Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Saya Menangis

Saya Menangis

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Iyyas Subiakto

Pagi ini, sudah hampir dua bulan saya merasakan sakit ngilu di pinggul. Sudah di terapi dan diurut, namun tak reda juga rasa sakitnya.

Masalah usaha sudah setahun di tengah pandemi harus bertahan optimal. Ada investasi yang sudah setahun belum bisa berjalan karena pasarnya drop. Keadaan ini cukup berat juga dirasakan karena ada banyak perut yang harus diurus. Bertahan adalah pilihan satu-satunya.

Tapi begitu melihat Jokowi,  tekanan kepada kita tidak ada “Sekulit Ari” kesulitan manusia pilihan ini. Dia tegar, bekerja tanpa banyak bicara, dan jelas hasilnya. Bukan seperti pendahulunya yang cuma prihatin dan mangkrak semua.

Sambil terus mengikuti berita tentang pemerintah di tengah badai pandemi, dan musibah bencana. Pemerintahan kali ini begitu beratnya menanggung semua ini. Belum lagi caci maki tak henti dari oposisi berhati babi.

Mereka tak peduli kondisi, pandemi justru dipinjam untuk amunisi menyerang Jokowi, bahkan musibah pesawat pun sempat mereka jadikan alat menghujat.

Membayangkan Jokowi, dia ibarat berjalan di tengah ranjau. Harus berhati-hati memilih jalan, tapi tatapan ke depan juga diperlukan, belum lagi rakyat kanan kiri yang terus melambaikan tangan dengan  penuh harapan, seolah berpesan, kuatlah Pak Jokowi hidup kami di tangan dinginmu mengurus negeri ini.

Di kesempatan kunjungan meninjau banjir Kalimatan Selatan, kita melihat Jokowi masih sempat membagikan hadiah kepada anak yang menyalaminya. Ini luar biasa, bagaimana dia menata pikiran, hati, mata, dan langkahnya. Terbayang tekanannya.

Mendengar kabar dari Jiran Malaysia dan Filipina yang belum ada tanda kepastian tentang pemenuhan vaksin, bagaimana perasaan mereka. Belum lagi investornya pada lari ke Indonesia.

Sementara kita yang sudah diusahakan vaksin dengan kepastian tetap saja jadi gorengan murahan. Menyoal kualitas, halal, dan seterusnya. Kawan saya ada yang menyoal kalau nanti disuntik lalu mati, saya jawab ya tak apa-apa, wong sebentar lagi juga kau mati, lah usianya kan sudah 65 tahun, yang datang kan cuma dua kematian atau pikun.

Puncaknya adalah perilaku jahanam seorang anggota perlemen yang menunjukkan aslinya, kebanggaannya sebagai anak PKI dia obral murahan. Dendam pribadinya kepada Jokowi sampai menutup nalar nuraninya, bahwa mulutnya didengar jutaan kuping dan dilihat mata rakyat yang kadang langsung percaya.

Penolakannya itu adalah pembangkangan, tapi partainya hanya memindahkan dia dari Komisi IX ke Komisi VII, yang membidangi energi dan lingkungan hidup. Dia bisa redup atau tambah murup. Basah juga di sana.

Bak manusia kehilangan Tuhan, kok rasanya sulit bersyukur dari apa yang diterima. Tapi memang dari angka, Jokowi dipilih 85,6 juta suara, sisanya 68 juta terdiri dari pembenci, tak mengerti, tak peduli. Tapi mereka tetap rakyat yang harus diurusi, dan Jokowi adalah pemimpin sejati yang bertindak dengan dasar hati nurani, bukan pilih kasih dan membenci.

Kondisi ini membuat kita harus bersikap lebih berani kepada musuh-musuh Jokowi, tidak terkecuali. Ada mantan petinggi yang kerap mencuri kekayaan negeri tapi sok suci pakai menasihati Jokowi. Go to hell with you para gali.

