Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Betun | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, masyarakat yang hidup di perbatasan harus sejahtera. Dengan demikian martabat bangsa akan terjaga. Masyarakat yang hidup di perbatasan adalah jendela bangsa yang akan dilihat oleh negara tetangga.

“Masyarakat di perbatasan adalah jendela bangsa bagi negara lain. Oleh karena itu pemerintah memiliki tugas untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di perbatasan. Itu akan menjadi tugas saya ketika menjadi gubernur NTT,” tekan Simon Petrus Kamlasi dalam acara silaturahmi keluarga di Betun, Kabupaten Malaka pada Jumat, 20 September 2024.

Simon Petrus Kamlasi menegaskan tidak mau orang di negara sebelah melihat kita dalam kesulitan. “Ini soal harga diri dan martabat bangsa sehingga apa pun kita akan upayakan untuk membuat warga perbatasan sejahtera,” tegasnya.

Orang Timor, kata Simon, Petrus Kamlasi harus memiliki 3 (tiga) hal untuk bisa sejahtera. Tiga hal tersebut yakni, orang Timor harus punya halaman, harus punya kebun dan harus punya kandang. Jika semua masyarakat di pulau Timor dan NTT pada umumnya memiliki halaman, kebun dan kandang maka kesulitan yang selama ini mengekang rakyat dalam keterbatasan akan segera terjawab.

“Halaman itu kita bisa tanam lombok, sayur, sirih dan lain-lain. Di kebun kita tanam berbagai kebutuhan pangan dan di kandang kita siapkan ternak kita. Kalau program makan gratis itu sudah berjalan, maka kita tidak perlu beli sayur atau daging dari tempat lain lagi tapi di masing-masing rumah sudah ada. Jadi kalau ada yang mau berkeluarga, harus tanya dulu apakah dia punya kebun dan kandang. Kalau tidak punya itu jangan nikah dulu,” ujar SPK.

Ketua DPD PKS Kabupaten Malaka, Lorens Bria pada kesempatan yang sama mengatakan, sejak NTT ini dibangun, ini kali pertama rakyat Malaka didatangi oleh Putra Timor asli yang maju menjadi calon gubernur. Untuk itu, dia meminta untuk tidak terjebak oleh isu pragmatis yang bisa menghalangi anak asli Timor untuk menjadi pemimpin.

“Dulu orang panggil kita Timor Kouk. Sekarang saatnya kita bersatu bahwa Timor Kouk itu tidak seperti yang orang omong. Kita punya putra Timor yang cerdas dan berprestasi. Jangan terjebak pada isu yang nanti membuat orang Timor tidak maju-maju. Beri tahu semua saudara, pilih orang Timor. Kita harus catat sejarah orang Timor pimpin NTT. Kita bisa. Kita sudah pilih orang lain untuk DPR tapi mereka khianati suara rakyat. Mereka rakus akan kekuasaan lalu mengkhianati suara kita. Jangan tertipu ulang-ulang oleh orang-orang yang sama,” tegasnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan SIAGA, Kristo Blasin pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Simon Petrus Kamlasi yang telah memberi diri untuk berjuang membawa NTT yang maju dan mandiri. Dia berterima kasih kepada semua orang Timor yang telah merelakan putra terbaik mereka untuk maju dalam kontestasi politik lima tahunan di NTT

“Saya berdiri mewakili orang Flores. Terima kasih kepada SPK yang telah meminang orang Flores untuk memimpin NTT 5 tahun ke depan. Ini pemimpin yang rendah hati dan cerdas. Kalau orang Flores sudah mendukung SPK kenapa kita di Pulau Timor masih bimbang. SPK dikenal masyarakat karena apa yang telah dilakukan oleh SPK lewat Pompa Hidram,” ujar Kristo Blasin.

Kristo Blasin mengatakan, dirinya memilih mendukung Simon Petrus Kamlasi karena dia memiliki ketrampilan yang tidak bisa dipunyai orang lain dan dia akan menjadi solusi nyata bagi persoalan NTT. Itu ditandai dengan penghargaan rekor MURI yang diperoleh SPK.

