Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi PNK Hasilkan Produk Kreatif NTT

Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi PNK Hasilkan Produk Kreatif NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | 5 (lima) mahasiswa Politeknik Negeri Kupang (PNK) mengikuti Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021 berupa praktik kewirausahaan di Nice Handicraft guna menerapkan dan mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mendorong pengembangan inovasi terapan dan menerapkannya di sektor industri baik langsung maupun tidak langsung.

Kelima mahasiswa yang tergabung dalam Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021 dengan bidang usaha industri kreatif tergabung dalam tim Raja ULAT NTT (Kerajinan Limbah Tenun Ikat NTT) di bawah bimbingan Dosen Pendamping Petrisia W. Sudarmadji, S.Kom., M.Si. antara lain Febrita Tefnai, Wanda Jesika Sereh, Rubenio Manuel Atto, Dita Gledys Putri Maharani Lobo, dan Pierre Jordan Putra Paulus.

Dosen Pendamping Petrisia W. Sudarmadji, S.Kom., M.Si. pada Jumat sore, 24 September 2021, menyampaikan tujuan penyelenggaraan Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) guna mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan memiliki daya saing, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus-menerus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas bagi mahasiswa dan lulusan pendidikan tinggi vokasi melalui berbagai program.

“Dalam rangka mendorong munculnya wirausaha dari mahasiswa pada Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud menyelenggarakan Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021,” terang Wietha sapaan akrab dari Petrisia Sudarmadji sembari menyampaikan, kelima mahasiswa berbeda semester dan jurusan ini akan magang lebih kurang selama 6 (enam) bulan hingga mandiri, mampu menciptakan produk sendiri dan menjadi wirausaha.

Terkait pemilihan lokasi magang, Wietha menjelaskan bahwa dipilihnya Nice Handicraft karena telah bekerja sama dengan kampus Politeknik Negeri Kupang (PNK) dan harus merupakan UKM sehat minimal telah beroperasi selama kurun waktu 5 (lima) tahun. “Data UKM juga kita input ke sistem dan terdata dalam akun PWMV mahasiswa dan terdeteksi by google maps dan terintegrasi,” ungkapnya seraya menyampaikan kegiatan ini merupakan tahun kedua.

Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi, beber Wietha, diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 dan Kampus Merdeka untuk pengembangan wirausaha baru dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui pengembangan pendidikan, pelatihan dan praktik kewirausahaan.

Produk kreatif yang dihasilkan oleh mahasiswa Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi tahun 2021

Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi diharapkan juga dapat menghasilkan karya kreatif, inovatif yang dibutuhkan oleh masyarakat dan memiliki peluang usaha yang berguna bagi mahasiswa sedini mungkin dan menitikberatkan pada peluang usaha yang berbasis pada permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat.

Tujuan Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi Tahun 2021, antara lain: menumbuhkan karakter wirausaha bagi mahasiswa vokasi;  mengembangkan wirausaha baru yang kreatif dan inovatif berbasis teknologi; meningkatkan hasil (revenue) usaha mahasiswa; memfasilitasi usaha mahasiswa untuk mendapatkan legalitas usaha, akses permodalan dan    perluasan akses pasar; dan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Adapun luaran yang diharapkan adalah: meningkatnya jumlah mahasiswa vokasi yang berwirausaha; bertambahnya wirausaha baru yang kreatif dan inovatif berbasis teknologi terapan; tersedianya profil usaha dari mahasiswa vokasi; terbentuknya usaha mahasiswa yang memiliki legalitas usaha; dan pengakuan kegiatan wirausaha dalam bentuk Satuan Kredit Semester (SKS).

Sementara itu, pengelola Nice Handicraft Nining Suwardi menyampaikan kebanggaan dan terima kasih atas dipilihnya Nice Handicraft sebagai tempat magang Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang dalam Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021.

“Pastinya bangga karena dipercaya menjadi tempat magang mahasiswa Poltek. Artinya ada penilaian khusus dari Poltek untuk Nice. Salah satu yang jadi pertimbangan adalah Nice tetap konsisten dengan bidangnya. Dengan harapan bisa jadi motivasi untuk mahasiswa menjadi wirausaha,” alas Nining Suwardi.

Kelima mahasiswa PNK tersebut, tandas Nining Suwardi, dilatih untuk memproduksi masker, poouch masker, holder handsanitizer, konektor masker berbahan dasar perca tenun motif NTT.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gereja Bait El Penfui Kupang Peduli & Apresiasi Para Lansia

    Gereja Bait El Penfui Kupang Peduli & Apresiasi Para Lansia

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki Minggu Pra Paskah Kedua, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) Gereja Bait El Penfui Kupang kembali menyelenggarakan kegiatan senam bersama dan dirangkai dengan kegiatan kemanusiaan berupa pelayanan bagi para lanjut usia (lansia) yang dilaksanakan di halaman gereja pada Sabtu/ 16 Maret 2019 pukul 06.00 WITA—selesai Sebanyak 75 orang lansia yang berumur […]

  • Lebih dari Seribu Gempa Susulan Masih Terus Dirasakan Warga Maluku

    Lebih dari Seribu Gempa Susulan Masih Terus Dirasakan Warga Maluku

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gempa susulan masih terus dirasakan warga Maluku pascagempa M 6,5 yang terjadi pada 26 September lalu. BMKG mencatat sampai dengan Senin pagi, 7 Oktober 2019 pukul 03.00 WIT, lebih dari 1.000 gempa susulan terjadi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi 1.149 kali gempa susulan dan 122 di antaranya dirasakan oleh […]

  • Menarik!, Model Muslimah Warnai TCP Fashion Fest 2019

    Menarik!, Model Muslimah Warnai TCP Fashion Fest 2019

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menarik dari perhelatan Pemilihan Puteri Tenun NTT dan TCP Fashion Fest 2019 yang dihelat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan berkolaborasi dengan Dekranasda NTT; Sebanyak 12 model muslimah mewarnai peragaan busana Tenun Padupadan dengan konsep kimono cardigan rancangan Erwin Yuan. Model Muslimah NTT merupakan model binaan Erwin Yuan, perancang tenun padupadan […]

  • Anggota P2TP2A Lampung Timur Lakukan Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Pecat & Tindak Tegas

    Anggota P2TP2A Lampung Timur Lakukan Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Pecat & Tindak Tegas

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Bintang Puspayoga meminta Bupati Lampung Timur untuk segera menon-aktifkan anggota P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Lampung Timur, DA, yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak korban kekerasan seksual, NF yang tengah didampinginya. Menteri Bintang juga meminta pihak aparat kepolisian setempat […]

  • Independensi Wartawan (1)

    Independensi Wartawan (1)

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Mahmud Marhaba, Ketua Umum DPP PJS Akhir Ramadan banyak hal terjadi. Berbagai peristiwa tidak mengenal waktu, termasuk sejumlah peristiwa sensasional. Namun, sebelumnya saya mengucapkan selamat hari raya Idulfitri, minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kembali ke hal sensasional tadi. Di provinsi Riau, kampung istri saya, sejumlah wartawan dari Pelalawan yang difasilitasi […]

  • Pemprov NTT dan BPOM RI Inisiasi Bangun Karya Dukung UMKM

    Pemprov NTT dan BPOM RI Inisiasi Bangun Karya Dukung UMKM

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Sejak diluncurkan pada Mei 2024, Bangun Karya telah menjadi wadah kolaborasi strategis antara sektor industri, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan BPOM RI dalam mendorong pemberdayaan UMKM lokal.   Kupang | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT), Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), dan Bentoel Group menginisiasi Program Bangun Karya. Program […]

expand_less