Mereka kerap menutupi capaian Jokowi, dan beberapa menteri. Di tengah pandemi Indonesia masih menduduki negara ketiga didunia yg ekonominya bertahan dengan kekuatan prima, ratusan investor mengantre membawa miliaran dollar dan berdampak akan terserapnya jutaan tenaga kerja. Begitu kok diolok-olok makhluk berotak jongkok.

Saya terus mengingatkan kepada anak muda agar mereka waspada kepada “Politisi Tua Bangka” yang hidupnya ditempa oleh lingkungan tak berperikemanusiaan, mereka inilah yang  sedang mengerami keturunannya untuk melanjutkan menguasai kekuasaan.

Jangan beri mereka kesempatan, hadang mereka, karena keberadaan mereka bisa mematikan Indonesia.(*)

Foto utama oleh (*/unsplash/@louiscesar)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Naikkan Kapasitas Listrik RSPP Betun di Batas RI-Timor Leste

    PLN Naikkan Kapasitas Listrik RSPP Betun di Batas RI-Timor Leste

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur RSPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, mengungkapkan peningkatan daya ini adalah realisasi dari perencanaan jangka panjang, sejak lima tahun lalu.   Kupang | Masyarakat Kabupaten Malaka kini selangkah lebih dekat menikmati layanan kesehatan yang modern dan setara dengan kota besar. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang resmi memberikan dukungan penuh melalui peningkatan daya […]

  • Presiden Jokowi Apresiasi, Rapor Pemerintah WTP 3 Tahun Berturut-turut

    Presiden Jokowi Apresiasi, Rapor Pemerintah WTP 3 Tahun Berturut-turut

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo bersyukur atas capaian pemerintah pusat yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2018 setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pencapaian ini diraih pemerintah pusat untuk tiga kali berturut-turut sejak tahun 2016. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam […]

  • Pengukuhan Keluarga Besar Maumere, Gubernur NTT Pinta Olah Narasi Budaya

    Pengukuhan Keluarga Besar Maumere, Gubernur NTT Pinta Olah Narasi Budaya

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengharapkan agar Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) mampu bernarasi tentang budaya yang ada di Kabupaten Sikka. Pinta Gubernur Viktor disampaikannya saat mengikuti acara Pengukuhan Badan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Maumere di GOR Oepoi Kupang, pada Sabtu, 28 September 2019. “Jangan kita buatkan program […]

  • Senat Undana Pilih Rektor Baru Periode 2025—2029, Pengganti Maxs Sanam

    Senat Undana Pilih Rektor Baru Periode 2025—2029, Pengganti Maxs Sanam

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pada Selasa siang, 2 Desember 2025 pukul 13:00 Wita hingga 14:46 WITA menghelat rapat senat tertutup memilih rektor baru periode 2025—2029. Perhelatan pemilihan Rektor Undana kesepuluh yang dihelat di Aula Rektorat Undana lantai tiga ini guna memilih Rektor Undana ke10 pengganti Maxs Sanam. Sejumlah 61 Senat Undana dan […]

  • TUKAR UANG BARU! BI NTT Sedia 2,48 Triliun Pecahan 1.000—50.000

    TUKAR UANG BARU! BI NTT Sedia 2,48 Triliun Pecahan 1.000—50.000

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) melakukan peluncuran atau kick off “Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi)” pada Senin pagi, 18 Maret 2024. Adapun Serambi dicanangkan Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah dan layanan kas kepada masyarakat pada momentum Ramadan dan Idul Fitri. Kepala […]

  • Menlu Retno: G20 di Bali November 2022 ‘On The Right Track’

    Menlu Retno: G20 di Bali November 2022 ‘On The Right Track’

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan bahwa persiapan Indonesia menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan dihelat di Bali pada November 2022 berada pada jalur yang tepat. Kesiapan tersebut mencakup segi logistik maupun substansi. “Oh sudah, kita sudah siap dari segi logistik maupun substansi. Saya kira persiapan kita on the […]

expand_less