“NTT butuh orang seperti ini. Bukan yang jago dari ruang-ruang ber-AC. Dia adalah eksekutor lapangan terhadap persoalan rakyat. Kita begitu tenang menikmati nista yang lekat untuk NTT. Dia mengorbankan diri untuk rakyat NTT. Ini pemberian diri yang hebat. Karena itu, saya di sini mewakili orang di Flores untuk mendukung SPK. Kita perlu kerja sama untuk memenangkan SPK untuk NTT yang lebih baik. Kehadiran SPK telah menyatukan orang Timor,” ujar Kristo Blasin. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Kota Solo, Disambut Hujan Hingga Ketinggalan Kereta Api

    Cerita Kota Solo, Disambut Hujan Hingga Ketinggalan Kereta Api

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Lagu dari Ibu Soed “Naik Kereta Api” bergumam ceria dan mengantar diri ini menuju ke stasiun Balapan Solo, usai disambut hujan deras saat tiba di bandara Adi Sumarmo pada Kamis sore, 19 Mei. Sepertinya hujan deras ini memberkati perjalananku mengikuti district conference (Discon) Rotary D3240 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah […]

  • Dwi Anggriawan Mengaku Sudah Minta Maaf, Bapak Korban: “Ah, Itu Tidak Benar!”

    Dwi Anggriawan Mengaku Sudah Minta Maaf, Bapak Korban: “Ah, Itu Tidak Benar!”

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pimpinan PT Astri Distribusindo Cabang Atambua, Dwi Anggriawan mengaku, masalah dugaan penganiayaan terhadap karyawannya Kristoforus Halek yang dilaporkan ke Polres Belu sudah disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Baca : http://gardaindonesia.id/2019/12/15/diduga-aniaya-karyawan-pimpinan-pt-atri-distribusindo-atambua-dipolisikan/ Menurut Anggriawan, masalah itu sudah dirembukkan bersama bapak kandung Isto sebagai korban. Bahkan katanya, permintaan bapak kandung korban seperti denda adat […]

  • KPK OTT Bupati Musi Banyuasin, Firli Bahuri : Bebaskan NKRI dari Praktik Korupsi

    KPK OTT Bupati Musi Banyuasin, Firli Bahuri : Bebaskan NKRI dari Praktik Korupsi

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan tindak pidana korupsi terhadap penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan tahun anggaran 2021. “KPK telah mengamankan 6 orang pada Jumat 15 Oktober 2021 di wilayah Musi Banyuasin, […]

  • Waspada!, 2 Kali Gempa Bumi Guncang Alor Pada 20 & 21 Maret

    Waspada!, 2 Kali Gempa Bumi Guncang Alor Pada 20 & 21 Maret

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | Gempa bumi tektonik berkekuatan M=4.2 SR kembali mengguncang Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Hari Kamis, 21 Maret 2019, sebelumnya pada Rabu, 20 Maret 2019 pukul 19:33:03 WITA juga terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan M=3.8 SR Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru – Kupang, Robert Owen Wahyu, S.Si., melalui rilis yang […]

  • Pemerintah Bakal Redenominasi Uang Rupiah

    Pemerintah Bakal Redenominasi Uang Rupiah

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Ragam literatur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Namun, para ekonom menilai, stabilitas kurs dan kepercayaan publik terhadap rupiah harus lebih dulu terjaga sebelum kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.   Jakarta | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah menyiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Harga Rupiah (RUU Redenominasi). Berdasarkan PMK Nomor 70 Tahun 2025, rancangan ini menjadi bagian dari strategi Kementerian Keuangan untuk periode 2025–2029 […]

  • Warga Wehali Malaka : Kredit Mikro Merdeka Bank NTT Sangat Membantu

    Warga Wehali Malaka : Kredit Mikro Merdeka Bank NTT Sangat Membantu

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Betun, Garda Indonesia | Program Kredit Mikro Merdeka Bank NTT sangat membantu pelaku UMKM di Desa Wehali,  Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Kredit ini sangat diperlukan pelaku UMKM meningkatkan usaha mereka. Demikian dikatakan Sekretaris Desa Wehali, Hironimus Seran, SE, saat menerima anggota dewan juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022, James […]

expand_less