Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » TERJEBAK UNDIAN PALSU! Uang Nasabah Bank NTT Lewoleba Lenyap

TERJEBAK UNDIAN PALSU! Uang Nasabah Bank NTT Lewoleba Lenyap

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Seorang nasabah Bank NTT Lewoleba mengaku bahwa sejumlah uang raib atau hilang di rekening tabungan nomor: 100553XXXX/ 010206004XXXX. Nasabah naas bernama Rosy Leonardus juga menyampaikan telah datang mengadu dan bertemu wakil pemimpin cabang pada Jumat, 22 September 2023.

Bank NTT pun memberikan klarifikasi perihal kejadian uang raib di tabungan nasabah tersebut. Kepala Divisi Corsec dan Legal Bank NTT, Endry Wardono pada Senin,25 September 2023, menerangkan secara detail kasus tersebut.

Endry Wardono kepada awak media menguraikan peristiwa yang menimpa nasabah Bank NTT Cabang Lewoleba tersebut. “Dari handphone (HP) yang bersangkutan, ditemukan informasi REGMB (Registrasi Mobile Banking) di mana yang bersangkutan telah mengunduh tautan GEBYAR HADIAH dan pesan link Undian Gebyar Hadiah Bank NTT, dengan hadiah mobil,” beber Endry.

Padahal, imbuh Endry, sebenarnya tautan itu adalah palsu, yang sengaja didesain mirip dengan logo Bank NTT dan disebar oleh para pelaku kejahatan perbankan yang saat ini sangat marak di berbagai platform media sosial.

Lanjut Endry, pada kasus ini, ternyata bersangkutan mendapatkan tautan undian berhadiah tersebut berikut nomor telepon seseorang yang mengaku sebagai pegawai Bank NTT dari akun media sosial Facebook. Namun saat itu, pihak Bank NTT meminta Link  dan nomor oknum yang menyebut dirinya sebagai pegawai Bank NTT untuk sreen shoot, namun permintaan itu ditolak oleh Rosy Leonardus.

“Dia (Rosy Leonardus, red) tidak memberikannya,” sesal Endry sembari menyampaikan tujuannya meminta link dan nomor oknum untuk ditelusuri, apakah orang ini benar pegawai Bank NTT atau tidak, namun tidak diserahkan oleh yang bersangkutan.

Bank NTT temukan ada reaktivasi M-bangking

Usai mendengar pengaduan yang bersangkutan, pemimpin cabang Lewoleba lalu menyampaikan laporan kepada Manajemen Pusat, dan atas  laporan tersebut Bank NTT telah melakukan penelusuran terhadap transaksi pada rekening tabungan nomor: 100553XXXX/ 010206004XXXX dengan meneliti rekening koran dan aktivitas M-banking.

Salah undian palsu yang disebarluaskan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab

Setelah diteliti, ditemukan hasil, bahwa pada tanggal 21 September 2023 pukul 14.17.34 waktu server Bank NTT, yang bersangkutan melalui nomor handphone 628123081XXXX melakukan reaktivasi M-banking. Aplikasi NTTPay aktif, tapi tidak bisa transaksi kecuali pemegang aplikasi NTTPay yang baru ini memiliki Data PIN.

Dari rekening koran dan aktivitas M-Banking, nampak transaksi berjalan normal, nomor kartu dan PIN terdaftar; ini berarti nasabah sendirilah yang telah melakukan transaksi. Jika tidak demikian, maka dapat dipastikan nasabah telah memberikan nomor rekening, nomor kartu dan PIN yang seharusnya dirahasiakannya kepada pihak lain (pelaku penipuan) dan/atau membuat/mengikuti tautan pada aplikasi lain yang meminta nasabah memberikan data berupa nomor rekening, nomor kartu dan PIN (aplikasi atau tautan hoaks).

Endry Wardono pun menekankan bahwa yang bersangkutan saat menyampaikan pengaduannya ke Kantor Bank NTT Lewoleba, di hadapan wakil pemimpin cabang Lewoleba, masih berkomunikasi dengan oknum yang meminta PIN dan nomor kartunya, tetapi ketika diminta untuk memberikan nomor penelepon, yang bersangkutan enggan untuk memberikannya.

Pihak Bank NTT dalam kasus ini sangat mengharapkan informasi sejujur-jujurnya dari pihak nasabah mengenai identitas siapa yang meneleponnya, dan seperti apa komunikasinya sehingga bisa ditelusuri lebih lanjut. Terkait maraknya aksi penipuan serupa, yang menggunakan modus undian berhadiah, maka Bank NTT menegaskan kepada seluruh nasabah bahwa saat ini sedang marak penipuan yang memakai nama Bank NTT dengan iming-iming undian berhadiah sehingga nasabah agar selalu waspada dan jangan tertipu.

