Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SPK Urus Air Sejak 2013, Melki Ucap Terima Kasih

SPK Urus Air Sejak 2013, Melki Ucap Terima Kasih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Ada yang menarik dalam sesi debat terbuka pertama calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2024—2029 pada Rabu malam, 23 Oktober 2024 di Milenium Ballroom Kupang. Debat bertajuk, “Transformasi dan Inovasi Pelayanan Publik Bagi Penyelesaian Daerah di Nusa Tenggara Timur” dihelat KPU Provinsi NTT dipandu oleh Cikal Mutazam dan Nadya Valerie ini disiarkan langsung oleh INews TV dan dapat diakses melalui YouTube dengan link : https://www.youtube.com/live/bP-Hw0InYoA?si=biFd9K8LfAHqr8Dc

Pada sesi pertanyaan dari calon gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi kepada calon gubernur nomor urut 2, Melki Laka Lena, bergulir pertanyaan tentang upaya untuk memastikan bendungan yang telah dibangun pemerintah pusat tak mubazir.

“Salah satu masalah yang dialami adalah akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan air untuk pertanian belum merata. Bagaimana model inovasi pelayanan publik untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan air untuk pertanian secara merata?” tanya Simon Petrus Kamlasi (SPK) kepada Melki Laka Lena.

Pertanyaan yang dilontarkan SPK, prajurit TNI yang telah bekerja menuntaskan masalah air sejak 2013 (11 tahun silam) saat masih menjabat sebagai Kapaldam Jaya di Pangdam Jaya hingga sebagai Staf Ahli KASAD Bidang Lingkungan Hidup dan masih berpangkat Kolonel CPL dan meraih pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI ini pun dijawab Melki Laka Lena.

“Kita bersyukur cukup memiliki banyak bendungan dan waduk. Problem mendasar air di NTT yakni memastikan air dari waduk atau bendungan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita masih kalah pada sistem pengairan atau irigasi,” jawab Melki Laka Lena.

Pria yang terpilih kembali menjadi anggota DPR RI dapil NTT 2, namun undur diri untuk maju perhelatan Pilgub NTT 2024 ini pun menekankan bahwa terkait mengambil air dari sumber mana pun, maka harus berterima kasih kepada Pak Simon Kamlasi.

“Saya berterima kasih kepada Pak Simon Kamlasi dan teman-teman dari TNI. Dan ini merupakan program pemerintah pusat,” ucap Melki Laka Lena.

SPK urus air sejak tahun 2013

Simon Petrus Kamlasi (SPK) menegaskan bahwa masalah air bersih bukan sesuatu hal yang sulit untuk diselesaikan, karena dirinya telah memiliki program itu dan sukses dilakukan.

Simon Petrus Kamlasi (berbaju kaos berkerah biru garis putih) saat membantu masalah air di pedalaman Pulau Timor pada tahun 2014

Pria yang menciptakan pompa hidram dengan sistem tekanan air ini menegaskan salah satu cara untuk mengatasi air bersih dengan cara infus. Di mana, pipa – pipa induk yang ada dimanfaatkan dengan cara menyuplai air dari sumur dengan sistem infus. Menurut dia, sistem infus ini akan dipasang pipa – pipa dalam ukuran kecil yang disambungkan langsung pada pipa induk dengan memanfaatkan sumur – sumur milik warga.

Terkait dengan penyaluran atau pemenuhan air bersih dengan cara infus, kata Simon Petrus Kamlasi, biaya yang digunakan tidaklah begitu mahal dan caranya pun sederhana yakni menggunakan energi matahari. Pasokan energi matahari digunakan untuk menyalurkan air melalui cara infus tanpa mengeluarkan biaya yang mahal.

“Masalah air bersih jangan ragu itu masalah sederhana bagi saya karena bukan mau maju sebagai calon gubernur NTT baru lakukan itu, namun saya sudah lakukan sejak tahun 2013 lalu dan kini sudah ada 400 titik yang berfungsi di Pulau Timor dan Flores dan telah dinikmati masyarakat,” tegas Kamlasi pada sebuah pertemuan dengan masyarakat NTT.

Support Sang Istri Tercinta

Esther Meilany Siregar, istri tercinta dari Simon Petrus Kamlasi turut mendukung atau memberikan support atas kerja dan karya mengalirkan air kepada masyarakat NTT.

Esther Siregar berjuang bersama SPK sejak tahun 2014 membantu masyarakat mendekatkan air ke pemukiman mereka. Sang istri tercinta setia mendampingi bekerja dan melakukannya hingga pekerjaan air ini dilirik TNI AD dan dijadikan sebagai program “TNI AD Manunggal Air”. Bahkan, Esther Siregar juga mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto sendiri menghubungi Simon Petrus Kamlasi untuk membantu air di rumahnya di Hambalang.

“Cita-cita kami bersama ingin membantu masyarakat di pedesaan terutama dalam hal pengadaan air bersih dan air untuk pertanian, tidak ada cara lain untuk mendukung cita-cita bersama ini untuk lebih luas lagi jangkauannya, selain SPK turun langsung dan menjadi Gubernur NTT. Tapi biarlah itu menjadi kehendak Tuhan semata, bukan kehendak kami. Kami jalani hidup ini bagaikan air yang mengalir,” tulisnya pada laman Facebook Esther Meilany Kamlasi- Siregar.

Pecahkan Masalah Air di Gunung Kidul Yogyakarta

Kolonel CPL Simon Petrus Kamlasi kepada IMO-Indonesia, pada Minggu 14 Juli 2019 menyampaikan tentang kondisi tanah yang kering, tandus, berbatu, gersang dan banyaknya sungai-sungai bawah tanah seperti umumnya tanah karst, membuat sulitnya pasokan air, pertanian di Gunung Kidul pun tidak berjalan optimal.

