Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Sampai Kapan Covid-19 Berakhir

Sampai Kapan Covid-19 Berakhir

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Okt 2020
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Dra. Bernadeta Meriani Usboko, M.Si. Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Kesra

Saat ini seluruh belahan bumi resah karena tidak pasti masa tinggalnya Covid-19. Ibarat anak manusia, kehadirannya sangat dirindukan dan menggemaskan. Berbeda dengan makhluk yang satu ini. Besarnya tak terlihat mata telanjang, keberadaannya tidak disadari dan kejamnya melebihi bom nuklir. Sakit, takut, gelisah dan sangat meradang hadirnya.

Dalam permenungan panjang kupandangi langit biru yang begitu tenang dan dalam batin aku bertanya, Covid-19 mengapa kau harus datang, mengapa planet bumi ini juga dihuni olehmu dan mengapa engkau enggan pergi, ini salah dan dosa siapa?. Tuhan…masih adalah setitik cinta-Mu untuk kami?.

Banyak berita yang aku perolehi dan perdebatan silih berganti memenuhi benakku, benakmu dan benak mereka tentang ketidakpastian kapan Covid-19 berakhir. Beradaptasi dengan kebiasaan baru merupakan pilihan tepat akan kehadiran Covid-19. Beradaptasi dengan kebiasaan baru protokol kesehatan perlu didisiplinkan, kerja sama semua pemangku kepentingan sangat penting. Di samping itu, dialog dan diskusi dengan berbagai pihak, membangun kemitraan, juga penting untuk belajar dari berbagai pengalaman dalam menyikapi makhluk yang satu ini, juga perlu sinergi dalam pencegahan dan penanganannya bahkan kerja sama antar wilayah dan negara.

Ini tantangan besar dan berat, kesehatan dan ekonomi perlu diseimbangkan dengan tepat. Bagaimana orang sakit dapat bekerja mencari nafkah, bagaimana memenuhi kebutuhan pokok?. Bagaimana dapat bekerja bebas dan bukan hanya bersuara bebas?. Tidak dapat mungkiri, kita harus dapat bekerja, kebutuhan harus tercukupi dan itu vital.

Ketika pemerintah melonggarkan kebijakan seperti tempat kerja, pasar, rumah ibadah bahkan sebentar lagi pilkada serentak kemungkinan besar angka Covid-19 naik dan muncul kluster baru. Untuk mencegahnya, selain taat protokol kesehatan, sangat diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi terutama bagi masyarakat yang tak terjangkau dan tak terlayani yang minim informasi.

Perlu ditingkatkan kewaspadaan antara orang yang satu dengan orang yang lain. Kita tidak tahu apakah pada diri kita, orang lain juga demikian dan atau pada orang yang barusan ketemu. Waspada itu penting kata bang Napi, demikian pula kita dalam mewaspadai pergerakan Covid-19.

Mencermati maraknya penularan covid-19 yang diperoleh dari berbagai media dan tercatat tentang NTT dari Pusdalops NTT (Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT), kasus positif Covid-19 hingga Minggu, 11 Oktober 2020, terkonfirmasi 565 kasus, masih dirawat 205 pasien, sembuh 353 orang dan meninggal 7 orang; Probable 1 kasus, sembuh 1 dan meninggal 6 orang; Suspek saat ini 65 orang, sembuh 2.309, meninggal 26 orang; Kontak Erat saat ini 976 orang, dan selesai 3.884 orang.

Berita tentangnya terus menyusul entah kapan akan surut dan berakhir, karena itu, kita harus waspada dan taati protokol kesehatan. Kita mesti berkomitmen dengan menjaga diri sendiri dan orang-orang tercinta kita di rumah, tempat kerja dan lingkungan di mana kita berada. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, langkah yang telah dilakukan antara lain menaati regulasi linier dan bersinergi dari pusat sampai daerah, protokol kesehatan (pemakaian masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, jaga jarak), lockdown, pembatasan sosial berskalah besar (PSBB), pembatasan penumpang dan Pool Test.

Dalam rangka menghambat lonjakan penularan Covid-19 dan mendukung masyarakat NTT kembali pada zona hijau, maka diseminasi informasi sebagai berikut :

Pertama, Perbanyak frekuensi penyebaran informasi positif singkat, padat dan jelas dalam berbagai bentuk (selebaran, poster, siaran radio, folder, cerita berseri seperti hidup sehat bebas corona, diskusi, talk show) ke seluruh pelosok secara terpadu dan berkesinambungan;

Kedua, Penyebaran informasi dapat menggunakan/memanfaatkan Lembaga keagamaan/rumah ibadah, tempat-tempat umum dan strategi dengan menggunakan papan reklame, spanduk dan videotron;

Ketiga, Perketat patroli, ronda, penjagaan tempat-tempat strategis dari kerumunan orang banyak dan pemberian sanksi yang dapat memberi efek jerah;

Keempat, Batasi penumpang darat, laut dan udara baik masuk maupun keluar dari dan ke NTT termasuk kabupaten dan kota;

Kelima, Batasi aktivitas masyarakat pada jam malam di luar rumah;

