Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Program Kemitraan Wilayah Wujudkan Agroeduwisata di Kab Kupang

Program Kemitraan Wilayah Wujudkan Agroeduwisata di Kab Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Program Kemitraan Wilayah (PKW) merupakan Program Multi Years yang melibatkan 2 (dua) Perguruan Tinggi yaitu Undana, Politeknik Pertanian Kupang dan Pemda Kab. Kupang. Program ini direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) tahun dimulai tahun 2018—2020 di 2 (dua) kelompok tani yaitu Kelompok Tani Kaifo Ingu di Desa Babau dan Anamak di Desa Oesao Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

PKW didanai oleh DIKTI (Pendidikan Tinggi) sebesar 100 Juta Rupiah dan PEMDA Kab. Kupang sebesar 300 Juta Rupiah untuk 1 (satu) tahun anggaran dengan sasaran pemberdayaan kelompok tani menjadi kelompok tani swadaya, meningkatkan ekonomi petani dan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lain.

Ketua pelaksana PKW Kabupaten Kupang, Prof. Dr. Ir. Erna Hartati,M.S., kepada media ini (Senin/4 Maret 2019 pukul 09.30 WITA) saat mengunjungi dan melakukan panen perdana padi pada salah satu kelompok tani binaan yaitu Kelompok Tani Kaifo Ingu di Desa Babau, mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dengan teknologi baru bagi kelompok tani yang didampingi.

“Harapan pemerintah terutama DIKTI agar setiap tahun ada kemajuan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat dari kelompok tani yang didampingi. Dimulai sejak tahun 2018 dengan melakukan penanaman padi dengan sistem pertanian dalam arti luas pada bulan Oktober 2018”, ujar Prof Erna Hartati.

Kristofel Ulu (kedua dari kiri) saat mendampingi Prof Erna dan tim dalam panen perdana padi ciherang

Lanjut Prof Erna, Konsep pertanian dalam arti luas pada Program Kemitraan Wilayah ini dilaksanakan dengan bentuk pertanian tanaman pangan, padi-padian, hortikultura, perikanan, peternakan, dan perkebunan buah-buahan.

“Ini menjadikan sebuah model agroeduwisata dengan memperkenalkan pertanian dalam arti luas kepada anak PAUD hingga Perguruan Tinggi. Sehingga mereka mengenal betul pertanian seperti apa”, terang Guru Besar Fakultas Peternakan (Fapet) Undana ini.

Pengairan sawah kelompok tani Kaifo Ingu dengan sumber air dari sumur bor

Selain itu, Tambah Prof Erna, direncanakan dilakukan perkawinan silang Kambing PE (Peranakan Ettawa) dengan Kambing Boer untuk ternak sementara di tahun 2018, dengan demikian bibit jenis kambing tersebut dapat menghasilkan susu dan daging.

Luas lahan sebesar 5 hektar yang sebelumnya berupa hutan digarap menjadi areal pertanian terintegrasi yang dibangun sebagai model Agroeduwisata di Kabupaten Kupang.

Pertanian skala luas di lahan Kelompok Tani Kaifo Ingu

Ketua Kelompok Tani Kaifo Ingu, Kristofel Ulu usai mendampingi Prof Erna Hartati beserta tim pelaksana PKW dari Fapet Undana memanen padi jenis ciherang, mengatakan bahwa banyak masyarakat yang mencibir dengan bertanya mengapa harus menanam padi di Bulan Oktober saat musim kemarau dan susah air. Berkat bermitra dengan Undana sebagai pelaksana dan mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemda Kab Kupang dan DIKTI

“Banyak petani lain datang dan menanyakan konsep pertanian skala luas sebagai sesuatu yang baru dan ada respon positif dari petani lain karena kelompok tani dapat memanfaatkan air secara baik dengan hasil dapat memanen padi di bulan Maret. Tahun ini (2019, red) saya panen sendiri namun tahun depan di 2020 bakal ada yang mengikuti”, tutur Kris.

