Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Sabu Raijua Bakal Lebih Terang, PLN Tambah Pembangkit Hibrid

Sabu Raijua Bakal Lebih Terang, PLN Tambah Pembangkit Hibrid

  • account_circle Tim PLN UIW NTT
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

Loading

Hingga saat ini, rasio elektrifikasi (RE) Provinsi NTT sudah 96,44 %. Data menunjukkan bahwa masih ada sekitar 3,58% atau setara dengan 49.534 rumah tangga yang belum menikmati listrik.

 

Sabu Raijua | Komitmen untuk melayani dan menerangi seluruh pelosok negeri diwujudkan nyata oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT). Melalui Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor, PLN memperkuat infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Sabu Raijua dengan penambahan mesin pembangkit baru. Langkah strategis ini adalah upaya konkret PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung penuh program pemerintah daerah “Sarai Terang”.

Momentum bersejarah ini ditandai dengan acara Ground Breaking Pembangunan Pembangkit yang dilaksanakan di Desa Eilode, Kecamatan Sabu Tengah, pada Kamis 9 Oktober 2025.

Penambahan pembangkit ini mengadopsi konsep pembangkit listrik hibrid, sebuah gabungan cerdas dari dua sumber energi:Energi Surya (PLTS) dengan daya 1.100 kWAC dan Tenaga Diesel (PLTD) dengan daya 2.000 kW.

Penggunaan teknologi hybrid ini menunjukkan keseriusan PLN dalam transisi energi menuju sumber yang lebih bersih dan ramah lingkungan, memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi masyarakat Sabu Raijua.

F. Eko Sulistyono, General Manager PLN UIW NTT, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam, “Saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Sabu Raijua, masyarakat Desa Eilode, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa sehingga pembangunan pembangkit hibrid pertama di Sabu Raijua ini dapat dilaksanakan. Ini menjadi momen bersejarah bagi kita semua.”

Eko berharap agar proyek ini membawa dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat. “Semoga dengan hadirnya pembangkit hibrid ini, masyarakat yang belum menikmati listrik dapat terlayani, sehingga memudahkan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan perekonomiannya,” tutupnya.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. Septenius M. Bule Logo, Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua yang mewakili Bupati, mengucapkan terima kasih, “Terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang peduli dengan pembangunan masyarakat Kabupaten Sabu Raijua. Penambahan kapasitas pembangkit ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi listrik yang terus bertumbuh seiring berubahnya pola hidup masyarakat.”

“Semoga listrik di Sabu tidak lagi padam, dan masyarakat dapat terus bertumbuh seiring kemajuan daerah ini dengan bertambahnya pembangkit yang disiapkan oleh PLN,” ujarnya penuh harap.

Rasa syukur turut diungkapkan oleh Lukas D. Miha Lena, Kepala Desa Eilode. “Kami bersyukur bahwa wilayah desa kami terpilih menjadi lokasi pembangunan pembangkit oleh PLN. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah kami diberkati untuk menjadi berkat energi listrik bagi pulau Sabu,” ungkapnya.

Lukas Miha Lena juga berharap agar fasilitas ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, “Semoga mesin yang disiapkan PLN dan juga panel-panel surya yang dipasang tidak cepat rusak dan memberi manfaat yang lebih lama hingga anak cucu kami.”

Hingga saat ini, rasio Eelektrifikasi (RE) Provinsi NTT sudah 96,44 %. Data menunjukkan bahwa masih ada sekitar 3,58 % atau setara dengan 49.534 rumah tangga yang belum menikmati listrik. Dari jumlah tersebut, 5.532 rumah tangga berada di Kabupaten Sabu Raijua. Penambahan pembangkit ini menjadi kunci utama untuk mempercepat penurunan angka tersebut.

Acara ground breaking ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Sabu Raijua, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, masyarakat Desa Eilode, serta jajaran manajemen PLN UIW NTT, UPK Timor, dan UP3 Kupang.(*)

  • Penulis: Tim PLN UIW NTT
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPR RI: “Pidato Presiden Jokowi dalam IMF-WB, Pidato Era Milenial“

    Ketua DPR RI: “Pidato Presiden Jokowi dalam IMF-WB, Pidato Era Milenial“

    • calendar_month Sab, 13 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua-Bali, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai pidato Presiden Jokowi tentang kondisi perekonomian dunia pada pembukaan Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF – World Bank 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, sangatlah tepat. Terlebih, pidato disampaikan dalam bahasa millenial yang mudah dicerna. Tak heran, jika Presiden Jokowi mendapat standing ovation dan menjadi […]

  • Bareskrim Selidik Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis & ‘Bully’ di KPI

    Bareskrim Selidik Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis & ‘Bully’ di KPI

    • calendar_month Jum, 3 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan bakal menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis dan bully ‘perundungan’ yang terjadi di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. “Saya sudah arahkan untuk lidik,” kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, pada Kamis, 2 September 2021. Menurut Komjen Agus, penanganan perkara tersebut akan diarahkan ke […]

  • Anita Gah Konsisten Sosialisai Empat Pilar Kebangsaan

    Anita Gah Konsisten Sosialisai Empat Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id–Anita Jacoba Gah, Anggota DPR RI Komisi X (pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian, dan kebudayaan) dari Fraksi Partai Demokrat konsisten melaksanakan sosialisasi 4 (empat) Pilar Kebangsaan bagi konstituen di Kota/Kab Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengambil tempat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gereja Wesleyan Indonesia (GWI) Mahanain Namosain Kota Kupang-NTT, Selasa/18 September 2018 pukul 09.00 wita-selesai; […]

  • Mimpi George Hadjoh, Kota Kupang Bersih & Hidup 24 Jam

    Mimpi George Hadjoh, Kota Kupang Bersih & Hidup 24 Jam

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh mengimpikan ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kota Kupang dapat bergeliat hidup selama 24 jam dan menjadi kota terbersih di Indonesia. Komitmen tersebut bukan hanya sekadar ucapan belaka atau lips service, namun terejawantah dalam tindakan nyata. Dimulai sehari pasca-pelantikan sebagai Penjabat Wali Kota oleh […]

  • 7 Tempat Wisata Alam Aceh Terpopuler

    7 Tempat Wisata Alam Aceh Terpopuler

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Objek wisata yang ada di tanah air terbentang dari Sabang hingga Merauke. Sabang sendiri adalah nama salah satu kota di Aceh, provinsi paling ujung di Pulau Sumatra dengan banyak tempat wisata, salah satunya adalah wisata alam. Wisata alam yang ada di Aceh layak untuk dijadikan destinasi mengingat Aceh memang punya keindahan alam yang memesona. Sebelum […]

  • Salah Ketik (Typo) Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

    Salah Ketik (Typo) Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Jerry Massie (Pengamat Politik Political and Public Policy Studies) Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan tak profesionalnya lembaga negara dalam membuat regulasi. Berkelit salah ketik menjadi alasan klasik dalam membuat sesuatu. Sejauh ini, senjata utama ala Typo atau salah ketik. Alasannya, saya nilai lantaran kurang koordinasi, kurang keterbukaan dan kurang sosialisasi ke publik. Di era […]

expand_less