Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Romo Dus Bone: OMK HKY Bimoku Cukup Jadi Kunang-kunang

Romo Dus Bone: OMK HKY Bimoku Cukup Jadi Kunang-kunang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik (OMK) Kapela Hati Kudus Yesus (HKY) Bimoku, Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui, Keuskupan Agung Kupang kembali menghelat kegiatan pendalaman iman. Kegiatan itu dilaksanakan pada Jumat 25 Juni 2021 pukul 17.00 WITA. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh OMK Kapela HKY Bimoku ini menghadirkan RD Dus Bone yang merupakan Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Kupang sebagai pemateri.

Mhey Maria yang memimpin jalannya kegiatan tersebut dengan semarak dan semangat menyampaikan bahwa, hidup menggereja tidak hanya merangkum hidup rohani dan keagamaan, namun juga erat kaitannya dengan kehidupan orang muda dalam bermasyarakat dan bernegara.

“Tema yang diusung kali ini adalah ‘Partisipasi OMK dalam Hidup Menggereja’. Mari teman-teman, kita semua harus mengikuti kegiatan ini dengan penuh cermat sehingga bermanfaat bagi perkembangan iman kita,” kata Mhey yang bertindak sebagai Master Of Ceremony.

RD Longginus Bone memaparkan tentang pentingnya pesona dan aksi Orang Muda Katolik dalam kehidupan kegerejaan. “Kalian (OMK) adalah masa kini gereja. Hidup kalian adalah cinta dan panggilan. Tapak-tapak kaki kalian harus selalu mengarah kepada sesama. OMK harus menjadikan Yesus sebagai andalan hidup, satu-satunya pemberi kekuatan dalam setiap derap langkah hidup kita. Karena bersama Yesus, orang muda akan maju tak gentar, dan tidak akan mungkin mundur dengan gemetar,” ucap Imam Katolik Keuskupan Agung Kupang ini.

Pria ganteng yang akrab dipanggil Romo Dus ini terus mengobarkan spirit Roh Kudus bagi seluruh OMK Kapela HKY Bimoku. Romo Dus berpesan bahwa, Gereja Katolik itu Satu, Kudus, dan Apostolik, mesti dipegang teguh sebagai landasan menjalin kebersamaan dan persaudaraan OMK dengan siapa saja, kapan saja, di mana saja, tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama maupun budaya.

“Kehadiran OMK di tengah masyarakat harus benar-benar dihayati dengan segala tindakan, tutur kata, dan budi baik untuk memancarkan Kristus kepada sesama. Meski tak dapat dipungkiri, tantangan selalu menghampiri, namun Kitab Suci telah menegaskan sebanyak 365 kata, yakni _Jangan Takut_. Maka sebenarnya Tuhan menginginkan orang muda untuk jangan pernah takut di 365 hari dalam setahun hidup kita,” jelas Romo Dus.

Menurut Romo Dus, tantangan mesti dijadikan sebagai suatu bentuk apresiasi dalam memahami dan mensyukuri hidup apa pun bentuknya. “Kehidupan sosial masa kini lebih mementingkan kebutuhan material, individualistis dan menurunnya hubungan sosial yang erat dan akrab dengan sesama,” ujarnya.

Pastor Rekan Paroki St. Fransiskus Dari Asisi BTN-Kolhua ini juga mengajak OMK Kapela HKY Bimoku agar memegang prinsip setia, jujur, terbuka, dan menjalin keromantisan dengan sesama terutama bersama pasangan, keluarga, sahabat,  dan orang-orang dikasihi.

Foto bersama usai pendalaman iman OMK Hati Kudus Yesus

Usai Romo Dus memberikan pendalaman iman, Emil Fernandez yang bertindak sebagai moderator memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk menanggapi atau bertanya.

Pada kesempatan itu timbul berbagai pertanyaan dari OMK Kapela HKY Bimoku. Ada yang bertanya tentang bagaimana peran OMK sesungguhnya dalam hidup menggereja? Ada pula yang bertanya, apakah menjadi OMK itu ada tantangan serta bagaimana cara yang efektif untuk mengajak rekan-rekan orang muda yang belum bergabung dalam komunitas OMK di lingkungan mereka masing-masing?

Dengan senyum nan santai, Romo Dus menjawab, “seragam itu indah, tapi beragam lebih berwarna. Kalian harus memberi warna dalam hidup setiap hari, dengan tindakan konkret dan sederhana. Berdoa, mengikuti Ekaristi, amal, menaati prokes saat pandemi, menaati aturan dalam berlalu lintas, melakukan hak dan kewajiban sebagai warga negara itu merupakan bentuk sederhana partisipasi OMK dalam hidup menggereja. Sehingga meskipun kecil, namun OMK harus menjadi sosok yang kedatangannya dinantikan dan kepergiannya dirindukan.”

Menutup sesi diskusi, Romo Dus yang pernah live in di Kota Batu-Malang saat acara Asian Youth Day Tahun 2017, berpesan kepada OMK Kapela HKY Bimoku. “Orang Muda Katolik harus terus membina persekutuan dengan Allah, dengan sesama, dan dengan lingkungan. Kalian harus tetap bekerja sama, saling berkoordinasi, dan menghindari gap-gap pemisah. Kalian harus menjadikan Allah sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup, serta berusaha untuk selalu menjadi berkat. OMK Kapela HKY Bimoku tidak perlu jadi bintang, cukup menjadi kunang-kunang. Kecil namun tak pernah padam,” tutup Romo Dus.

