Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Betun | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, masyarakat yang hidup di perbatasan harus sejahtera. Dengan demikian martabat bangsa akan terjaga. Masyarakat yang hidup di perbatasan adalah jendela bangsa yang akan dilihat oleh negara tetangga.

“Masyarakat di perbatasan adalah jendela bangsa bagi negara lain. Oleh karena itu pemerintah memiliki tugas untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di perbatasan. Itu akan menjadi tugas saya ketika menjadi gubernur NTT,” tekan Simon Petrus Kamlasi dalam acara silaturahmi keluarga di Betun, Kabupaten Malaka pada Jumat, 20 September 2024.

Simon Petrus Kamlasi menegaskan tidak mau orang di negara sebelah melihat kita dalam kesulitan. “Ini soal harga diri dan martabat bangsa sehingga apa pun kita akan upayakan untuk membuat warga perbatasan sejahtera,” tegasnya.

Orang Timor, kata Simon, Petrus Kamlasi harus memiliki 3 (tiga) hal untuk bisa sejahtera. Tiga hal tersebut yakni, orang Timor harus punya halaman, harus punya kebun dan harus punya kandang. Jika semua masyarakat di pulau Timor dan NTT pada umumnya memiliki halaman, kebun dan kandang maka kesulitan yang selama ini mengekang rakyat dalam keterbatasan akan segera terjawab.

“Halaman itu kita bisa tanam lombok, sayur, sirih dan lain-lain. Di kebun kita tanam berbagai kebutuhan pangan dan di kandang kita siapkan ternak kita. Kalau program makan gratis itu sudah berjalan, maka kita tidak perlu beli sayur atau daging dari tempat lain lagi tapi di masing-masing rumah sudah ada. Jadi kalau ada yang mau berkeluarga, harus tanya dulu apakah dia punya kebun dan kandang. Kalau tidak punya itu jangan nikah dulu,” ujar SPK.

Ketua DPD PKS Kabupaten Malaka, Lorens Bria pada kesempatan yang sama mengatakan, sejak NTT ini dibangun, ini kali pertama rakyat Malaka didatangi oleh Putra Timor asli yang maju menjadi calon gubernur. Untuk itu, dia meminta untuk tidak terjebak oleh isu pragmatis yang bisa menghalangi anak asli Timor untuk menjadi pemimpin.

“Dulu orang panggil kita Timor Kouk. Sekarang saatnya kita bersatu bahwa Timor Kouk itu tidak seperti yang orang omong. Kita punya putra Timor yang cerdas dan berprestasi. Jangan terjebak pada isu yang nanti membuat orang Timor tidak maju-maju. Beri tahu semua saudara, pilih orang Timor. Kita harus catat sejarah orang Timor pimpin NTT. Kita bisa. Kita sudah pilih orang lain untuk DPR tapi mereka khianati suara rakyat. Mereka rakus akan kekuasaan lalu mengkhianati suara kita. Jangan tertipu ulang-ulang oleh orang-orang yang sama,” tegasnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan SIAGA, Kristo Blasin pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Simon Petrus Kamlasi yang telah memberi diri untuk berjuang membawa NTT yang maju dan mandiri. Dia berterima kasih kepada semua orang Timor yang telah merelakan putra terbaik mereka untuk maju dalam kontestasi politik lima tahunan di NTT

“Saya berdiri mewakili orang Flores. Terima kasih kepada SPK yang telah meminang orang Flores untuk memimpin NTT 5 tahun ke depan. Ini pemimpin yang rendah hati dan cerdas. Kalau orang Flores sudah mendukung SPK kenapa kita di Pulau Timor masih bimbang. SPK dikenal masyarakat karena apa yang telah dilakukan oleh SPK lewat Pompa Hidram,” ujar Kristo Blasin.

Kristo Blasin mengatakan, dirinya memilih mendukung Simon Petrus Kamlasi karena dia memiliki ketrampilan yang tidak bisa dipunyai orang lain dan dia akan menjadi solusi nyata bagi persoalan NTT. Itu ditandai dengan penghargaan rekor MURI yang diperoleh SPK.

