Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Perintah Gebuk Para Mafia Tanah

Presiden Jokowi Perintah Gebuk Para Mafia Tanah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Loading

Sidoarjo, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo kembali menegaskan kepada seluruh jajarannya, terutama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk serius dalam memberantas mafia tanah. Menurutnya, mafia tanah hanya akan menyulitkan masyarakat dalam mengurus sertifikat.

“Kalau masih ada mafia yang main-main, silakan detik itu juga gebuk. Ini meruwetkan ngurus sertifikat. Tidak bisa kita biarkan rakyat tidak dilayani urus sertifikat, setuju enggak?” ujar Presiden dalam sambutannya saat menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat di Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo pada Senin, 22 Agustus 2022.

Presiden menuturkan bahwa saat ini khususnya di Jawa Timur masih ada sekitar 7 juta bidang yang belum memiliki sertifikat. Untuk itu, Kepala Negara mendorong jajaran Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat proses penyelesaian sertifikat tanah tersebut.

“Saya sudah perintahkan ke Menteri BPN agar ini terus dipercepat supaya seluruh masyarakat pegang bukti hak kepemilikan tanah yaitu sertifikat,” tambahnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi mengingatkan agar masyarakat menyimpan dengan baik sertifikat tanah yang merupakan dokumen penting berisi informasi hak kepemilikan tanah. Konflik maupun sengketa tanah di daerah di Indonesia, menurut Presiden, masih banyak terjadi dikarenakan masyarakat tidak memegang hak hukum atas tanah tersebut.

“Ini penting, ini adalah bukti hak kepemilikan tanah. Kalau ada yang mengklaim ‘ini tanah saya,’ (tunjukkan) ‘oh bukan, tanah saya, sertifikatnya ada’, (mereka) enggak bisa apa-apa. Ini adalah bukti hak hukum atas tanah,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menjelaskan reformasi yang telah dilakukan pemerintah dalam mengurus sertifikat tanah. Pada tahun 2016, Presiden mulai menargetkan Kementerian ATR/BPN untuk mengeluarkan lebih banyak dari jumlah sertifikat yang dikeluarkan saat itu.

“Saat itu 2016, saya minta buat 5 juta setahun, saya tunggu coba bisa enggak 5 juta, ternyata bisa. Saya naikkan lagi 7 juta, ternyata juga selesai, naikkan lagi 9 juta ternyata juga bisa. Artinya, kalau kita mau itu sebetulnya bisa,” kata Presiden.(*)

Sumber (*/BPMI Setpres)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya di PON XX Papua, Anak Kecil Ajak Presiden Jokowi Main Bola

    Hanya di PON XX Papua, Anak Kecil Ajak Presiden Jokowi Main Bola

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura-Papua, Garda Indonesia | Saat pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021, pada Sabtu, 2 Oktober 2021, seorang anak kecil Papua mengajak Presiden Joko Widodo turun ke lapangan untuk bermain bola dengan legenda sepak bola Indonesia Jack Komboy dan tiga anak muda Papua. “Bapak Presiden, mari sini, ikut kita,” ajak seorang anak kecil […]

  • Salat Idulfitri 1442 H di Halaman Istana Bogor, Presiden Ikuti Prokes Ketat

    Salat Idulfitri 1442 H di Halaman Istana Bogor, Presiden Ikuti Prokes Ketat

    • calendar_month Kam, 13 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, melaksanakan salat Idulfitri 1442 H di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis pagi, 13 Mei 2021. Tiba sekitar pukul 06.16 WIB, Presiden yang mengenakan baju putih lengan panjang dipadukan dengan sarung bermotif batik dan peci berwarna hitam langsung […]

  • Sembilan Desember, Ada Cinta!

    Sembilan Desember, Ada Cinta!

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis : Melkianus Nino Pagi meronda begitu cepat oleh kesibukan, yang tak bisa merasakan putaran lajunya. Ujung terang makin di tepian pandang mata. Senja menyapa, Selamat datang generasi. Jingga itu, warna barat melukis perpisahan. Versa dan Matic Beat, Pop siap balik arah untuk kembali. Tinggalkan Kota Baru, dusun kecil di bagian barat yang jauh dari […]

  • Pegawai PLN Berbagi Bahagia, Bantu Yayasan Daarul Amien Maumere

    Pegawai PLN Berbagi Bahagia, Bantu Yayasan Daarul Amien Maumere

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka, Garda Indonesia | PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Timur (UP3 FBT) melalui program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) memberikan bantuan berupa mushaf Al Quran dan fasilitas penunjang pendidikan seperti meja Al-Quran, white board dan printer kepada Yayasan Daarul Amien Maumere Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai wujud rasa syukur pegawai […]

  • Densus 88 Antiteror Dapat Penghargaan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    Densus 88 Antiteror Dapat Penghargaan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada jajaran Densus 88 Antiteror dengan kontribusi terbaik. Penghargaan itu diberikan dalam rentang waktu 2020—2022. “Saya terus berkomitmen untuk memberikan apresiasi dan reward kepada personel yang telah meraih banyak prestasi,” ucap Jenderal Sigit di Bali pada Rabu, 16 Februari 2022. Lebih lanjut Sigit merincikan, pada […]

  • Alasan Gus Dur Perintah Banser Jaga Gereja di Hari Natal

    Alasan Gus Dur Perintah Banser Jaga Gereja di Hari Natal

    • calendar_month Jum, 24 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Saat ini sudah sangat lumrah para pejabat mengucapkan Selamat Natal. Bahkan seorang gubernur yang demikian diidamkan untuk tidak menyampaikan ucapan saat 25 Desember, akhirnya tetap melakukannya. Hal ini memberikan pesan bahwa mengucapkan Selamat Natal bukanlah sebuah aib, apalagi mengantarkan yang bersangkutan menjadi kafir. Ada nilai yang ingin disemaikan bahwa dalam urusan mengucapkan hari raya bagi […]

expand_less