Kegiatan pun dilanjutkan dengan pengukuhan Badan Pengurus OMK KUB dalam lingkup Kapela HKY Bimoku, yakni Pengurus OMK KUB St. Markus, Pengurus OMK KUB St. Lukas, Pengurus OMK KUB Mater Boni Consili (MB), dan Pengurus OMK KUB Maria Bunda Penolong Abadi. Pengukuhan dilakukan secara simbolis oleh Pembina dan Pendamping OMK Kapela HKY Bimoku Maria Surya Ferdinanda Merry Moon atau Mama Mery.

Ketua OMK Kapela HKY Bimoku Timoteus Mau saat diwawancarai menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh OMK Kapela HKY Bimoku yang antusias dan semangat mengikuti kegiatan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pengurus DPS Kapela HKY Bimoku yang telah mengizinkan OMK untuk melakukan acara dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya menanggapi setelah kegiatan tadi, saya menyaksikan ada kebahagiaan dan antusiasme terpancar dari wajah setiap teman-teman yang hadir. Saya mengharapkan OMK Kapela HKY Bimoku semakin eksis untuk Tuhan, Gereja Katolik, dan umat Allah, serta menjadi berkat dalam bermasyarakat atau bernegara. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari tiga kegiatan besar yang dirancangkan oleh Badan Pengurus OMK Kapela HKY Bimoku dalam rangka memupuk iman sekaligus menjalin persaudaraan yang lebih erat antar sesama orang muda. Ke depan, acara serupa akan terus dilaksanakan dengan prokes yang ketat, mengingat saat ini masih ada Virus Corona,” pungkas Timo yang memiliki senyum manis.(*)

Sumber berita (*/ Angel Ila Tha/Angel)

Foto oleh OMK HKY Bimoku

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

    Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Loading

    Rumah adat (Sa’o) memiliki nilai sakral dan menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Ngada.   Ngada | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena bersama rombongan menghadiri syukuran Ka Sa’o Jawa Radho Suku Gisi Azi di Kampung Doka, Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Kedatangan Gubernur Laka Lena bersama rombongan disambut hangat […]

  • Relawan Pas Gibran Beralih Dukungan ke SIAGA

    Relawan Pas Gibran Beralih Dukungan ke SIAGA

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Beragam dukungan guna memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA), terus berdatangan. Pasca-deklarasi dukungan dari relawan Frans Aba untuk Simon Petrus Kamlasi dan Andrianus Garu, kini relawan Pas Gibran yang pada Februari 2024 lalu memenangkan presiden dan wakil presiden […]

  • 10 Tahun Du Anyam: Menganyam Mimpi untuk Ekonomi Hijau Inklusif

    10 Tahun Du Anyam: Menganyam Mimpi untuk Ekonomi Hijau Inklusif

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Du Anyam, salah satu kewirausahaan sosial unggulan dari Indonesia Timur, merayakan satu dekade perjalanan dalam mewujudkan mimpi-mimpi besar dalam memberdayakan perempuan, meningkatkan ekonomi perempuan dan melestarikan budaya. Salah satu perayaan satu dekade ini, ditandai dengan keberhasilan memulai tonggak awal membawa kerajinan anyaman lontar dari Kabupaten Flores Timur ke pasar global yang seremoni pelepasannya dihelat […]

  • Mahfud MD : Korupsi Bukan Jati Diri Bangsa Indonesia

    Mahfud MD : Korupsi Bukan Jati Diri Bangsa Indonesia

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa budaya merupakan produk akal budi (hasil daya cipta, rasa, dan karsa) manusia yang baik sehingga tidak mungkin korupsi dianggap sebagai budaya Indonesia. Demikian disampaikan dalam Sarasehan Online bertema Kembali Pancasila Jati Diri Bangsa, yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar UGM pada Jumat, 3 Juli 2020. […]

  • Inisiasi Julie Laiskodat, Kreasi 14 Desainer NTT Tampil di Indonesia Fashion Week 2022

    Inisiasi Julie Laiskodat, Kreasi 14 Desainer NTT Tampil di Indonesia Fashion Week 2022

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Luar biasa, jadi kata yang paling tepat untuk mengapresiasi para model yang tampil  memukau ratusan penonton di ajang Indonesia Fashion Week 2022 Tresure of Mangnificent Borneo di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Berbalut ragam model busana unik bermotif asli tenun ikat dari 22 kabupaten/kota di NTT; karya emas para desainer, membuat […]

  • Pemda Kab Kupang & BNNP Edukasi Bahaya Narkoba bagi Siswa SMAN 3 Persiapan

    Pemda Kab Kupang & BNNP Edukasi Bahaya Narkoba bagi Siswa SMAN 3 Persiapan

    • calendar_month Kam, 20 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id-Dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda khususnya para siswa SMA maka Pemda Kab. Kupang melalui bidang pemberdayaan masyarakat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT melaksanakan program Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar yang diperuntukan bagi sekitar 70 Siswa SMAN 3 Persiapan di Kec. Amabi Oefeto Timur Kab. Kupang, […]

expand_less