Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Siaga Darurat Karhutla, Pemprov Riau Tebar Posko Kesehatan

Siaga Darurat Karhutla, Pemprov Riau Tebar Posko Kesehatan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

Loading

Pekanbaru, Garda Indonesia | Untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Provinsi Riau mendirikan ‘Posko Rumah Singgah Warga Terdampak Asap’ yang tersebar di 14 titik lokasi di Kota Pekanbaru.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/09/16/kebakaran-lahan-di-riau-kepala-bnpb-panglima-tni-dan-kapolri-tinjau-lokasi/

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo menyampaikan 14 titik lokasi tersebut di antaranya; Rumah Jabatan Asisten 2, Rumah Jabatan Asisten 3, Aula Dinas Sosial Provinsi Riau, Aula Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Aula Bappenda Provinsi Riau, Aula Rumah Sakit Jiwa Tampan, Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRS-AMPK).

Layanan Medis di Rumah Singgah korban karhutla di Riau

Kemudian Rumah Jabatan Kepala Dinas Sosial, Aula Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Kantor Dinas PUPR, UPT. Industri Pangan, Olahan dan Kemasan Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Mal Pelayanan Terpadu Kota Pekanbaru, UPT. Bapelkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dan Pusat Informasi Karhutla Rumah Jabatan Kepala Bappeda.

Selain itu jelas Agus Wibowo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau juga membuka pelayanan yang sama sehingga total Rumah Singgah di Provinsi Riau ada di 15 lokasi.

“Peralatan seperti kasur lipat (velbed), tabung oksigen, regulator, tabung oksigen kecil, selang oksigen, alat pengukur tekanan darah, obat-obatan, hingga makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita serta perlengkapan medis lainnya telah tersedia pada tiap-tiap posko dan sudah sesuai standar Kementerian Kesehatan RI. Selain itu, masing-masing posko juga disiagakan satu mobil ambulance,” terang Agus.

Agus menambahkan, posko kesehatan ini buka setiap hari dari pukul 08.00—22.00 WIB dan mulai dioperasikan sejak Minggu, 15 September 2019 hingga akhir masa siaga darurat yakni Kamis ,31 Oktober 2019. “Seluruh masyarakat bisa memperoleh pelayanan seperti konsultasi, cek kesehatan, cek tekanan darah, pemberian pernafasan menggunakan oksigen hingga fasilitas masker yang bisa didapatkan secara gratis dengan penanganan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau,” imbuhnya.

Adanya Rumah Singgah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain dapat mengurangi dampak negatif dari asap karhutla, pelayanan tersebut sekaligus sebagai tanda bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk pelayanan yang terbaik.

Farida (34) warga sekitar Posko Rumah Singgah Kantor Dinas PUPR Provinsi Riau merasa terbantu dengan adanya posko tersebut. Ibu yang kesehariannya mengurus rumah tangga ini dapat mengurangi rasa kekhawatirannya atas kebakaran hutan yang menimbulkan asap sejak dua bulan ini. Farida mengaku adanya asap ini mengganggu aktivitasnya terutama di luar ruangan. Pernafasan dan penglihatan terganggu akibat asap. Kegiatan belajar mengajar juga telah ditunda sejak Selasa (11/9/19) lalu.

“Aktivitas saya terganggu karena asap. Sudah seminggu sekolah libur. Saya ajak anak untuk mendapat fasilitas kesehatan ini dari pemerintah,” ujar Farida.

Posko Rumah Singgah Kantor Dinas PUPR Provinsi Riau sendiri telah melayani 95 pasien hingga Senin, 16 September 2019. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 13 pasien dinyatakan positif terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), sedangkan 1 pasien sudah dirujuk ke Rumah Sakit terdekat.

Adanya asap dari karhutla yang menyelimuti sebagian besar wilayah Bumi Lancang Kuning ini juga disebabkan karena faktor tidak adanya angin, sehingga asap terus terperangkap dan menggumpal di wilayah Riau.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM mengatakan bahwa untuk membersihkan udara dari polusi jahat ini bisa dilakukan dengan alat seperti Air Purify. Akan tetapi, solusi dari masalah asap dan karhutla adalah hujan.

“Wilayah ini tidak ada angin, jadi asap tidak bisa kemana-mana. Air Purify dibutuhkan, tapi hujan yang bisa menyelesaikan masalah,” ujar Yuliani.

Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau bersama unsur terkait lainnya akan terus memantau dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak asap karhutla. Seluruh pihak baik dari masyarakat, dunia usaha, pemerintah serta media diharapkan dapat mendukung dari keseluruhan kegiatan tersebut. (*)

Sumber berita (*/Humas BNPB)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN DESA BERDAYA! 14 Lahan Warga Poco Leok Jadi Lahan Pertanian

    PLN DESA BERDAYA! 14 Lahan Warga Poco Leok Jadi Lahan Pertanian

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program ‘Desa Berdaya’ telah membuka sebanyak 14 lahan terbengkalai milik warga Poco Leok untuk dijadikan lahan pertanian hortikultura terhitung sejak Agustus 2023. Program ini menjadi wujud konsistensi PT PLN (Persero) dalam menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk […]

  • Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

    Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

    • calendar_month Sen, 9 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Belu yang berkantor di Km. 16, Desa Bakustulama, kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap anggota veteran. Hal ini terungkap ketika salah satu anggota Veteran, Andreas Mali Liku (warga Kecamatan Lamaknen) berhasil memotret proses penyetoran uang kepada seorang […]

  • Alasan Covid-19, Polres Malaka Tak Hadiri Sidang Praperadilan Wartawan Sergap.id

    Alasan Covid-19, Polres Malaka Tak Hadiri Sidang Praperadilan Wartawan Sergap.id

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Sidang praperadilan yang seharusnya digelar pada Kamis, 6 Juni 2020 ditunda lagi hingga Rabu, 10 Juni 2020. Demikian penundaan itu tertuang dalam kesepakatan resmi antara Pemohon dan Hakim tunggal berdasarkan Surat permintaan tunda sidang dari Polres Malaka yang dibacakan oleh Hakim tunggal Gustav Bless Kupa, S.H. dalam ruang sidang Pengadilan Negeri […]

  • Hukum Berat!, Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak

    Hukum Berat!, Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Balikpapan,gardaindonesia.id – Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPP), Pribudiarta Nur Sitepu didampingi Plt. Deputi Bidang Perlindungan Anak, Sri Danti Anwar mewakili Kemen PPPA ikut hadir dalam sidang pembacaan putusan tersangka kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak yang dilakukan oleh salah satu pegiat lingkungan dan aktivis anak, Pandu Dharma Wicaksono (22) di Balikpapan, […]

  • Bareskrim Selidik Dugaan Dana ACT Mengalir ke Parpol

    Bareskrim Selidik Dugaan Dana ACT Mengalir ke Parpol

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sementara menyelidiki dugaan aliran dana Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dari dan ke partai politik (parpol). Kasubdit IV Ditipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Andri Sudarmaji menyebut, hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh aliran uang hasil kejahatan para tersangka. “Masih pendalaman […]

  • Bangkitkan NTT dari Desa

    Bangkitkan NTT dari Desa

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Tristy.W.Ulas.Jati, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) bangkit menuju masyarakat sejahtera merupakan visi yang sering digadang-gadang oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Oleh sebab itu, menjadi penting untuk memperhatikan program apa saja yang kelak akan dilakukan dalam rangka pembangunan daerah. Seperti diketahui bahwa selama ini kota merupakan tempat yang dituju […]

expand_less