Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SIAGA Bangun NTT dari Desa

SIAGA Bangun NTT dari Desa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

NTT merupakan provinsi kaya akan budaya dan potensi alam. Untuk itu, pembangunan untuk kesejahteraan rakyat menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Paket SIAGA.

 

Kupang | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) akan menerapkan pola kepemimpinan yang berbeda ketika dipercaya memimpin NTT 5 tahun ke depan.

Komitmen ini disampaikan Simon Petrus Kamlasi (SPK) saat berorasi di hadapan puluhan ribu massa pendukung pada kampanye akbar di lapangan Sitarda, Kota Kupang, Rabu malam, 13 November 2024.

Dalam orasinya yang penuh semangat, SPK berbicara dengan tulus tentang visinya untuk NTT. Menurut SPK,  kepemimpinan berbeda yang dimaksudkan adalah tidak lagi duduk di balik meja saja, namun bekerja dari lapangan, di desa-desa, di rumah-rumah penduduk.

“Sebagai seorang anak dari keluarga sederhana, saya tahu bagaimana rasanya hidup di tengah keterbatasan. Jika nanti saya dipercaya memimpin NTT, rumah saya adalah rumah rakyat. Saya akan bersama mereka, turun langsung ke bawah, melihat langsung kondisi mereka, bahkan jika kemalaman, saya akan tidur bersama rakyat,” ujar SPK dalam kampanyenya yang dihadiri oleh puluhan ribu pendukung.

Pria kelahiran Timor Tengah Selatan pada 14 April 1975 itu tumbuh besar dalam kesederhanaan. Ia menyadari betul bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa merasakan dan memahami perjuangan rakyatnya.

Simon Petrus Kamlasi menginginkan NTT bukan hanya dipimpin dari atas, tetapi dari tengah-tengah rakyat yang sesungguhnya, dengan menyelami langsung kehidupan mereka. Dan sebagai mantan prajurit TNI, dia mengedepankan disiplin, keberanian, dan dedikasi yang telah dia pelajari selama bertugas.

“Di TNI, saya diajarkan untuk selalu berada di barisan terdepan, tidak pernah mundur dari tantangan. Saya ingin mengaplikasikan nilai-nilai itu untuk membangun NTT,” tegas SPK.

Lebih lanjut, SPK juga mengungkapkan jika terpilih menjadi gubernur NTT, ia akan memilih untuk bekerja dari lahan masyarakat, mendengar langsung keluh kesah dan berkolaborasi untuk menemukan solusi terbaik dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada.

“Bukan hanya janji manis di atas panggung, tapi saya ingin hadir di tengah-tengah masyarakat. Lahan masyarakat akan menjadi tempat saya bekerja. Di sana, kita bisa berdiskusi, berkolaborasi, dan bersama-sama memajukan NTT. Saya ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar bermanfaat bagi rakyat, bukan hanya untuk segelintir orang,” ungkap pria yang dikenal tegas dan berjiwa sosial tinggi ini.

Pada kesempatan tersebut, SPK juga menekankan pentingnya kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama dalam visi misinya. Ia menyadari betul bahwa NTT, meskipun memiliki sumber daya alam yang melimpah, masih menghadapi masalah serius dalam hal pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Oleh karena itu, SPK berjanji untuk mengutamakan pembangunan yang merata, terutama di daerah-daerah terpencil yang selama ini terabaikan.

“NTT harus bangkit. Kita harus memberikan perhatian lebih kepada daerah-daerah yang selama ini jauh dari pembangunan. Saya ingin memastikan bahwa setiap anak NTT bisa mendapatkan pendidikan yang layak, setiap warga bisa merasakan pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan setiap daerah bisa menikmati kemajuan yang setara,” tambahnya.

Dengan latar belakangnya yang sederhana, kedekatannya dengan rakyat, serta tekadnya yang kuat untuk membawa perubahan, SPK berharap bisa menjadi pemimpin yang dapat dipercaya dan dicintai oleh rakyat NTT. Ia ingin agar NTT menjadi provinsi yang lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih memperhatikan kebutuhan masyarakatnya, tanpa membedakan siapa pun.

Kampanye SPK di Kota Kupang ini menambah semangat bagi masyarakat NTT yang ingin melihat perubahan nyata dalam kehidupan mereka. Dengan komitmen untuk selalu dekat dengan rakyat dan membawa suara mereka ke dalam kebijakan, SPK yakin bahwa NTT bisa mencapai kemajuan yang lebih besar. (*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: Percepat Penyaluran Bansos & Obat Gratis ke Masyarakat

    Presiden Jokowi: Percepat Penyaluran Bansos & Obat Gratis ke Masyarakat

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial dan obat-obatan gratis kepada masyarakat pada pekan ini. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari […]

  • Kasih-Nya Satukan Anak Jalan Nangka dalam Natal Oikumene 2024

    Kasih-Nya Satukan Anak Jalan Nangka dalam Natal Oikumene 2024

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Loading

    Berjibaku dengan curah hujan tinggi, namun tak mengendurkan semangat dan asa para pemuda-pemudi Jalan Nangka untuk memohon tuntunan dan kasih-Nya agar sedianya Natal bersama yang dicanangkan pada Sabtu, 28 Desember 2024 pukul 18:00 Wita—selesai dapat terlaksana.   Kupang | Perhelatan Natal bersama saat intensitas curah hujan tinggi menyisihkan kisah dalam rentetan pergumulan anak, pemuda-pemudi, dan […]

  • 11 Titik Longsor di Mandaling Natal Diatasi, 17 Korban Dievakuasi

    11 Titik Longsor di Mandaling Natal Diatasi, 17 Korban Dievakuasi

    • calendar_month Ming, 14 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan bersama relawan dan masyarakat telah menemukan 17 korban meninggal akibat banjir dan banjir bandang di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. 11 titik longsor yang awalnya menutup beberapa ruas jalan di Mandailing Natal juga sudah dapat diatasi. Alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi korban dan membersihkan material […]

  • Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Victory-Joss, sehari sebelum berakhirnya masa jabatan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 5 September 2023, maka Josef Nae Soi meluncurkan Bank Devisa pada Senin, 4 September 2023 pukul 08.00 WITA–selesai di lantai 5 kantor pusat Bank NTT Jalan W J Lalamentik, Kupang. Hadir saat peluncuran, Kepala Perwakilan […]

  • Padma Maluku Minta Pemerintah Siapkan Tenaga Kerja di Blok Migas Masela

    Padma Maluku Minta Pemerintah Siapkan Tenaga Kerja di Blok Migas Masela

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perwakilan Pelayanan Advokasi Untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma – Indonesia) Provinsi Maluku meminta pemerintah pusat untuk menyiapkan tenaga kerja yang bisa dipakai pada saat blok migas Masela dan Blok Moa Selatan beroperasi. “Sebagai anak daerah Maluku, kami tegaskan hal itu agar pemerintah tidak hanya membangun wacana soal Migas, tetapi lupa […]

  • 24.35 Juta Anak Akses Internet; KemenPPPA Proteksi Dini

    24.35 Juta Anak Akses Internet; KemenPPPA Proteksi Dini

    • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Biak Barat-Papua,gardaindonesia.id–Survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) diketahui jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143,26 juta. Dari jumlah tersebut, pengguna internet anak usia 13-18 tahun berjumlah 16,68% atau 24,35 juta anak yang mengakses internet di Indonesia. Sebagai upaya pencegahan dan proteksi dini terhadap pengaruh negatif internet bagi anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan […]

expand_less