Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Sistem Irigasi Berperan Penting Wujudkan Ketahanan Pangan

Sistem Irigasi Berperan Penting Wujudkan Ketahanan Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 20 Sep 2018
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Loading

Padang,gardaindonesia.id– Pencapaian program ketahanan pangan, membutuhkan dukungan ketahanan air. Dalam upaya meningkatkan suplai air irigasi yang kontinyu, pada periode 2015-2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanjutan dan 45 bendungan baru yang akan menambah volume tampungan 5,84 milyar m3 dan akan mampu mengairi 482.751 Ha.

Pembangunan bendungan juga didukung oleh program pembangunan 1 juta hektar jaringan irigasi baru dan rehabilitasi 3 juta hektar jaringan irigasi yang ada. “Saat ini dari sekitar 7,2 juta hektar lahan irigasi, hanya 11% yang mendapatkan jaminan air dari bendungan. Nantinya setelah 65 bendungan rampung akan bertambah menjadi 19-20%,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Dalam hal kewenangan pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi, dalam Permen PUPR No. 14 tahun 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi diatur bahwa kewenangan Pemerintah Pusat pada daerah irigasi (DI) yang luasnya lebih dari 3.000 Ha, DI lintas daerah provinsi, DI lintas negara, dan DI strategis nasional.

Kewenangan Pemerintah Provinsi pada DI seluas 1.000-3.000 Ha dan DI lintas daerah kabupaten/kota. Sementara Pemerintah Kabupaten/Kota pada DI dengan luasan kurang dari 1.000 Ha. Dari luas irigasi di Indonesia 7,2 juta hektar, Pemerintah Pusat hanya memiliki kewenangan sekitar 28%, selebihnya merupakan kewenangan pemerintah daerah.

Selain pembangunan, kegiatan Operasi dan Pemeliharaan (OP) Irigasi juga penting. Oleh karenanya setiap tahun diselenggarakan Konsultasi Regional Operasi dan Pemeliharaan Irigasi dimana pada Tahun 2018 untuk Wilayah Barat diselenggarakan di Kota Padang, Selasa 18 September 2018 yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Direktur Bina O&P, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Agung Djuhartono mewakili Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi pada forum tersebut mengatakan tanpa adanya kegiatan OP yang terencana dan memadai, akan berdampak langsung pada kerusakan saluran irigasi sebelum tercapainya umur rencana, sehingga menurunnya pelayanan. Beban biaya perbaikannya akan semakin berat dari waktu ke waktu sementara ketersediaan anggaran baik di Pusat dan Daerah juga terbatas.

Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas 14 Maret 2017 lalu juga telah memberikan arahan bahwa pengelolaan sumber daya air khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan sistem irigasi menggunakan prinsip satu manajemen (single manajemen) yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Untuk melaksanakannya, Kementerian PUPR bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas, dan Kementerian Keuangan dan Kementerian/Lembaga Pusat terkait bersinergi agar pembangunan dan pemeliharaan sistem irigasi dapat terintegrasi antara bangunan penyedia air (bendungan, bendung, dan embung) dengan jaringan irigasi.

Sinergi juga mengikutsertakan pemerintah daerah secara langsung agar memiliki kesamaan pemahaman mengenai pengelolaan sumber daya air berbasis single Management dengan memanfaatkan teknologi informasi geospasial.

Kerjasama Pemerintah Pusat, Daerah dan para petani salah satunya melalui peningkatan jaringan irigasi kecil. Kementerian PUPR pada tahun 2018 mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jaringan irigasi kecil di 5.000 lokasi melalui kegiatan padat karya tunai. Tahun 2019 akan ditambah menjadi 9.000 lokasi.

Melalui kegiatan tersebut, petani dilibatkan sebagai aktor utama pembangunan dan perbaikan saluran irigasi sehingga meningkatkan kepedulian dalam pemeliharaannya. Tujuan peningkatan jaringan irigasi kecil adalah meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan mengurangi kehilangan air di sepanjang saluran irigasi. (*/Biro KomPub PUPR )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menghidupkan Eksistensi Bahasa Rote Via Revitalisasi

    Menghidupkan Eksistensi Bahasa Rote Via Revitalisasi

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Baa, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menghelat Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (bahasa Rote) di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2023. Pelatihan ini dilaksanakan pada 12—16 Juni 2023 di Hotel Ricky, Kota Baa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi antarinstansi dalam rangka pelindungan bahasa daerah di Provinsi Nusa […]

  • Andriko Noto Susanto Dilantik Jadi Penjabat Gubernur NTT

    Andriko Noto Susanto Dilantik Jadi Penjabat Gubernur NTT

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Hari ini, Kamis, 5 September 2024, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian atas nama Presiden Republik Indonesia melantik Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menggantikan Ayodhia Kalake yang telah selesai masa jabatannya. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan                Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P. ditunjuk Presiden Republik Indonesia menjadi Penjabat Gubernur NTT 5 […]

  • Warga Lasiana Terima Sosialisasi Kredit Tanpa Agunan dari Bank NTT

    Warga Lasiana Terima Sosialisasi Kredit Tanpa Agunan dari Bank NTT

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang boleh diberi apresiasi, karena menjadi salah satu dari sekian organisasi yang peduli terhadap kemajuan dan kesejahteraan pengurus maupun warga yang diayominya. Pada Kamis pagi, 7 Juli 2022, bertempat di Gereja Lahairoi Tuaksabu, Lasiana Barat, Kota Kupang, dipimpin Ketua LPM Kelurahan […]

  • Tertibkan Aset Daerah, Ketua LPPKPD Apresiasi Langkah Bupati Manggarai

    Tertibkan Aset Daerah, Ketua LPPKPD Apresiasi Langkah Bupati Manggarai

    • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Menanggapi pengelolaan aset Pemda Manggarai yang bermasalah, saat hari pertama berkantor pada Senin, 1 Maret 2021, Bupati Hery Nabit sentil penertiban aset daerah. Bahkan Bupati Hery Nabit didamping Wakil Bupati Heri Ngabut, langsung melakukan pertemuan dengan para Pejabat Eselon II Pemkab Manggarai. Pertemuan perdana tersebut dalam rangka membahas pendapatan daerah, khususnya […]

  • Sikap KOMPAK Indonesia Terkait Kasus NTT Fair & Monumen Pancasila

    Sikap KOMPAK Indonesia Terkait Kasus NTT Fair & Monumen Pancasila

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dilansir dari citra-news.com, Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Febrie Ardiansyah, melalui Kepala Seksi Penyidikan (Kasi Dik), Wijaya mengatakan, telah ditetapkan 6 (enam) orang sebagai tersangka pada Senin,10 Juni 2019 atas kasus Dugaan Kasus Korupsi Pembangunan Gedung NTT Fair di Kupang Masing-masing, sebut Wijaya berinisial YA, DT, HP, LL, […]

  • PLN Nyalakan Listrik Tiga Desa di Kabupaten Kupang

    PLN Nyalakan Listrik Tiga Desa di Kabupaten Kupang

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah NTT kembali memberikan layanan Diskon 50 Persen  Pasang Baru di Daerah 3T, pada kesempatan kali ini diskon diberikan bersamaan dengan peresmian dan penyalaan perdana jaringan listrik desa di 3 (tiga) desa sekaligus yang berada Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang yakni Dusun Kofi Desa Oelbiteno, Desa Passi, dan […]

expand_less