Endry Wardono juga menegaskan bahwa saat ini belum ada program undian berhadiah dalam bentuk apa pun dari Bank NTT. “Ini sudah kami serukan melalui seluruh kanal media sosial kami, dan flyer serta materi pamflet yang diberikan ke setiap nasabah atau pengunjung di kantor-kantor kami agar mereka lebih berwaspada lagi,” ujarnya.

Bank NTT, imbuh Endry, senantiasa mendukung setiap upaya yang dilakukan oleh nasabah atau customer jika merasa dirugikan sehingga kenyamanan dan keamanan nasabah/customer dalam bertransaksi dapat terjamin.

Nasabah diimbau agar selalu bijak dan waspada dalam melakukan transaksi dan jangan pernah membagikan nomor PIN dan password pada pihak mana pun tanpa terkecuali. Jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan dapat menghubungi Kantor Bank NTT terdekat atau menghubungi Call Center Bank NTT 14013. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Hengedo (baca Henge’do) yakni tradisi cium hidung biasa dilakukan oleh suku Sabu di Provinsi NTT. Tradisi ini merupakan sebuah salam khas dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, yang berasal dari Kabupaten Sabu Raijua. Cara melakukannya, seseorang cukup menyentuhkan hidungnya ke orang lain pada saat bertemu. Henge’do adalah tradisi yang dilakukan tanpa memandang latar belakang apa pun, […]

  • Bupati Kupang Resmi Melapor PT PGGS & PT PKGD ke Komnas HAM dan Ombusdman RI

    Bupati Kupang Resmi Melapor PT PGGS & PT PKGD ke Komnas HAM dan Ombusdman RI

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id-Sebagai Akibat tidak diresponnya surat dari Bupati Kupang,Ayub Titu Eki kepada pemerintah pusat; dalam hal ini Presiden Joko Widodo dan Pihak Kementerian tentang keberataannya terhadap perusahaan yang berinvestasi pada sektor garam di wilayah Kabupaten Kupang. Maka pada Rabu/29 Agustus 2018, Ayub Titu Eky berinisiatif sendiri mendatangi kantor Komnas HAM dan Ombudsman Republik Indonesia untuk […]

  • Kunker ke Belu, Julie Sutrisno Laiskodat Tinjau Aktivitas PAUD & PKK

    Kunker ke Belu, Julie Sutrisno Laiskodat Tinjau Aktivitas PAUD & PKK

    • calendar_month Kam, 27 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dekrasnasda/ TP PKK/ Bunda PAUD Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis 27 Mei 2021. Tiba di rumah jabatan Bupati Belu pukul 09.15 WITA, Julie Sutrisno Laiskodat disambut Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Dra. Freni Indriani Yanuarika, Wakil Ketua Rinawati […]

  • Presiden Jokowi: Tiap Rupiah Uang Rakyat Harus Dikelola Transparan

    Presiden Jokowi: Tiap Rupiah Uang Rakyat Harus Dikelola Transparan

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komitmen pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai penggunaan setiap rupiah uang rakyat adalah sama. Presiden Joko Widodo dalam sambutannya di acara penyampaian laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat (LHP LKPP) tahun 2019 menegaskan bahwa penggunaan uang rakyat tersebut harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. “Komitmen kita, Bapak/Ibu […]

  • Pegawai Non-ASN di Kota Kupang Dapat Jamsostek periode 2021—2024

    Pegawai Non-ASN di Kota Kupang Dapat Jamsostek periode 2021—2024

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pegawai non-aparatur sipil negara (non-ASN) atau tenaga honor di lingkup Pemerintah Kota Kupang diikutsertakan dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara kolektif oleh Pemkot Kupang. Besaran iuran jaminan kecelakaan kerja sebesar 0,24 persen dan iuran jaminan kematian sebesar 0,30 persen dari upah per […]

  • “Indonesia-China Business Forum” PLN Kerja Sama 7 Perusahaan China

    “Indonesia-China Business Forum” PLN Kerja Sama 7 Perusahaan China

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Beijing, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Grup mengantongi peluang kerja sama dengan 7 (tujuh) perusahaan asal China. Kerja sama ekspansi bisnis kelistrikan dan akselerasi pembangkit energi baru terbarukan (EBT) ini disepakati pada Indonesia – China Business Forum di Beijing pada Rabu, 18 Oktober 2023. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan pihaknya telah banyak melakukan […]

expand_less