Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tahap I, 328 Pejuang Eks Timor Timur Terima Piagam & Pin Bela Negara

Tahap I, 328 Pejuang Eks Timor Timur Terima Piagam & Pin Bela Negara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 4 Mar 2021
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Mulai saat ini,  saya tidak mau dengar lagi bahwa ini bekas pejuang Timor-Timur. Tetapi Anda adalah Warga Negara Republik Indonesia, titik!. Tidak boleh ada dikotomi di NTT,  ini berasal dari ini, itu dari situ. Anda adalah WNI yang berdomisili di NTT dan menjadi penduduk NTT,” tegas Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi usai menyerahkan Piagam dan Pin Bela Negara Bagi Masyarakat NTT di Kompleks  Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) El. Tari, pada Kamis, 4 Maret 2021.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub Nae Soi kepada 11.485 warga masyarakat NTT yang menerima piagam penghargaan, yang sebagian besar adalah eks pejuang Timor-Timur. Pemberian penghargaan ini akan diberikan secara bertahap selama 4 kali sampai dengan bulan Agustus 2021.  Untuk tahap pertama diberikan kepada 328 orang.

Wagub Nae Soi memberikan apresiasi khusus kepada para penerima penghargaan dari kalangan masyarakat eks Timor-Timur. Kesetiaan dan perjuangan untuk tetap memilih jadi Warga Negara Indonesia dan  menetap di NTT merupakan suatu bentuk kecintaan kepada NKRI.

“Saya minta kepada masyarakat NTT, tidak boleh ada dikotomi lagi dengan saudara-saudara kita ini. Saya yakin  perhatian Pemerintah Pusat tidak hanya sebatas kertas piagam penghargaan,” pintanya.

Foto bersama Wagub Josef Nae Soi dengan Pejuang Eks Timor Timur penerima Piagam dan Pin Bela Negara

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertahanan (Menhan) Nomor Kep/1189/M/XII, masyarakat penerima Piagam dan Pin Bela Negara diharapkan dapat memperkuat Sistem Senjata Sosial (Sissos) terutama dalam membangun NTT menuju sejahtera. “Bela Negara tidak selamanya identik dengan angkat senjata untuk berperang yang kita kenal dengan Sistem Senjata Teknologi (Sistek). Tetapi bagi kita yang sipil, kita harus gunakan Sissos. Dengan bekerja keras dan membangun Nusa Tenggara Timur untuk bangkit menuju sejahtera sesuai profesi kita masing-masing, itulah salah satu bentuk bela negara,” urai Nae Soi.

Konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), imbuh Wagub Nae Soi, masih relevan dengan keadaan negara sekarang,  terlebih dengan Sissos. Karena sekarang tidak lagi perang fisik,  tapi perang untuk melawan penyakit-penyakit sosial. “Kita harus perkuat Sissos dengan menjaga Nusa Tenggara Timur, Nusa Terindah Toleransi dan Nusa Tanpa Terorisme. Karena matahari terbit dari Timur, Kita bangun Indonesia dari NTT. Membangun kerukunan civilius, bukan kerukunan semu.  Tidak hanya toleransi dogmatis artinya keyakinan saya tidak boleh diganggu gugat,  tapi juga membangun toleransi civilius ketika berhadapan dengan dan berinteraksi dengan orang lain yang tidak sesuku dan seagama,” terangnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan)  Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Mayjen (TNI), Dadang Hendrayudha mengatakan, kegiatan pemberian penghargaan dan Pin Bela Negara merupakan salah satu wujud penghargaan negara kepada Warga Negara Indonesia yang berjasa dalam bentuk bela negara. Menegakkan dan mempertahankan keutuhan NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.  Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuh kembangkan semangat bela negara bagi semua komponen bangsa.

“Saya mengucapkan selamat kepada masyarakat NTT khususnya para penerima penghargaan yang pernah berjuang di Timor-Timur. Kesetiaan saudara-saudara kepada NKRI diwujudkan dengan tetap memilih jadi WNI setelah jajak pendapat tahun 1999. Karenanya, (saudara-saudara) berhak untuk terima penghargaan atas jasa dan pengorbanan ini. Piagam dan Pin ini merupakan bentuk komitmen pemerintah serta mengukuhkan saudara-saudara sebagai kader bela negara,” jelas Prabowo Subianto dalam sambutan tertulisnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri: Masuk Polisi Tak Dipungut Biaya

    Polri: Masuk Polisi Tak Dipungut Biaya

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menegaskan jika dalam semua tahapan perekrutan calon anggota Polri tidak dipungut biaya alias gratis. Ramadhan mengatakan, seluruh tahapan perekrutan anggota Polri dilakukan sesuai peraturan yang berlaku dan melaksanakan mekanisme perekrutan dengan pengawasan yang ketat. “Semuanya sesuai dengan aturan yang […]

  • Supersun, Solusi PLN Desa di Sumba Belum Terjangkau Listrik

    Supersun, Solusi PLN Desa di Sumba Belum Terjangkau Listrik

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Warga Desa Kalamba menyambut baik inisiatif PLN ini. Mereka berharap kehadiran listrik, meski dalam bentuk mandiri, dapat meningkatkan kualitas hidup sehari-hari, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar anak-anak pada malam hari.   Waingapu | PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba melakukan survei lokasi di Desa Kalamba, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur, pada Selasa, 1 Juli […]

  • Menteri Bintang Puspayoga Soroti 5 Isu Prioritas Perempuan dan Anak

    Menteri Bintang Puspayoga Soroti 5 Isu Prioritas Perempuan dan Anak

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan lima (5) isu prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak diamanahkan Presiden RI, Joko Widodo kepadanya saat pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju beberapa waktu lalu. Ia menyatakan harapan yang sangat besar terkait isu PPPA dari masyarakat. “Lima prioritas isu PPPA akan […]

  • Kecam Parodi Lagu Indonesia Raya, Ketua DPD: Itu Menginjak Kehormatan RI!

    Kecam Parodi Lagu Indonesia Raya, Ketua DPD: Itu Menginjak Kehormatan RI!

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Beredar di media sosial parodi lagu “Indonesia Raya” yang diduga dibuat oleh oknum warga Malaysia. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah segera bertindak tegas karena parodi tersebut telah menghina bangsa Indonesia. “Saya sangat mengecam video yang memarodikan lagu kebangsaan Indonesia. Sebagai anak bangsa, saya pribadi merasa sangat tersinggung […]

  • Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Amarasi | Desa Tenbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi viral beberapa pekan. Hal itu disebabkan video viral oknum Ketua DPRD Kabupaten Kupang mengatasnamakan salah kandidat calon gubernur NTT bagi-bagi berkat berupa uang tunai kepada sejumlah warga Tunbaun. Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Amarasi Barat gerah dengan ulah oknum politisi tersebut. Sejumlah […]

  • Pecut Inovasi 424 SDM, Biro Umum Setda NTT Helat Lomba Menulis Level SD—S2

    Pecut Inovasi 424 SDM, Biro Umum Setda NTT Helat Lomba Menulis Level SD—S2

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna meningkatkan kemampuan menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan dan memecut sumber daya manusia (SDM) serta menggali keahlian berinovasi dari 424 personil Biro Umum Setda Provinsi NTT, maka dihelat lomba menulis artikel level pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Perguruan Tinggi (S1 dan […]

expand_less