Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Proyek Air Bersih Gagal, Ketua Komisi III DPRD : Bupati TTS Tipu Masyarakat

Proyek Air Bersih Gagal, Ketua Komisi III DPRD : Bupati TTS Tipu Masyarakat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | David Boimau, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menilai Bupati Egusem P. Tahun, S.T., M.M. telah membohongi masyarakat Kota SoE. Hal ini diungkapkan David Boimau ketika menyaksikan gagalnya pekerjaan jaringan air bersih di sumber air Fatu Oni Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan pada Kamis, 24 Februari 2022.

Proyek suplai air bersih yang direncanakan untuk melayani seluruh masyarakat Kota SoE itu dikerjakan pemerintah daerah sejak Oktober 2021. Boimau bersama rombongannya menemukan sejumlah peralatan terbengkalai dan proses pengerjaannya sudah terhenti alias gagal.

Wakil Ketua Komisi III, David Boimau pada kesempatan itu, sangat menyayangkan kondisi proyek pekerjaan air bersih yang sudah mandek dan berpotensi pada kerugian penggunaan anggaran daerah.

“Dari pengamatan kami di tempat ini sumber airnya cukup besar. Tetapi janji Bupati TTS untuk bisa melakukan pekerjaan pembangunan mata air untuk dialirkan ke Kota SoE tidak ditindaklanjuti oleh Bupati TTS. Kalau ini benar – benar mau dibangun oleh Bupati TTS, seharusnya dikerjakan bukan berhenti, agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar,” kata David Boimau.

Lanjut ditekankan David Boimau, bahwa proyek pekerjaan air bersih pada sumber air Fatu Oni terkesan dipaksakan sehingga tidak tuntas dan banyak peralatan yang mubazir di lokasi sumber air.

“Yang kami temukan di lokasi ini ada fiber, pipa dan jaringan listrik yang tidak terpakai. Kalau memang pekerjaan ini dipaksakan dan membutuhkan anggaran yang cukup besar, maka harus ditindaklanjuti secara serius oleh Bupati TTS dan pekerjaannya tidak boleh berhenti,” ujar politisi Hanura itu, sembari berharap ke depan, Bupati TTS mewujudkan janji – janji politiknya demi memuaskan hati rakyat, karena rakyat membutuhkan kerja nyata bukan janji – janji hampa.

“Apa yang dilakukan pak Bupati ini gagal karena barang – barang seperti fiber, drum, pipa, kabel listrik dibiarkan begitu saja. Semuanya pencitraan saja oleh pak Bupati,” tambah Viktor Soinbala, salah satu anggota Komisi III DPRD TTS.

Pantauan Garda Indonesia, warga masyarakat Desa Oinlasi menyesalkan sikap dan janji Bupati TTS. Janji Bupati Tahun, bahwa pada bulan Februari 2022 akan dibangun jalan aspal menuju mata air Fatu Oni. Tetapi, kenyataannya sampai sekarang Bupati tidak menepati janji itu, bahkan sumber airnya pun tidak terpakai lagi. (*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

Editor (+Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poktan Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Untung Jutaan Rupiah

    Poktan Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Untung Jutaan Rupiah

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Program hortikultura melalui Desa Berdaya yang dirintis oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) untuk para petani di wilayah Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT); telah menjadi sumber pendapatan utama bagi para anggota yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan). Dari 10 (sepuluh) kelompok […]

  • Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

    Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, MA. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Sulit dipungkiri Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, baik itu wisata alam maupun wisata budaya di setiap kabupaten. Sumba memiliki atraksi budaya unik, Flores dengan obyek wisata alam, seperti Komodo di Manggarai Barat, Liang Bua yang menyimpan manusia kerdil […]

  • Bareskrim Sita 430 Kilo Sabu, Hasil Ungkap Kasus Besar Narkoba

    Bareskrim Sita 430 Kilo Sabu, Hasil Ungkap Kasus Besar Narkoba

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri berhasil mengungkap 10 kasus besar narkotika dalam kurun waktu satu bulan, dari 7 Februari hingga 3 Maret 2024. Dari pengungkapan tersebut, total barang bukti sabu yang disita mencapai 430 kilogram. Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, kasus pertama diungkap oleh Satgas Penanggulangan Narkoba Polda Kaltara dengan total […]

  • Lantik 15 Pejabat Eselon II Pemprov NTT, Ini Ketegasan & Imbauan Gubernur Viktor

    Lantik 15 Pejabat Eselon II Pemprov NTT, Ini Ketegasan & Imbauan Gubernur Viktor

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Saya dan Pak Josef tidak sedang melantik orang-orang pintar dan rakus. Kami tidak mau lantik orang yang datang hanya untuk jabatan. Kami butuh orang-orang berintegritas, tanpa pandang suku dan agama.” tegas Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) Pernyataan tegas Gubernur NTT tersebut disampaikannya saat hadir bersama Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi […]

  • Definisi Orang Kaya vs Miskin ala Viktor Laiskodat

    Definisi Orang Kaya vs Miskin ala Viktor Laiskodat

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ternyata gampang kok membedakan orang kaya dari orang miskin, begini versi Viktor Laiskodat. Dalam acara ulang tahun Bapanas (Badan Pangan Nasional) disampaikannya begini, “Jadi ciri khas manusia kaya, itu lihat di tempat makannya. Kalau nasinya ambil banyak itu orang miskin, tapi kalau proteinnya banyak itu orang kaya.” Viktor Laiskodat adalah seorang […]

  • HANI 2019: Beta Sehat, Beta Kuat, Beta Hebat. Stop Narkoba!

    HANI 2019: Beta Sehat, Beta Kuat, Beta Hebat. Stop Narkoba!

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Narkoba merupakan kejahatan global yang terjadi diberbagai kalangan dan berbagai usia. Narkoba dapat menciptakan kecanduan bagi penggunanya, sehingga masa depan akan menjadi suram serta menjadi sumber bagi masalah-masalah lainnya. Upaya menghentikan penggunaan narkoba menjadi sasaran utama Badan Narkotika Nasional (BNN), baik di Pusat maupun di daerah. Upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan […]

expand_less