Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Tak Hanya Pencuri Ternak, Efek Jera Bakal Diterapkan ke Napi Pemerkosa Anak

Tak Hanya Pencuri Ternak, Efek Jera Bakal Diterapkan ke Napi Pemerkosa Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2020
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ini kita lakukan bagi mereka sehingga ada refleksi kritis dalam diri mereka sendiri. Agar timbul efek jera. Pencurian ini sudah sangat sering mengganggu masyarakat kita. Tentunya kita tidak mau ini terus terulang, maka dari itu perlu ada pembinaan agar tidak terjadi lagi kasus yang sama,” ujar Wagub Josef Nae Soi dalam sesi konferensi pers pada Minggu, 19 Juli 2020 di Lapas Kelas IIA Kupang.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/19/tiga-napi-pencuri-ternak-dipindahkan-dari-lapas-sumba-ke-nusa-kambangan/

Untuk diketahui pada tanggal 28 Mei 2020, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat telah bersurat secara resmi ke Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI untuk pemindahan tiga WBP Kasus Pencurian Ternak dari Lapas Waikabubak ke Nusa Kambangan. Selanjutnya pada tanggal 2 Juli, Kakanwil Kemenkumham NTT, kembali mengirimkan surat serupa kepada Dirjen Pemasyarakatan agar surat Gubernur NTT tanggal 28 Mei tersebut bisa ditindaklanjuti.

Wagub Nae Soi mengatakan, dengan dipindahkan ke Lapas Nusa Kambangan tentunya ada jarak jauh antara para narapidana dengan tempat tinggal dan keluarga. Hal ini dapat menimbulkan impact atau dampak tersendiri bagi pelaku atau orang lain yang punya ingin melakukan tindakan pencurian serupa.

“Saya kira tidak berkelebihan, jika Saya bersama Bapak Gubernur meminta pada Menteri Hukum dan HAM dalam hal ini Dirjen Pas (Dirjen Pemasyarakatan), melalui Kakanwil Kemenkumham NTT bahwa kami ingin menitip masyarakat kami untuk dibina lebih intensif di Nusa Kambangan. Ke depan, mari kita jaga NTT agar aman dan kita bangun dengan nilai kemanusiaan dan sikap kejujuran yang tinggi untuk semua elemen masyarakat,” ungkap Wagub Nae Soi.

Kakanwil Kemenkumham NTT, Merci Jone (kiri) bersama Wagub NTT Josef Nae Soi (tengah), dan Kadiv PAS Kemenkumham Provinsi NTT dalam sesi konferensi pers pada Minggu, 19 Juli 2020 di Lapas Kelas IIA Kupang

Senada, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT Marciana Dominika Jone, mengatakan pemindahan para napi ini juga dilakukan karena sering terjadi kasus pencurian dalam jumlah yang besar dan sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Banyak masyarakat yang sudah sangat resah karena ternaknya dicuri. Bukan sedikit tapi hingga puluhan ekor. Ini tentunya sangat berimbas bagi ekonomi masyarakat itu sendiri. Kita akan melepas ketiga narapidana yang mana adalah pelaku pencurian ternak di daerah Sumba. Terima kasih untuk Pemprov NTT yang sudah memfasilitasi pemindahan para napi ini,” beber Merci.

Merci yang juga aktif sebagai pegiat dan pemerhati perempuan dan anak membeberkan fakta terkait jumlah narapidana kasus pemerkosaan atau pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan yang saat ini sedang dibina di lembaga pemasyarakatan.

Di hadapan para awak media, Merci menyampaikan perlu diberlakukan efek jera terhadap pelaku pemerkosaan khusus terhadap anak karena setelah didata dan dikaji ternyata tindak pidana tertinggi di NTT yakni pelaku pemerkosaan khusus terhadap anak.

“Ke depan, kita usahakan agar para pelaku pemerkosaan anak dan pelecehan seksual juga harus kita pindahkan ke Nusa Kambangan untuk mendapatkan pembinaan intensif,” tegasnya.

Menurut Merci, salah satu kasus kriminal terbesar yang terjadi di NTT adalah pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap anak. Oleh sebab itu harus dilakukan tindakan yang memberikan efek jera juga bagi para pelakunya.

“Sekitar 75 persen isi lapas dan rutan adalah pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap anak,” urainya.