Keenam, Setiap lembaga pemerintah, swasta, sekolah, toko-toko, warung/rumah makan, tempat umum dan setiap rumah wajib menjalankan protokol kesehatan dengan menyiapkan sarana cuci tangan, hand sanitizer dan menggunakan masker;

Ketujuh, Informasi yang disampaikan bersumber dari instansi yang berwenang dan dapat dipertanggungjawabkan kemudian disebarluaskan oleh dan untuk semua;

Kedelapan, Informasinya dikemas menarik, isinya singkat, padat dan jelas disertai gambar untuk mendukung masyarakat yang belum melek huruf;

Kesembilan, Selain informasi pencegahan Covid-19, informasikan juga pola hidup sehat seperti hindari stres, perbanyak minum air panas, olahraga dan konsumsi Vitamin C serta istirahat yang cukup.

Kesepuluh, Masalah Covid-19 sangat berdampak pada ekonomi masyarakat karena itu, perlu mencari solusi terbaik dan terpadu, secara khusus memberi perhatian kepada masyarakat yang bekerja serabutan melalui keterampilan hidup yang terorganisir dengan baik dan pendampingannya dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini instansi yang punya kewenangan dengan melibatkan tokoh kunci setempat.

Permenunganku berlanjut … Sampai kapankah gerangan, hati kami mendung dikerandakan Covid-19. Koyakkan hatimu dan bukan bajumu, kita bersatu dan angkat hati. Teringat aku pada bacaan Kitab Suci 1 Raja-Raja 17 : 7-24 tentang Elia dan janda di Sarfat. Kusimak bacaan tersebut, ternyata Iman dan kepercayaan yang menyelamatkan. Tuhan kami percaya Engkau berkuasa atas segalanya, jika Engkau membuka tingkap langit dan mencurahkan berkat tidak ada yang dapat menutupnya atau sebaliknya.

Terima kasih Tuhan kami masih diberi waktu untuk berbenah. Kuatkan dan sertai kami dalam situasi ini. Hanya kepada Tuhan kami berharap dan berpasrah. Suara Ryan Lasso dengan judul lagu Waktu Tuhan Pastilah Yang Terbaik, menyadarkan lamunanku. (*)

Foto utama (*/istimewa)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Jenderal Marah Kapolres Sleman Soal Penanganan Kasus Hogi Minaya

    Mantan Jenderal Marah Kapolres Sleman Soal Penanganan Kasus Hogi Minaya

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus tersebut menyoroti penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka setelah mengejar pelaku penjambretan yang menyebabkan pelaku tewas.   Jakarta | Anggota Komisi III DPR RI, Irjen Pol (Purn) Safaruddin meluapkan kemarahan kepada Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo dalam rapat Komisi III DPR, Rabu, 28 Januari 2026. Safaruddin menilai penanganan kasus Hogi Minaya mencerminkan […]

  • Semana Santa 2025 Larantuka, PLN Siap Amankan Pasokan Listrik

    Semana Santa 2025 Larantuka, PLN Siap Amankan Pasokan Listrik

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Semana Santa merupakan tradisi keagamaan dan budaya spiritual masyarakat Larantuka, sekaligus magnet bagi para peziarah dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.   Larantuka | Jelang perayaan Semana Santa dan Paskah Tahun 2025 di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, maka PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Flores Bagian Timur melakukan berbagai langkah antisipatif […]

  • Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

    Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

    • calendar_month Jum, 9 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada padamnya aliran listrik PLN dan jaringan telekomunikasi, dan layanan bahan bakar minyak (BBM) pada Senin, 5 April 2021. Hampir semua layanan perbankan buka pada Selasa, 6 April 2021. Layanan Perbankan pun terdampak dengan tidak berfungsinya anjungan […]

  • 10 Pelabuhan Raih ‘Green Port Award’ Termasuk Pelabuhan Tenau

    10 Pelabuhan Raih ‘Green Port Award’ Termasuk Pelabuhan Tenau

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bekerja sama dengan IDSurvey menghelat Green Port Award 2022 bertema “Indonesia Menuju Pelabuhan Berkelanjutan Kelas Dunia”pada Rabu, 28 Desember 2022 di Jakarta. Sebanyak 149 pelabuhan se-Indonesia diseleksi untuk selanjutnya masuk nominasi Green Port Award 2022. Tim asesor beranggotakan perwakilan Sucofindo dan Biro Klasifikasi […]

  • Gubernur BI Perry Warjio : Saya Bangga Gunakan Produk Unggulan NTT

    Gubernur BI Perry Warjio : Saya Bangga Gunakan Produk Unggulan NTT

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjio saat mengikuti secara virtual Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) bertema  “Kilau Digital Permata Flobamora,” pada Jumat, 18 Juni 2021 di Puncak Waringin Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengajak untuk terus menggunakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) […]

  • Investasi Ekonomi Digital Indonesia Jadi Perhatian Presiden Jokowi

    Investasi Ekonomi Digital Indonesia Jadi Perhatian Presiden Jokowi

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Transformasi ekonomi digital merupakan salah satu fokus utama Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Untuk itu, Indonesia memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Saat membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting […]

expand_less