Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Pulihkan Hulu DAS dengan Agroforestri

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Pulihkan Hulu DAS dengan Agroforestri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 16 Feb 2020
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Loading

Skema agroforestri memadukan penanaman tanaman kehutanan seperti vetiver yang memiliki fungsi lingkungan dengan tanaman pertanian yang memiliki nilai ekonomi.

Wonogiri, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo kembali melakukan kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat dalam kunjungan kerja ke Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu, 15 Februari 2020.

Desa yang dikunjungi oleh Presiden yang datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tersebut merupakan bagian dari daerah aliran sungai (DAS) Keduang yang cukup berandil besar atas sedimentasi ke Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

Sedimentasi tersebut pada akhirnya dapat memperpendek usia waduk dari yang diperkirakan. Oleh karena itu diperlukan upaya pengendalian erosi dan sedimentasi di sekitar wilayah tersebut melalui rehabilitasi hutan dan lahan.

“Di Provinsi Jawa Tengah ini ada waduk yang namanya Waduk Gajah Mungkur. Tetapi setiap tahun 3,2 juta meter kubik sedimen yang masuk ke waduk. Kenapa itu ada? Setiap tahun dikeruk muncul lagi. Karena hulunya enggak pernah diurus. Ini yang mau kita urus,” ujar Presiden.

Kepala Negara mengajak masyarakat setempat untuk bersahabat dengan alam dan sekaligus melakukan rehabilitasi lahan dengan cara melakukan penanaman pohon dengan skema agroforestri yang memadukan penanaman tanaman kehutanan seperti vetiver dengan tanaman pertanian yang memiliki nilai ekonomi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyampaikan kondisi Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri kepada Presiden Jokowi

“Tapi yang paling penting barang ini, vetiver. Kombinasi antara sengon, vetiver, dan lainnya. Ini di tempat-tempat yang curam, di tempat-tempat yang mudah longsor, di tempat-tempat hulu yang fungsi mengikat tanahnya itu penting, ini yang harus ditanam,” kata Presiden.

Tanaman vetiver sendiri bekerja layaknya besi kolom bangunan yang masuk menembus lapisan tanah dan pada saat bersamaan menahan partikel tanah dengan akar serabutnya. Hal tersebut dapat mencegah erosi oleh angin dan air sehingga penanaman tanaman tersebut tengah digalakkan pemerintah beberapa waktu belakangan di daerah-daerah yang rawan mengalami longsor.

Di sekitar lokasi penanaman vetiver, juga ditanam tanaman-tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti sengon, kelengkeng, durian, alpukat, petai, sirsak, dan lain sebagainya yang juga diikuti dengan pembangunan teras tangga pada lahan dan dam penahan erosi.

Kepala Negara mengatakan, pola penanaman serupa ini nantinya akan diterapkan di daerah-daerah lain yang masuk ke daerah aliran sungai, utamanya untuk menangani erosi dan sedimentasi ke waduk-waduk yang berada di sekitarnya.

“Tidak hanya Waduk Gajah Mungkur saja, semua waduk yang sedimennya tinggi diselesaikan dengan cara penanaman tanaman ini. Sengon, tanaman buah-buahan, petai, jengkol, durian, sirsak, semuanya. Tapi jangan lupa sekali lagi yang namanya vetiver. Karena nanti tiga sampai empat tahun akarnya bisa sampai tiga sampai empat meter dan mengikat tanah. Ini yang penting,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain melakukan penanaman pohon bersama, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana juga sekaligus meninjau pembangunan dam penahan erosi di sekitar lokasi penanaman serta melihat kebun bibit desa yang menyediakan aneka jenis bibit tanaman produktif dan vetiver yang dibangun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman.(*)
Sumber berita (*/BPMI Setpres)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eky Gonang, Dokter & Konsultan Kampanye Politik Bersertifikat

    Eky Gonang, Dokter & Konsultan Kampanye Politik Bersertifikat

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Eky Gonang, seorang dokter juga menggeluti dunia digital marketing, baru saja menyelesaikan program MBA Political Marketing dari SBM ITB dan LSI. Dokter Eky, sapaan akrabnya, menjadi konsultan politik wilayah NTT, kini memperoleh sertifikat tersebut. Dokter Eky bersama tim berpengalaman, telah mengerjakan beberapa proyek kampanye politik berbasis digital sejak tahun 2018. Mini MBA Political Marketing merupakan kelanjutan […]

  • DIPA Provinsi NTT Tahun 2020 Total Pagu Rp.12,9 Triliun

    DIPA Provinsi NTT Tahun 2020 Total Pagu Rp.12,9 Triliun

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bertempat di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT pada Selasa, 19 November 2019 pukul 13.00 WITA—Selesai, dilaksanakan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Lingkup Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun Anggaran 2020. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lydia Kurniawati […]

  • 16HAKTP – Hentikan Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak

    16HAKTP – Hentikan Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan (16HAKTP), mulai tanggal 25 November 2018 –10 Desember 2018; oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur (DP3A NTT) dilaksanakan dalam bentuk Talk Show dengan tema ‘Kita Hentikan Segala Bentuk Kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur’. Mengambil lokasi […]

  • Jokowi Sudah Berubah

    Jokowi Sudah Berubah

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rika Sudjiman Dalam perjalanan panjang di masa pemerintahannya, Jokowi memang awalnya dikenal sebagai presiden yang merakyat, dan dianggap sebagai presiden yang cukup dekat dengan rakyatnya. Terbukti setiap kali dia melakukan kunjungan ke daerah-daerah saat meresmikan proyek atau melakukan groundbreaking proyek baru, hampir kita temui banyaknya sambutan masyarakat yang berdiri di pinggir jalan. Namun, […]

  • Yasonna Laoly Mundur dari Jabatan Menteri Hukum dan HAM

    Yasonna Laoly Mundur dari Jabatan Menteri Hukum dan HAM

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Bersama ini mohon perkenan izin Bapak Presiden saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terhitung mulai 1 Oktober 2019,” kata Yasonna dalam surat tertulisnya, Jumat, 27 September 2019. Yasonna Laoly mundur dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Pengunduran dirinya diteken […]

  • Tujuh Manfaat Istirahat dan Tidur Cukup

    Tujuh Manfaat Istirahat dan Tidur Cukup

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kebiasaan bergadang atau kurang tidur bisa membuat tubuh terasa lelah dan sulit konsentrasi. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa kebiasaan kurang tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Oleh karena itu, mencukupi waktu tidur sangat penting dilakukan. Tak hanya menghilangkan rasa kantuk, mencukupi waktu istirahat dan tidur dapat memberikan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat yang diperoleh bahkan sama […]

expand_less