Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » PSI Memang Partai Politik Aneh!

PSI Memang Partai Politik Aneh!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Aneh itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya tidak seperti yang biasa kita lihat (dengar dan sebagainya); ajaib; ganjil. Keanehan adalah hal (keadaan, sifat, sesuatu) yang aneh, artinya tidak seperti yang biasa kita lihat, dengar atau alami.

Perilaku politik (political behavior) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akhir-akhir ini jadi sorotan publik mungkin juga lantaran kelihatan aneh. Mulai dari inisiatif interpelasi di parlemen Jakarta misalnya, di mana arus besar (mayoritas fraksi/parpol) lain menolak sementara PSI (yang akhirnya diikuti PDIP) tetap bersikukuh untuk melaksanakannya.

Kritik PSI, yang terarah pada kebijakan pemda maupun pemerintah pusat kerap dianggap “melawan arus”. Dan lantaran itu oleh sementara kalangan dianggap “bikin gaduh” dan aneh.

Barusan terjadi adalah soal “pamitnya” Tsamara Amany. Lalu diikuti isu oto-kritik Anggara Wicitra Sastroamidjojo (Bro Ara), Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta. Bro Ara mengritik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partainya sendiri, terkait strategi komunikasi politik.

Menyikapi anggapan “bikin gaduh” seperti itu, jadi menarik tanggapan Raja Juli Antoni, PhD. (Bro Toni) yang Sekretaris Dewan Pembina (Sekwanbin) PSI. Ia justru mengakui bahwa PSI memanglah partai yang aneh!

“PSI memang partai aneh. Ada pengurusnya yang keluar, Sis Tsamara, pamitnya kok baik-baik. Buat video “perpisahan” merangkum kenangannya selama di PSI yang membuat mewek dirinya dan banyak kader PSI. Mestinya barantem dong! Tidak mengikuti tradisi partai-partai lama. Ini yang gagal dipahami Fahri Hamzah yang keluar partai karena berantem. Eh, malah ngotot bilang PSI didirikan bukan untuk jangka panjang. Ya sudahlah. Kita doakan Bang Fahri panjang umur, bisa lihat panjang umur perjuangan PSI.” Begitu ujar Bro Toni.

Ya, perilaku politik PSI ini memang tampak aneh jika diperhadapkan dengan kebiasaan (tradisi) parpol-parpol tua di negeri ini. Aneh, lantaran di luar kebiasaan, di luar pakem “tradisi praktik politik” parpol lain yang lebih senior.

Saat menanggapi “oto-kritik” dari Bro Ara yang nota-bene adalah kader partainya sendiri, Bro Toni merespons, “Tidak ada yang aneh. Debat dan kritik adalah ciri khas PSI yang dibangun berdasarkan prinsip demokratis dan egalitarianisme. Jadi saran, kritik dan berdebat keras hal biasa di PSI. Justru aneh kalau hal seperti itu tidak terjadi di PSI.”

Lanjutnya, “Dinamika harian di PSI ya begitu itu. Habis lebaran, ketemu dan ngobrol pasti clear, itu cuman beda selera kader PSI dalam komunikasi dan artikulasi gagasan di ruang publik. Prinsip dan substansinya sama. PSI memperjuangkan politik kesejahteraan, politik bersih dan politik keadilan. Silakan cek, semua pasti bekerja untuk tiga prinsip di atas.”

Malah Sekwanbin PSI itu yakin bahwa, “Diskusi itu pulalah yang membuat PSI menjadi daya tarik dan pemikat di tengah masyarakat. PSI semakin kuat. Jaringan PSI semakin kokoh dari Sabang sampai Merauke.”

Intinya, Sekwanbin PSI Raja Juli Antoni, PhD itu ingin menegaskan bahwa partainya selalu terbuka dengan diskusi antar-kader. Tak jadi soal ada beda pendapat antara kader satu dengan lainnya. Justru diskusi cerdas (kadang keras tapi tidak kasar) dalam dinamika organisasi seperti itulah yang membuat PSI memiliki daya tarik dan jadi pemikat di tengah masyarakat. Bahkan dia meyakini, dengan adanya diskusi terbuka dan sehat, itu justru menunjukkan soliditas partainya.

Memang bisa kita paham kalau perilaku politik PSI yang seperti itu membuat sementara publik rada bingung. Lantaran fenomena demikian tidaklah lazim (alias aneh) dalam tradisi manajemen parpol di Indonesia selama ini.