Kehadiran Undana, kata Kris dirasakan bukan sekadar memberikan ilmu namun juga memberikan imbas bagi petani-petani di Kabupaten Kupang.

“Undana memotivasi saya dan dari imbas akan menularkan pengaruh baik bagi petani lain”, tandas Kris yang juga berprofesi sebagai Penyuluh Swadaya dan Pembaca Iklim.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Naikkan Kapasitas Listrik RSPP Betun di Batas RI-Timor Leste

    PLN Naikkan Kapasitas Listrik RSPP Betun di Batas RI-Timor Leste

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur RSPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, mengungkapkan peningkatan daya ini adalah realisasi dari perencanaan jangka panjang, sejak lima tahun lalu.   Kupang | Masyarakat Kabupaten Malaka kini selangkah lebih dekat menikmati layanan kesehatan yang modern dan setara dengan kota besar. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang resmi memberikan dukungan penuh melalui peningkatan daya […]

  • Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Berau-Kaltim,gardaindonesia.id – Tingkat kekerasan pada anak sudah sangat mengkuatirkan. Hasil penelitian Plan International dan ICRW tahun 2015 menunjukkan bahwa 84% pelajar di Indonesia pernah mengalami kekerasan di sekolah. Sedangkan catatan KPAI, 1700-an kasus kekerasan pada anak terjadi setiap tahunnya. Faktanya, cukup banyak dari kasus kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum guru. Motifnya, menjadikan hukuman yang dibungkus […]

  • Bupati TTS Tetapkan Rabies Sebagai Kejadian Luar Biasa

    Bupati TTS Tetapkan Rabies Sebagai Kejadian Luar Biasa

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Dua hari belakangan, publik media sosial dihebohkan dengan peristiwa fenomenal, “gigitan anjing” kepada salah satu warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga yang bersangkutan meninggal dunia. Kejadian gigitan anjing tersebut pada Minggu, 2 April 2023 pukul 01.00 WITA, menimpa warga RT 04 RW 02 Nitana, […]

  • Romo Dus Bone: OMK HKY Bimoku Cukup Jadi Kunang-kunang

    Romo Dus Bone: OMK HKY Bimoku Cukup Jadi Kunang-kunang

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik (OMK) Kapela Hati Kudus Yesus (HKY) Bimoku, Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui, Keuskupan Agung Kupang kembali menghelat kegiatan pendalaman iman. Kegiatan itu dilaksanakan pada Jumat 25 Juni 2021 pukul 17.00 WITA. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh OMK Kapela HKY Bimoku ini menghadirkan RD Dus Bone yang merupakan Ketua […]

  • Penjabat Wali Kota Kupang Tidak Tawar Menawar Terkait Disiplin

    Penjabat Wali Kota Kupang Tidak Tawar Menawar Terkait Disiplin

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh dalam arahannya saat memimpin apel perdana pada Selasa pagi, 23 Agustus 2022, meminta ASN Kota Kupang untuk mulai berpikir dengan mindset yang berbeda. Menurutnya, Kota Kupang adalah Ibu Kota Provinsi NTT, maka cara berpikir ASN harus secara provinsi, dengan target kerja nasional, bila perlu […]

  • Tak Kebayang Jadi Youtuber, Fe Naiboas Raup Penghasilan Jutaan Setiap Bulan

    Tak Kebayang Jadi Youtuber, Fe Naiboas Raup Penghasilan Jutaan Setiap Bulan

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa, Garda Indonesia | Pemilik nama lengkap Frederikus Adrianus Naiboas, S.E. (27), jebolan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Timor (UNIMOR) tahun 2019, tak membayangkan sebelumnya, dapat berkecimpung di dunia media sosial sejak setahun yang lalu dan berpenghasilan dari konten YouTube. Via WhatsApp kepada Garda Indonesia, Sapaan Fe Naiboas mengisahkan cerita panjangnya bahwa semua karena berkat […]

expand_less