panitia Pembangunan, dan Badan Pembantu Pelayanan (BPP) Pembangunan Gereja Kaisarea BTN Kolhua selama lebih kurang 7 (tujuh) tahun, menuai hasil dengan penahbisan dan diresmikan oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Merry Kolimon dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pada Minggu pagi, 21 Maret 2021. Penahbisan Gedung […]

  • 1.344 Orang NTT Meninggal dari 6.125 Penderita HIV/AIDS Periode 1997—2018

    1.344 Orang NTT Meninggal dari 6.125 Penderita HIV/AIDS Periode 1997—2018

    • calendar_month Sab, 15 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan tugas sesuai Permendagri nomor 20 tahun 2007 dengan beberapa tugas memfasilitasi Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten/Kota; mendorong terbentuknya LSM/Kelompok Peduli HIV dan AIDS dan melakukan monev pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS, beserta tujuan dan fokus area penanggulangan HIV/AIDS tetap pada pencapaian Tri Zero yakni Zero New […]

  • Lahan Kering NTT Sangat Luas; Josef Nae Soi Ajak Politani Optimalkan

    Lahan Kering NTT Sangat Luas; Josef Nae Soi Ajak Politani Optimalkan

    • calendar_month Kam, 4 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Lahan kering kita sangat luas. Sekarang orang banyak mencari lahan kering. Kita harus optimalkan lahan kering kita. Mari kita bekerja sama untuk NTT yang lebih baik,”ujar Gubernur 2 NTT Josef Nae Soi saat saat memberikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Upacara Wisuda Sarjana Terapan Angkatan X dan […]

  • Pesan Gubernur Viktor Laiskodat bagi Wisudawan/ti Periode III UPG 1945 NTT

    Pesan Gubernur Viktor Laiskodat bagi Wisudawan/ti Periode III UPG 1945 NTT

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wisuda Periode III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Kelembagaan Kemendikbud RI, Dr. Ir. Agus Yulianto, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi M.Pd., Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning S.H., M.H., Drs.Samuel Pakereng mewakili Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskoda (VBL), Forkompinda, Kepala BNN NTT, Senat […]

expand_less