Prinsipnya, kalau mau mengritik ya mesti berani pula untuk dikritik? Itulah konsekuensi dari dialektika yang sehat. Yang penting adalah menjaga substansi kritiknya agar tetap argumentatif alias logis. Karena hanya lewat jalan itulah sintesis yang progresif bisa dilahirkan, dan bakal membawa pembaharuan serta kemajuan.

Tak ada soal dalam beda pendapat, tinggal saja perbedaan pendapat itu masuk dalam kancah dialektika (tesis versus anti-tesis) yang terbuka dan mencerdaskan. Nothing personal, no hard-feeling.

Adu argumentasi itu bukanlah saling-sikut dan saling-sikat secara fisik, maupun menyerang pribadi (ad hominem). Misalnya seperti yang dialami Ade Armando belum lama ini, di mana ia jadi korban kebiadaban kaum otak tumpul dan berhati beku.

Jadi kita melihat, perbedaan pendapat antar kader parpol itu adalah hal yang biasa saja. Tak usah emosi lalu pakai berantem segala. Kalau begitu terus ya kapan dewasanya politisi bangsa ini? Jangan kita mengulang-ulang kelakuan politisi tua yang baperan itu.

Kancah perpolitikan bangsa mesti diperbaharui. Dan pemicu pembaharuan itu kerap kali adalah “pendapat-pendapat yang dianggap aneh” oleh jamannya.

Do not fear to be eccentric in opinion, for every opinion now accepted was once eccentric.” Kata Bertrand Russell. Jangan takut dianggap aneh dalam berpendapat, lantaran setiap pendapat yang kini diterima dulu pernah dianggap aneh.

PSI memang partai politik yang aneh!

Senin, 2 Mei 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi Tektonik M5,2 di Kab.Belu, Terasa Hingga di Kefa

    Gempa Bumi Tektonik M5,2 di Kab.Belu, Terasa Hingga di Kefa

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pada Hari Minggu, 7 April 2019, pukul 10.18.20 WITA, wilayah Kabupaten Belu diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,9. Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru – Kupang, Robert Owen Wahyu, S.Si., mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat […]

  • Refleksi Akhir Tahun 2022, Ini Capaian Kinerja Kejaksaan RI

    Refleksi Akhir Tahun 2022, Ini Capaian Kinerja Kejaksaan RI

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah pencapaian berhasil diraih Kejaksaan Republik Indonesia dalam menutup lembaran kinerja di tahun 2022. Hasil pencapaian itu terangkum dalam berbagai aspek pada bidangnya. Dari Bidang Pembinaan, misalnya, terjadi realisasi anggaran sebesar Rp10.381.505.611.176 atau secara persentase mencapai 95,07% dari pagu anggaran tahun 2022 sebesar Rp10.919.809.511.000. “Berikut hasil realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak […]

  • TAK JIJIK! SPK & Andre Garu Pungut Sampah Usai Deklarasi

    TAK JIJIK! SPK & Andre Garu Pungut Sampah Usai Deklarasi

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Deklarasi akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) di lapangan Puspemnas Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu, 21 September 2024, meninggalkan kesan yang positif. Puluhan ribu massa yang hadir dalam deklarasi SIAGA begitu antusias dan menikmati setiap yakni, orasi politik dari Simon Petrus Kamlasi yang merupakan […]

  • Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

    Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, BUMN, BUMD serta anak perusahaan. Sedangkan Pemerintah Desa telah tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Meski demikian, KORPRI sering kali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan KORPRI tak terlepas dari kedinasan. KORPRI […]

  • Porsebank NTT 2024 ‘Achievement Through Collaboration’

    Porsebank NTT 2024 ‘Achievement Through Collaboration’

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pekan Olahraga dan Seni Perbankan Nusa Tenggara Timur (Porsebank NTT) kembali dihelat atas kerja sama antara OJK, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, dan 19 anggota BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah). Bertema, Achievement Through Collaboration, Porsebank NTT 2024 dibuka secara resmi oleh Pj. Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay. Turut hadir, Kepala Kantor […]

  • Aksi Damai Ratusan Warga Adat Poco Leok, Dukung PLTP Ulumbu

    Aksi Damai Ratusan Warga Adat Poco Leok, Dukung PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok, menghelat aksi damai mendukung rencana pemerintah pusat melalui PT. PLN dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mendukung pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok, peserta aksi […]

expand_less