Merci Jone yang menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham NTT sejak 17 Maret 2020, menyampaikan keberadaan para napi pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap anak saat berkunjung ke rutan dan lapas di Provinsi NTT. “Ada di Rutan Soe, Rutan Maumere, Lapas Ba’a Rote, dan Lapas Kalabahi,” ungkapnya.

Khusus di Lapas Kalabahi, urai Merci, sekitar 90 persen adalah Pelaku pemerkosa dan pelecehan seksual terhadap anak. “Untuk model pembinaan dapat kita lakukan berupa pemindahan ke Lapas Nusa Kambangan, atau ke Aceh, atau model lain agar ada efek jera,” tandas Merci Jone. (*)

Sumber berita (*/Meldo Nailopo—Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Foto utama oleh Aven Rame
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mei 2024, Bank NTT Bertransformasi Digital pada Layanan Rumah Sakit

    Mei 2024, Bank NTT Bertransformasi Digital pada Layanan Rumah Sakit

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT bakal bertransformasi melalui pemanfaatan ekosistem digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh usai perhelatan strategi dan implementasi program transformasi digital ekosistem kesehatan Provinsi NTT, di Labuan Bajo pada Selasa, 5 Maret 2024; […]

  • Tangkap 107 Orang Setahun, Ketua KPK Balas Nyinyir Novel Cs dengan Prestasi

    Tangkap 107 Orang Setahun, Ketua KPK Balas Nyinyir Novel Cs dengan Prestasi

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia, Dedi Siregar menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri atas keberhasilan kinerja jajaran KPK terhadap pelaku korupsi. Selama tahun 2023 pencapaian kerja penindakan yang dilakukan KPK tercatat menetapkan ratusan orang koruptor sebagai tersangka hingga Agustus 2023 […]

  • Sidang Majelis Klasis Kupang Tengah 2020, Gereja & Pemerintah Harus Kolaborasi

    Sidang Majelis Klasis Kupang Tengah 2020, Gereja & Pemerintah Harus Kolaborasi

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Panitia Persidangan Klasis Istimewa IV dan Persidangan Majelis Klasis Kota Kupang Timur tahun 2020 menghelat persidangan klasis yang dilaksanakan pada 15—18 Januari 2020 di gedung kebaktian Gereja Bet’el Maulafa, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berkenan hadir dan memberikan sambutan pada acara […]

  • ‘Pertemuan Seorang Saudara’ antara Presiden Jokowi & Prabowo Subianto

    ‘Pertemuan Seorang Saudara’ antara Presiden Jokowi & Prabowo Subianto

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden RI terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo bertemu dengan Prabowo Subianto. Pertemuan yang ditunggu-tunggu masyarakat di Tanah Air ini terjadi pada Sabtu, 13 Juli 2019 di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT), Lebak Bulus, Jakarta. Sekitar pukul 10.05 WIB, keduanya bertemu dan bersalaman di depan loket Stasiun MRT Lebak Bulus. Senyum terpancar […]

  • Ketua KPK : Peran Strategis RRI Wujudkan Gerakan Rakyat Antikorupsi

    Ketua KPK : Peran Strategis RRI Wujudkan Gerakan Rakyat Antikorupsi

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dua pekan lalu tepatnya 29 Februari 2020, Ketua KPK Firli Bahuri hadir pada sebuah acara puisi yang diadakan oleh Stasiun Radio Republik Indonesia ( RRI), dalam sebuah gelaran Seni VS Korupsi, yang mana pada kesempatan tersebut Ketua KPK Firli Bahuri membawakan sebuah puisi. Dalam sambutan singkatnya, sebagaimana dituturkan ketua KPK Firli […]

  • Touring Pertamina 2025, Sensasi Kopi Gunung Rinjani Hingga Derit Ban di Mandalika

    Touring Pertamina 2025, Sensasi Kopi Gunung Rinjani Hingga Derit Ban di Mandalika

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Mengandalkan BBM berkualitas, rombongan menyusuri ratusan kilometer jalur darat dan laut dari Surabaya menuju Pulau Lombok. Touring ini bukan hanya tentang petualangan, namun mengemban misi sosial dan beresiliensi.   Surabaya | Dominasi hijau menyala pada konvoi belasan mobil berlogo Pertamax dan Pertamina Dex mencuri perhatian saat berderet rapi di halaman Kantor Pertamina Patra Niaga Regional […]

expand_less