Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Satgas Belu Helat Rakor Evaluasi Perkembangan Covid–19

Satgas Belu Helat Rakor Evaluasi Perkembangan Covid–19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Tim satuan tugas (Satgas) Covid–19 Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat rapat koordinasi (Rakor) evaluasi percepatan penanganan Covid–19 terkait vaksinasi dan penyesuaian data antara kabupaten, provinsi dan nasional, untuk percepatan pemutusan mata rantai penyebaran Covid–19 di wilayah Kabupaten Belu.

Rakor dipimpin Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD–KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM. dan Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro di Sekretariat Satgas Covid–19 Atambua pada Rabu, 6 Oktober 2021.

“Jadi, secara umum berdasarkan rilis dari kementerian dan data–data lapangan yang kita punya termasuk vaksinasi, ada hal–hal penting yang harus kita bahas. Data– datanya naik turun di antaranya, tingkat kesembuhan, kematian, rawat inap, tingkat mobilitas masyarakat. Dan, yang paling penting tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tandas Bupati Belu.

Terkait kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang belum maksimal, Bupati meminta kepada Satgas Covid–19 untuk melakukan tindakan–tindakan terukur dan tetap memberikan pemahaman dengan baik kepada masyarakat sehingga tidak terjadi hal–hal brutal oleh masyarakat.

“Oleh karena itu, tindakan–tindakan yang dilakukan di lapangan tetap persuasif, tidak konfrontatif tetapi juga harus terukur, karena sebagian masyarakat masih kurang paham terhadap Covid–19, dan kita juga tetap berpegang pada aturan,” imbuhnya.

Bupati dr. Agus Taolin menyebutkan bahwa kasus Covid–19 yang paling tinggi dan masih tetap menduduki tempat pertama adalah Kecamatan Kota Atambua, Atambua Barat, Atambua Selatan, dan Kecamatan Tasifeto Barat. Kasus Covid pada angka sedang, di Kecamatan Raihat, Kakuluk Mesak dan Kecamatan Tasifeto Timur. Sedangkan, Kecamatan Nanaet Duabesi, Raimanuk, Lasiolat, Lamaknen Selatan dan Kecamatan Lamaknen tetap 0 kasus.

“Untuk itu, dari spesifikasi data di dalam kota ini kita lihat mobilisasi terbanyak, interaksi terbanyak dan pusat–pusat perdagangan terbanyak, maka kasus Covid–19 akan tinggi,” ujar Bupati Belu.

Selanjutnya, dikatakan Bupati Belu terkait antusias masyarakat untuk menyelenggarakan pesta dan sebagainya, pemerintah akan melakukan berbagai cara dan upaya melalui kesepakatan bersama, salah satunya boleh melaksanakan pesta dari pukul 6.00—18.00 WITA.

“Khusus untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, akan dilaksanakan setelah guru dan siswa/siswi sudah melakukan vaksinasi di atas 70 persen,” tambah Bupati. (*)

Berita: (*/Kominfobelu – Dora & Norci)

Foto: Hirro

Editor: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Swapraja di TTS Konsisten Dukung Simon Kamlasi–Andry Garu

    Tiga Swapraja di TTS Konsisten Dukung Simon Kamlasi–Andry Garu

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Tiga Swapraja di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yakni Usif Nope dari Swapraja  Amanuban, Usif Banunaek dari Swapraja Amanatun dan Usif Oematan dari Swapraja Mollo, memastikan dukungannya untuk putra daerah dalam pertarungan politik lima tahunan di NTT. Tiga Swapraja di Kabupaten TTS, secara terbuka mendukung Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu (SIAGA) dalam […]

  • Besipae Jadi Kawasan Hutan Energi, VBL : Pulau Timor Bakal Jadi Sumber Protein

    Besipae Jadi Kawasan Hutan Energi, VBL : Pulau Timor Bakal Jadi Sumber Protein

    • calendar_month Sab, 6 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Besipae-TTS, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melakukan kunjungan kerja di kawasan Besipae Kabupaten TTS pada Jumat, 5 November 2021. Dalam kunjungan kerja kali ini terkait dengan pengembangan hutan energi berbasis masyarakat. Gubernur VBL menyampaikan bahwa pembangunan yang dikerjakan oleh pemerintah provinsi harus dengan sinergi yang benar bersama pemerintah kabupaten serta […]

  • Gubernur NTT: “Kemiskinan Miliki Efek Psikologis & Sosiologis Yang Menyakitkan“

    Gubernur NTT: “Kemiskinan Miliki Efek Psikologis & Sosiologis Yang Menyakitkan“

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Kemiskinan, ketimpangan, pengangguran, kelaparan, gizi buruk, stunting, dan perdagangan manusia (Human Trafficking) masih melanda. Data penduduk miskin NTT tahun 2018 berjumlah 1,1 juta jiwa atau sekitar 21,78% mencakup 1/5 penduduk NTT (diantara 5 penduduk terdapat 1 penduduk miskin); merupakan penggalan Pidato Politik Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Gedung DPRD Prov […]

  • Jaman Sekarang Kok Jujur?

    Jaman Sekarang Kok Jujur?

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Gus Raharjo Ganjar Pranowo memang menyebalkan. Sering aku dibikin geleng-geleng kepala melihat sikapnya. Ada pejabatnya yang ketahuan korupsi langsung disikat. Sedikit saja pelayanan publik ketahuan pungli, langsung ditegur habis-habisan. Belum lagi kalau mendapati proyek pembangunan yang spesifikasinya tidak sesuai standar, bakal dikejar penyedia jasanya. Sikap Ganjar ini tentu saja mengandung risiko. Sudah pasti […]

  • Meja Rakyat Melki-Johni Respons Cepat Aduan Masyarakat

    Meja Rakyat Melki-Johni Respons Cepat Aduan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 1Komentar

    Loading

    Meja Rakyat disediakan secara tatap muka atau offline di ruang pengaduan lantai 1 Kantor Gubernur NTT dan secara daring (online) melalui nomor WhatsApp pengaduan 081138319989 dan 081138319988.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berambisi mentransformasi pemerintahan yang modern hingga mewujudkan NTT lebih maju, sehat, dan berkelanjutan. Dan […]

  • Gakkumdu Hentikan Proses Kasus Bagi Sembako oleh Yayasan Fahiluka

    Gakkumdu Hentikan Proses Kasus Bagi Sembako oleh Yayasan Fahiluka

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu melalui Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andreas Pareira mengatakan, proses laporan dugaan pembagian sembako di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk sudah dihentikan. Hal itu dikemukakan Andreas Pareira kepada Garda Indonesia, pada Senin, 9 November 2020. Baca […]

expand_less