Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Program Kemitraan Wilayah Wujudkan Agroeduwisata di Kab Kupang

Program Kemitraan Wilayah Wujudkan Agroeduwisata di Kab Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Program Kemitraan Wilayah (PKW) merupakan Program Multi Years yang melibatkan 2 (dua) Perguruan Tinggi yaitu Undana, Politeknik Pertanian Kupang dan Pemda Kab. Kupang. Program ini direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) tahun dimulai tahun 2018—2020 di 2 (dua) kelompok tani yaitu Kelompok Tani Kaifo Ingu di Desa Babau dan Anamak di Desa Oesao Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

PKW didanai oleh DIKTI (Pendidikan Tinggi) sebesar 100 Juta Rupiah dan PEMDA Kab. Kupang sebesar 300 Juta Rupiah untuk 1 (satu) tahun anggaran dengan sasaran pemberdayaan kelompok tani menjadi kelompok tani swadaya, meningkatkan ekonomi petani dan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lain.

Ketua pelaksana PKW Kabupaten Kupang, Prof. Dr. Ir. Erna Hartati,M.S., kepada media ini (Senin/4 Maret 2019 pukul 09.30 WITA) saat mengunjungi dan melakukan panen perdana padi pada salah satu kelompok tani binaan yaitu Kelompok Tani Kaifo Ingu di Desa Babau, mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dengan teknologi baru bagi kelompok tani yang didampingi.

“Harapan pemerintah terutama DIKTI agar setiap tahun ada kemajuan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat dari kelompok tani yang didampingi. Dimulai sejak tahun 2018 dengan melakukan penanaman padi dengan sistem pertanian dalam arti luas pada bulan Oktober 2018”, ujar Prof Erna Hartati.

Kristofel Ulu (kedua dari kiri) saat mendampingi Prof Erna dan tim dalam panen perdana padi ciherang

Lanjut Prof Erna, Konsep pertanian dalam arti luas pada Program Kemitraan Wilayah ini dilaksanakan dengan bentuk pertanian tanaman pangan, padi-padian, hortikultura, perikanan, peternakan, dan perkebunan buah-buahan.

“Ini menjadikan sebuah model agroeduwisata dengan memperkenalkan pertanian dalam arti luas kepada anak PAUD hingga Perguruan Tinggi. Sehingga mereka mengenal betul pertanian seperti apa”, terang Guru Besar Fakultas Peternakan (Fapet) Undana ini.

Pengairan sawah kelompok tani Kaifo Ingu dengan sumber air dari sumur bor

Selain itu, Tambah Prof Erna, direncanakan dilakukan perkawinan silang Kambing PE (Peranakan Ettawa) dengan Kambing Boer untuk ternak sementara di tahun 2018, dengan demikian bibit jenis kambing tersebut dapat menghasilkan susu dan daging.

Luas lahan sebesar 5 hektar yang sebelumnya berupa hutan digarap menjadi areal pertanian terintegrasi yang dibangun sebagai model Agroeduwisata di Kabupaten Kupang.

Pertanian skala luas di lahan Kelompok Tani Kaifo Ingu

Ketua Kelompok Tani Kaifo Ingu, Kristofel Ulu usai mendampingi Prof Erna Hartati beserta tim pelaksana PKW dari Fapet Undana memanen padi jenis ciherang, mengatakan bahwa banyak masyarakat yang mencibir dengan bertanya mengapa harus menanam padi di Bulan Oktober saat musim kemarau dan susah air. Berkat bermitra dengan Undana sebagai pelaksana dan mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemda Kab Kupang dan DIKTI

“Banyak petani lain datang dan menanyakan konsep pertanian skala luas sebagai sesuatu yang baru dan ada respon positif dari petani lain karena kelompok tani dapat memanfaatkan air secara baik dengan hasil dapat memanen padi di bulan Maret. Tahun ini (2019, red) saya panen sendiri namun tahun depan di 2020 bakal ada yang mengikuti”, tutur Kris.

Kehadiran Undana, kata Kris dirasakan bukan sekadar memberikan ilmu namun juga memberikan imbas bagi petani-petani di Kabupaten Kupang.

“Undana memotivasi saya dan dari imbas akan menularkan pengaruh baik bagi petani lain”, tandas Kris yang juga berprofesi sebagai Penyuluh Swadaya dan Pembaca Iklim.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

    Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-T.T.S , Garda Indonesia | Massa pedemo yang terdiri dari masyarakat dan DPC Pospera Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menuntut Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun segera membatalkan pelantikan perangkat desa yang bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa sebelumnya. Tuntutan itu disampaikan perwakilan massa aksi, Ketua DPC Pospera TTS pada Senin, 24 Agustus 2020 di halaman depan […]

  • Transportasi Dorong Inflasi Desember 2021 di NTT Sebesar 0,89 Persen

    Transportasi Dorong Inflasi Desember 2021 di NTT Sebesar 0,89 Persen

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis perkembangan indeks harga konsumen atau inflasi Desember 2021. Gabungan 3 (tiga) Kota di NTT mengalami inflasi sebesar 0,89 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 105,76. Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,96 persen, Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,34 persen dan […]

  • Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Tanaman Jagung bagi masyarakat yang bermukim di daratan seluas sekitar 15.000 km (termasuk di Negara Republik Demokratik Timor Leste[RDTL]) mempunyai beragam manfaat, mulai dari sebagai makanan pokok yang dapat diolah menjadi Jagung Katemak (rebusan bulir Jagung tua beserta beragam sayur mayur, red) dan Jagung Bose (jagung yang diolah dengan cara ditimpa […]

  • Vonis Hukuman Juliari Batubara Diringankan, Sering Dapat Bully Publik?

    Vonis Hukuman Juliari Batubara Diringankan, Sering Dapat Bully Publik?

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “Terdakwa sudah cukup menderita dicerca, dimaki, dihina oleh masyarakat. Terdakwa telah divonis oleh masyarakat telah bersalah padahal secara hukum terdakwa belum tentu bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” tutur hakim. Itulah salah satu pertimbangan majelis hakim yang meringankan hukuman bagi Juliari P. Batubara. Alasan meringankan yang lainnya sih […]

  • Makin Mudah Laporkan Gangguan Kelistrikan Via PLN Mobile, Ini Caranya

    Makin Mudah Laporkan Gangguan Kelistrikan Via PLN Mobile, Ini Caranya

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) senantiasa meningkatkan pelayanan kepada pelanggan termasuk dalam pengaduan layanan kelistrikan. Melalui aplikasi PLN Mobile, perseroan menghadirkan layanan pengaduan yang cepat dan real time untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi menjelaskan, fitur pengaduan gangguan pada aplikasi PLN Mobile versi […]

  • Terpantau Bibit Siklon Tropis 98S, Waspada Hujan Angin 8—11 April

    Terpantau Bibit Siklon Tropis 98S, Waspada Hujan Angin 8—11 April

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | BMKG dalam rilis resminya menyampaikan bahwa terpantau adanya bibit siklon tropis 98S di Laut Arafuru. Potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah. Dampak tidak langsung dari bibit Siklon Tropis 98S  terhadap cuaca di NTT yaitu adanya potensi peningkatan intensitas curah hujan dan peningkatan kecepatan […]

expand_less