“NTT butuh orang seperti ini. Bukan yang jago dari ruang-ruang ber-AC. Dia adalah eksekutor lapangan terhadap persoalan rakyat. Kita begitu tenang menikmati nista yang lekat untuk NTT. Dia mengorbankan diri untuk rakyat NTT. Ini pemberian diri yang hebat. Karena itu, saya di sini mewakili orang di Flores untuk mendukung SPK. Kita perlu kerja sama untuk memenangkan SPK untuk NTT yang lebih baik. Kehadiran SPK telah menyatukan orang Timor,” ujar Kristo Blasin. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hapus Stigma Miskin dan Lapar, Gubernur VBL Dorong Program TJPS di TTS

    Hapus Stigma Miskin dan Lapar, Gubernur VBL Dorong Program TJPS di TTS

    • calendar_month Kam, 24 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-TTS,  Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun, melakukan tanam jagung secara  simbolis pada  lokasi Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dan Tanam Padi  di Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Rabu, 23 Desember 2020. Untuk diketahui, luasan lahan Program TJPS di […]

  • PLN UPK Flores Tanam Ratusan Pohon Perindang di Pusat Pembangkit Listrik

    PLN UPK Flores Tanam Ratusan Pohon Perindang di Pusat Pembangkit Listrik

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Aksi nyata peduli lingkungan sekitar dibuktikan dengan penanaman pohon oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Flores dengan melibatkan seluruh pegawai di Unit Pusat Listrik Maumere–Wolomarang selama bulan Juni 2020. Aksi yang digelar dengan tajuk “Jumat Bersih” tersebut bertujuan untuk mewujudkan kawasan hijau (Go Green) di sekitar kawasan pembangkit tersebut ditanami […]

  • Warga Kota Kupang Apresiasi Aksi Kemanusiaan HUT Ke-3 Ultras

    Warga Kota Kupang Apresiasi Aksi Kemanusiaan HUT Ke-3 Ultras

    • calendar_month Ming, 21 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guyuran Hujan  di Kota Kupang sejak pukul 07.00 WITA tak membendung minat warga untuk mengikuti aksi kemanusiaan berupa swab antigen gratis, donor plasma darah dan donor darah biasa yang dihelat dalam rangka hari ulang tahun ke-3 Ultras Victory. Meski guyuran hujan deras sekira pukul 7.30 WITA, warga mulai mendatangi PMI Kota […]

  • Kapolri Apresiasi Petugas ‘Cleaning Service’ Bandara Soetta Kembalikan Dompet & Cek 35,9 Miliar

    Kapolri Apresiasi Petugas ‘Cleaning Service’ Bandara Soetta Kembalikan Dompet & Cek 35,9 Miliar

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi Halimah, petugas cleaning service Bandara Soekarno-Hatta yang mengembalikan dompet dan cek Rp 35,9 miliar milik penumpang yang tercecer. Kapolri menyebut sosok Halimah menginspirasi. Pernyataan itu disampaikan Kapolri lewat akun Instagram resmi Kapolri @kepalakepolisian_ri, pada Jumat, 5 November 2021. Kapolri mengatakan, apa yang dilakukan Halimah mengingatkan […]

  • Presiden Jokowi Saksikan Sumpah Anggota Komisi Yudisial Periode 2020—2025

    Presiden Jokowi Saksikan Sumpah Anggota Komisi Yudisial Periode 2020—2025

    • calendar_month Sen, 21 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyaksikan pengucapan sumpah anggota Komisi Yudisial untuk masa jabatan tahun 2020—2025. Pengucapan sumpah tersebut digelar pada Senin, 21 Desember 2020, di Istana Negara. Pengangkatan para anggota Komisi Yudisial dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 131/P tahun 2020 tentang Pemberhentian dengan Hormat Anggota Komisi Yudisial Masa Jabatan […]

  • Presiden Jokowi : Pemberlakuan PSBB Tidak Seragam di Seluruh Indonesia

    Presiden Jokowi : Pemberlakuan PSBB Tidak Seragam di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa dalam situasi pandemi virus korona atau Covid-19 saat ini, semua pengambilan keputusan haruslah didasarkan pada sikap kehati-hatian dan tidak terburu-buru. Hal tersebut juga berlaku bagi penetapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan oleh pemerintah daerah. “Saya kira kita semuanya dalam kondisi seperti ini jangan […]

expand_less