Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Saya Mimpi PDIP Diare Karena Kebanyakan Minum Teh Botol

Saya Mimpi PDIP Diare Karena Kebanyakan Minum Teh Botol

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Entah karena selama akhir pekan kemarin saya mendapati ribuan baliho besar dan mencolok “Kepak Sayap Kebinekaan Puan Maharani” di setiap kilometer perjalanan saya dalam rangka “Tour de Central Java” atau terngiang-ngiang dengan wajah tampan Mas Bambang Pacul, tadi malam sepulang ke Jakarta saya bermimpi tentang partai favorit saya PDIP..

Mimpi saya buruk. Dalam mimpi saya tahun 2024 perolehan suara PDIP melorot anjlok terburuk sepanjang PDIP berdiri. Padahal sebelumnya PDIP adalah berturut-turut “the ruling party‘ alias partai penguasa atau juara. Apa pasal sehingga PDIP tidak lagi menjadi pilihan masyarakat ? Dalam mimpi saya digambarkan, karena masyarakat “eneg” melihat elite partai kebanyakan pesta “teh botol” sehingga mabuk sampai muntah-muntah.

Masyarakat merasa partai ‘wong cilik’ mulai durhaka sama rakyat. Para elite terlihat mulai  “nggege mongso” atau keburu nafsu sebelum waktunya memaksakan kehendak tanpa berpijak pada realitas. Dogma memaksakan minum Teh Botol apa pun makanannya dilihat masyarakat sudah tidak berpijak pada kehendak rakyat. Lah wong sekarang rakyat sehabis makan lebih banyak minim air putih atau teh ‘wasgitel’ (wangi, panas, sepet, legi dan kentel) kok dipaksakan minum Teh Botol, opo tumon?

Dengan memaksakan kader PDIP dan juga rakyat minum Teh Botol dan memaksakan memasang baliho Teh Botol sebagai simbol kebinekaan, Bambang Pacul seolah mendorong partai ke arah berlawanan dengan kehendak rakyat. Bambang Pacul mungkin sudah lupa rakyat ini pemegang saham terbesar partai bukan para elite atau pengurusnya. Lagi pula tidak semua pengurus PDIP yang sudah sepuh-sepuh apa ya masih ‘kerso’ minum Teh Botol sih ? Apa iya Ibu Megawati Soekarnoputri yang sekarang sudah berusia 74 tahun juga suka minum Teh Botol ? Saya tidak yakin.

Tapi ini hanya mimpi saya. Tapi setelah saya renungkan bukan tidak mungkin akan terjadi kalau indoktrinasi ala Teh Botol ini dipaksakan oleh elite partai. Hal ini akan jadi “sandyakalaning” (saat-saat akhir) dari kejayaan PDIP.

Saran saya sebelum “kebacut” atau kebablasan, Ibu Megawati Soekarnoputri harus menasihati Mas Bambang Pacul. Jangan memaksakan kehendak. Misi utama partai politik siapa pun dia pasti ujung-ujungnya adalah kekuasaan. Kalau cara dan strateginya salah, mereka akan bergerak ke arah sebaliknya untuk mendapatkan kekuasaan.

Selayaknya Mas Bambang Pacul sebagai Ketua Bapilu PDIP menggerakkan potensi pengurus partai di setiap ranting, cabang dan daerah untuk menanyakan kepada rakyat ‘wong cilik’, kesukaan rakyat sekarang ini minum Teh Botol atau air putih atau teh wasgitel. Elite partai saat ini harusnya sadar bahwa sudah ‘gak njaman‘ memaksakan kehendak secara “top down“. Rakyat itu perlu “diwongke” atau diorangkan atau dihargai keberadaannya. Bukan dikesampingkan.

Eh ada yang ketinggalan. Dalam mimpi saya ada “Satrio Piningit” yang akhirnya bisa menyelamatkan partai berlambang banteng bermoncong putih ini. Yaitu dua orang pria kurus yang berasal dari “punjering” (pusat) tanah Jawa. Yang satu membawa peralatan kayu berbaju putih dan yang satu “ngontel” (mengayuh) sepeda berambut putih. Entah siapa mereka…

Untuk mendapatkan jawaban, saya berharap bisa bermimpi lagi nanti malam…(*)

Salam SATU Indonesia

Foto utama oleh jurnalnews.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisaris BPD se-Indonesia Ajak Berkunjung ke Labuan Bajo

    Komisaris BPD se-Indonesia Ajak Berkunjung ke Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Pertemuan para komisaris Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia sudah berakhir, dan para bankir telah kembali ke provinsi mereka, namun ada yang menarik untuk disimak dalam pertemuan pengurus maupun anggota Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPD se-Indonesia Timur pada 3-4 Agustus 2022 di Labuan Bajo. Mereka benar-benar terkesima dengan keindahan alam Labuan […]

  • Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

    Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Loading

    Gunung Meja Ende mencerminkan keunikan dan kekayaan alam Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memesona. Puncaknya yang datar menyerupai meja, gunung ini menjadi simbol alam yang ikonik sekaligus menyimpan nilai-nilai historis yang erat dengan kehidupan masyarakat Ende. Keberadaannya tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga menjadi saksi perjalanan waktu yang memadukan tradisi, mitos, […]

  • DPR RI Ketok Palu Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

    DPR RI Ketok Palu Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan 80 juta anak Indonesia dengan melakukan terobosan progresif melalui pengesahan RUU Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. “Batas minimal umur perkawinan bagi perempuan dan laki-laki dipersamakan, yaitu 19 tahun,” ujar Menteri Pemberdayaan […]

  • Lantamal VII Kupang Publikasi ‘Mandalika International Marathon 2018’

    Lantamal VII Kupang Publikasi ‘Mandalika International Marathon 2018’

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Lantamal VII Kupang melakukan publikasi kegiatan Lomba Lari Internasional yang diinisiasi oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 4 November 2018 di Kuta Beach The Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB). Bertajuk ‘The Indonesian National Armed Forces Mandalika International Marathon 2018’ semula direncanakan digelar pada tanggal 23 September 2018 diundur […]

  • *Ilustrasi Anak Menenun. Felicia Laura Lulu Taiboe dan Gregoria Carla Bere dari Sanggar Tenun Nunupu Belu sementara bersekolah di SMP Negeri 1 Atambua*

    Remaja Putri Putus Sekolah Jadi Pewaris Tradisi Menenun di Timor Tengah Utara

    • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa, Garda Indonesia | Instruktur tenun di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dekranasda Nusa Tenggara Timur (NTT) membimbing cara menenun kepada 80 remaja putri putus sekolah. Adapun berbagai latihan dilakukan oleh instruktur kepada para remaja yang belum mampu seperti cara menggulung benang, latihan NON, latihan cara ikat, dan cara menenun. Kepada Garda […]

  • Dharma Bakti Lantamal VII – Bedah Rumah RTLH Menjadi RLH

    Dharma Bakti Lantamal VII – Bedah Rumah RTLH Menjadi RLH

    • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H. meresmikan Rumah Layak Huni (RLH) di Jl Kecipir Lorong Abadi RT02 RW 01 kelurahan Bakunase Kecamatan Kotaraja, Kota Kupang – NTT, Selasa/02 Oktober 2018. Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H. mengatakan kegiatan Bedah Rumah Tidak […]

expand_less