“Pertanian lebih banyak mengandalkan pengairan dari air hujan (sawah tadah hujan) yang sangat tergantung pada musim, dan kurangnya air bersih”, ujar Kolonel CPL Simon Petrus Kamlasi.

Simon Petrus Kamlasi dan sang istri tercinta, Esther Meilany Kamlasi-Siregar

Ia juga menuturkan bahwa selama ini upaya dari pemerintah setempat dalam meminimalkan krisis air adalah dengan mendistribusikan air dari sumber air Kali Puring (tempat satu-satunya sumber air yang dimanfaatkan dan didistribusikan, sebelum ditemukannya sumber air baru yang lebih besar di Goa Pulejajar ini) menggunakan mobil tangki ke penduduk.

“Namun pasokan air dari mobil tangki tersebut sering terhambat, apalagi di musim kemarau, karena debit air di sumber air Kali Puring semakin kecil debit airnya saat musim kemarau”, ungkap Kolonel CPL Simon Petrus Kamlasi

Dengan pemanfaatan sumber air baru yang debit airnya jauh lebih besar dari sumber air Goa Pulejajar melalui pengangkatan air ke permukaan dan dialirkan ke masyarakat, bisa membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air, baik kebutuhan air bersih untuk kehidupan sehari-hari, juga untuk kebutuhan pengairan pertanian, yang semula 90% persawahan mengandalkan air di musim hujan menjadi pertanian sepanjang waktu, digunakan untuk peternakan, budidaya ikan air tawar, dan lain sebagainya.

Pada tanggal 14 September 2018, dengan dukungan dari Kasum Letjen TNI Joni Supriyanto yang juga merupakan putra daerah asli dari Gunung Kidul, inisiator Gerakan SUCI (Semangat Untuk Cinta Indonesia) yang sangat peduli terhadap tanah kelahirannya, mengutus Kapaldam Jaya Kolonel CPL Simon P. Kamlasi untuk mensupervisi dan turun langsung ke dalam perut bumi untuk mengeksplorasi sungai bawah tanah yang berada di Goa Pulejajar bersama dengan para pemuda sekitar yang tergabung dalam Komunitas Merangkul Bumi (Kombi) dan tim dari Kodim 0730/Gunung Kidul, Yogyakarta.

Dari hasil eksplorasi yang dilakukan, ditemukan fakta bahwa sumber air utama yang ditemukan di Goa Pulejajar berjarak sekitar 1.300 meter dari mulut goa, dengan kedalaman 19 meter.

Beberapa kebutuhan mendesak adalah ketersediaan pipa dengan kapasitas besar, juga pompa untuk mengangkat dan mengalirkan air dengan debit yang lebih besar hingga lebih dekat dan mudah diakses oleh penduduk sekitar.

Kebutuhan pipa dan sarananya hingga air bisa dinikmati oleh penduduk merupakan sumbangan langsung dari Kasum TNI Letjen Joni Supriyanto.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi : Air Kunci Kemakmuran di NTT

    Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi : Air Kunci Kemakmuran di NTT

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Bendungan Napun Gete yang merupakan salah satu dari tujuh bendungan yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah siap beroperasi. Dalam kunjungan kerja ke provinsi tersebut pada Selasa, 23 Februari 2021, Presiden meninjau sekaligus meresmikan bendungan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp.880 miliar. Ia mengatakan […]

  • Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

    Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dengan ekosistem pembiayaan baru yang kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTT, terus digelorakan hingga ke pelosok. Ketika mengunjungi Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, pada Jumat siang, 8 April 2022, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, banyak berbicara mengenai skema baru program […]

  • Terang Listrik PLN Pecut Asa Warga Desa Letkolo & Nefoneut Kupang

    Terang Listrik PLN Pecut Asa Warga Desa Letkolo & Nefoneut Kupang

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Menempuh jalur darat dari Kota Kupang sejauh 138 kilometer, tak mengurung semangat PLN UP2K Kupang untuk terus melistriki desa dan dusun belum berlistrik di Provinsi Nusa Tenggara Timur.   Kupang | Harapan baru untuk hidup yang lebih baik melalui listrik untuk warga Desa Letkole dan Desa Nefoneut, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara […]

  • Gubernur NTT Instruksikan ASN Tak Lakukan Tugas Dinas ke Luar Daerah

    Gubernur NTT Instruksikan ASN Tak Lakukan Tugas Dinas ke Luar Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Minggu, 15 Maret 2020, mengeluarkan instruksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Penegasan Gubernur ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTT untuk membatalkan SPPD yang telah diterbitkan dan tidak menugaskan ASN […]

  • MENINGKAT! Penduduk Miskin NTT Capai 19,96% Pada Maret 2023

    MENINGKAT! Penduduk Miskin NTT Capai 19,96% Pada Maret 2023

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis profil kemiskinan masyarakat NTT pada kondisi Maret 2023. Rilis yang disampaikan secara online streaming pada Senin, 17 Juli 2023 membeberkan data persentase penduduk miskin provinsi yang memiliki 22 kabupaten/kota dan 1.192 pulau tersebut. Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si., […]

  • Tak Ada Sebuah Kebetulan

    Tak Ada Sebuah Kebetulan

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Percaya kah Anda bahwa pertemuan kita dengan seseorang yang belum kita kenal sebelumnya, mendapatkan rezeki secara tiba-tiba, mengenal orang baru, bahkan mendapatkan teman hidup merupakan sebuah kebetulan? Tak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua yang terjadi di alam ini atas izin dan kehendak Tuhan. Semuanya ada dan dalam genggaman Allah. […]

expand_less