Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Resmikan Pantai Kelapa Lima, Jokowi : Makin Nyaman ke NTT

Resmikan Pantai Kelapa Lima, Jokowi : Makin Nyaman ke NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Agenda kunjungan kerja Presiden Joko Widodo pada hari pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meresmikan Pantai Kelapa Lima yang menjadi penataan kawasan Kota Kupang pada Kamis pagi, 24 Maret 2022. Dalam sambutannya, Presiden mengaku sangat terkesan dengan penataan sejumlah titik di ibu kota NTT tersebut.

“Saya sangat terkesan sekali hasil penataan kawasan di Kota Kupang. Dari kawasan Kota Lama Kupang, tepatnya di Pantai Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), dan juga di sini di Pantai Kelapa Lima, serta yang ketiga Koridor 3 Jalan Frans Seda,” ujar Presiden di Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang.

Selain itu, Presiden juga menyebutkan sejumlah pembangunan infrastruktur lainnya seperti SPAM air minum di Kali Dendeng, pembangunan sekolah, hingga politeknik. Presiden berharap, penataan Kota Kupang tersebut akan mengubah wajah dan infrastruktur Kota Kupang menjadi lebih baik.

“Kita harapkan juga akan mengubah wajah destinasi wisatanya dan membuat pengunjung makin senang dan nyaman berkunjung ke NTT, khususnya Kota Kupang,” tandasnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penataan kawasan Kota Kupang yang mencakup Pantai Kelapa Lima, Pantai LLBK/Kota Lama, dan Jalan Frans Seda, dilaksanakan pada rentang 2020—2021. Penataan kawasan mencakup area seluas 51.900 meter persegi dan memakan biaya Rp80 miliar.

Penataan kawasan Kota Kupang tersebut diharapkan akan memberikan sejumlah manfaat antara lain pemugaran kawasan Kota Lama sebagai ikon Kota Kupang, menjadi destinasi wisata kuliner yang akan menampung 140 pedagang lokal untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, serta sebagai ruang terbuka publik untuk atraksi seni dan budaya Provinsi NTT.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti.(*)

Sumber (*/BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “NTT ini, sekian lama bergantung benihnya kepada provinsi lain. Sehingga, dalam pengembangan usaha pertanian kita, sering kali mengalami hambatan. Di mana, ketika benih itu datang, musim hujannya sudah lewat. Akibatnya, produktivitas (pertanian) kita rendah,” ungkap Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili […]

  • Donny Heatubun dan Charlie Paulus Resmi Nakhodai Bank NTT

    Donny Heatubun dan Charlie Paulus Resmi Nakhodai Bank NTT

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Loading

    Pelantikan jajaran komisaris dan direksi Bank NTT di era kepemimpinan Gubernur Laka Lena itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 427/KEP/KK/2025, 428/KEP/KK/2025, 429/KEP/KK/2025, 430/KEP/KK/2025, dan 431/KEP/KK/2025 tanggal 12 November 2025.   Kupang | Per Jumat, 14 November 2025, Donny Heatubun dan Charlie Paulus resmi menakhodai PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT, […]

  • Peluncuran Buku Sutopo Purwo Nugroho: Contoh Baik Seorang Pejabat Publik

    Peluncuran Buku Sutopo Purwo Nugroho: Contoh Baik Seorang Pejabat Publik

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pelaksana tugas (Plt) Kapusdatinmas BNPB, Agus Wibowo mengatakan arahan dari Kepala BNPB, agar setiap pejabat di BNPB dapat mencontoh kinerja (alm) Sutopo Purwo Nugroho dalam bekerja. “Meskipun semasa hidup telah divonis kanker stadium 4b. (alm) Sutopo tetap semangat kinerjanya melayani publik, terutama wartawan. Semoga juga dapat memberi contoh untuk pejabat publik […]

  • ‘Woven Speech Book’: Tenun sebagai Pengetahuan, Menyurat yang Tersirat

    ‘Woven Speech Book’: Tenun sebagai Pengetahuan, Menyurat yang Tersirat

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jes Therik, pria kelahiran Atambua, 14 Juni 1942, kembali menghasilkan karya sebuah buku bertajuk ‘Woven Speech’ yang mengisahkan kekayaan dan beragam karya tenun yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya di Jakarta, pada tahun 1989, Jes Therik melahirkan Buku perdana tentang tenun yang berjudul ‘Tenun Ikat dari Timur (Ikat In […]

  • Penonaktifan Direktur Penyelidikan KPK Tak Langgar Kode Etik

    Penonaktifan Direktur Penyelidikan KPK Tak Langgar Kode Etik

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menilai keputusan yang diambil Ketua KPK Firli Bahuri dan komisioner lainnya terkait pemberhentian Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan tidak melanggar kode etik. Dewas KPK menilai laporan dugaan pelanggaran kode etik Firli cs tak bisa dilanjutkan karena tak cukup bukti. Adapun laporan itu disampaikan […]

  • 40 Persen Kematian Balita Terdapat pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit

    40 Persen Kematian Balita Terdapat pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Berdasar data dari SRS Litbang 2016 bahwa kematian ibu dan bayi baru lahir (neonatus) dengan prosentase terbesar berada di Rumah Sakit dengan penyebab kematian variatif. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/24/dinkes-ntt-unicef-inisiasi-tim-terpadu-kesehatan-layanan-ibu-dan-anak/ Sesuai data tersebut (SRS Litbang 2016) tempat kematian ibu dengan prosentase terbesar hingga terkecil berada di Rumah Sakit sebesar 77 % dan […]

expand_less