Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Respons Cepat, Kanit Tipidter Polres Belu Periksa Vegal dan Saksi

Respons Cepat, Kanit Tipidter Polres Belu Periksa Vegal dan Saksi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Menindaklanjuti laporan korban dugaan pencemaran nama baik, wartawan media daring Timordaily.com Silvester Manek alias Vegal terhadap terlapor Asty Sene, Kanit Tipidter Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Aipda Mesakh Boymau selaku penyidik pembantu  melakukan pemeriksaan terhadap Vegal dan para saksi di ruang kerjanya pada Rabu pagi, 4 Agustus 2021.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/08/03/diduga-cemar-nama-baik-akun-asty-sene-dipolisikan-timordaily-ke-polres-belu/

Pantauan Garda Indonesia, proses pemeriksaan terhadap korban Vegal didampingi kuasa hukumnya, M. A. Putra Dapatalu, S.H., berjalan lancar. Semua pertanyaan yang diajukan kepada korban dan para saksi oleh penyidik Aipda Boymau, dijawab secara baik.

“Saudara Vegal, apakah benar saudara seorang preman dan perusak generasi seperti yang dituduhkan terlapor Asty Sene dalam postingan di grup Belu Memilih 2020?,”bunyi salah satu dari sejumlah deretan pertanyaan Kanit Tipidter dan Vegal membantah bahwa tuduhan itu tidak benar. “Saya merasa sangat dirugikan dengan tuduhan itu. Jadi, silakan Asty Sene membuktikan, kalau  memang menurut dia, hal itu benar,” jawab Vegal sembari menambahkan bahwa dirinya tidak pernah mengenal siapa itu Asty Sene.

Usai mendampingi kliennya dalam proses pemeriksaan, Kuasa Hukum M.A. Putra Dapatalu, S.H., menyampaikan apresiasi terhadap  kinerja Kanit Tipidter yang sangat responsif sehingga langsung memproses laporan kliennya.

“Jadi, saya berharap kepada pihak kepolisian, khususnya Unit Tipidter segera memanggil terlapor Asty Sene untuk diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut terkait postingan yang diunggah di grup Belu Memilih 2020,”, tandas Putra Dapatalu, dan langsung mendapat tanggapan dari penyidik pembantu Aibda Boymau, bahwa pihaknya segera mengeluarkan surat panggilan kepada terlapor Esty Sene. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “HLM TP2DD” Kepala BI, OJK & Dirut Bank NTT Bertemu Uskup Atambua

    “HLM TP2DD” Kepala BI, OJK & Dirut Bank NTT Bertemu Uskup Atambua

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu, dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bertemu Uskup Atambua, Mgr Dominikus Saku, Pr pada Minggu siang, 29 Januari 2023. Pertemuan itu berlangsung tak lama di istana keuskupan Atambua. Hadir […]

  • Electrifying Agriculture PLN Gapai 53.539 Pelanggan Baru di Tahun 2024

    Electrifying Agriculture PLN Gapai 53.539 Pelanggan Baru di Tahun 2024

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Sepanjang tahun 2024, total daya tersambung dalam Program Electrifying Agriculture PLN mencapai 4.203,36 Mega Volt Ampere (MVA), dengan konsumsi listrik mencapai 6,17 terawatt hour (TWh).   Jakarta | Program Electrifying Agriculture (EA) dari PT PLN (Persero) menunjukkan kinerja mentereng sepanjang tahun 2024. Program PLN khusus untuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan hingga peternakan ini tercatat telah […]

  • George Hadjoh Minta Maaf dan Berpesan Kepada Fahrensy Funay

    George Hadjoh Minta Maaf dan Berpesan Kepada Fahrensy Funay

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang periode 2022—2023, George Melkianus Hadjoh meminta maaf kepada masyarakat. Ucapan tersebut disampaikannya pada perhelatan festival rakyat HUT Ke-78 Republik Indonesia pada Senin malam, 21 Agustus 2023 di lapangan pantai Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Permohonan maaf George Hadjoh tersebut disampaikannya […]

  • “Bank NTT Peduli” Bersama Bantu Korban Bencana La Nina di NTT

    “Bank NTT Peduli” Bersama Bantu Korban Bencana La Nina di NTT

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badai siklon tropis dampak dari La Nina yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur memicu hujan lebat, angin kencang dan banjir bandang di beberapa wilayah, pada Sabtu dan Minggu, 4—5 April 2021, mengakibatkan ribuan warga terdampak, ratusan orang meninggal dunia, dan sebagian warga hilang. Kondisi dampak Badai Siklon Tropis, mengundang keprihatinan […]

  • Bank NTT Dukung Petani Nagekeo Garap 30 Ribu Hektar Lahan TJPS

    Bank NTT Dukung Petani Nagekeo Garap 30 Ribu Hektar Lahan TJPS

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pola kemitraan telah disepakati antara pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah daerah Nagekeo, dan Bank NTT; dengan pola di mana petani menyiapkan lahan, Pemda Nagekeo menyiapkan penyuluh pertanian lapangan (PPL), benih jagung disiapkan Pemprov NTT, dan Bank NTT mendukung pembiayaan dengan skema Kredit Mikro […]

  • Julie Laiskodat Jadi Bunda PAUD, Wagub Josef : Revolusi Bentuk Manusia NTT

    Julie Laiskodat Jadi Bunda PAUD, Wagub Josef : Revolusi Bentuk Manusia NTT

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi (JNS) mengatakan, untuk membentuk sumber daya manusia NTT yang berkualitas, dibutuhkan upaya luar biasa. Harus dipersiapkan sejak awal sehingga bisa menghasilkan manusia-manusia berkualitas. “Kita harus melakukan suatu revolusi radikal. Ini harus dilakukan secara serius. Masalah pembentukan sumber daya manusia di NTT tidak bisa kerja […]

expand_less