Terkendala Cuaca Buruk, Pertamina Prioritas Suplai BBM ke Rote dan Sabu
- account_circle Penulis
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 116
- comment 0 komentar

![]()
Ahad pun menjelaskan telah dilakukan penyesuaian penyaluran SPBU kepada masyarakat sejak Kamis, 22 Januari, dengan pertimbangan untuk menjaga stok sembari menunggu update dari KSOP terkait izin berlayar kapal.
Rote Ndao | Pertamina Patra Niaga dalam praktiknya selalu memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi. Dalam proses distribusi, Pertamina masif laksanakan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi, termasuk koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan distribusi.
Pada Jumat, 23 Januari 2026, beredar informasi pemadaman listrik bergilir yang dialami masyarakat Rote Ndao imbas dari keterlambatan suplai BBM dari Kupang akibat cuaca buruk. Sebagaimana diinformasikan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Area Manager Communication, Relations, & CSR, Ahad Rahedi, imbas cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan terakhir telah berdampak pada kendala distribusi energi di beberapa titik, termasuk Kabupaten Rote Ndao.
“Cuaca buruk yang terjadi sejak 13 Januari lalu membuat aktivitas pengiriman BBM menjadi terkendala dikarenakan edaran larangan berlayar dari KSOP Kupang. Pasca-pemadaman dari PLN imbas menipisnya stok BBM untuk pembangkit, seluruh SPBU tetap beroperasi dengan menggunakan genset dari pagi sampai dengan sore hari,” terang Ahad.
Ahad pun menjelaskan telah dilakukan penyesuaian penyaluran SPBU kepada masyarakat sejak Kamis, 22 Januari, dengan pertimbangan untuk menjaga stok sembari menunggu update dari KSOP terkait izin berlayar kapal dan berkoordinasi dengan KSOP dan BMKG Rote Ndao terkait kendala cuaca buruk juga telah dilaksanakan untuk update berkala terkait persetujuan berlayar mengingat potensi kondisi stok kritis BBM di Pulau Rote.
“Paralel, terminal BBM Tenau sebagai supply point telah mengajukan permohonan prioritas sandar dan loading untuk kapal tujuan wilayah Rote Ndao, termasuk Sabu Raijua. Koordinasi dengan Pemda Rote Ndao dan APH pun dilaksanakan upaya meminimalkan potensi penyalahgunaan seperti pelansir dan melakukan blokir nomor polisi kendaraan yang terindikasi pelansir. Terakhir seluruh SPBU telah diarahkan untuk menyalurkan BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengutamakan penjualan kepada kendaraan,” tandas Ahad.
Pertamina menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kesabaran masyarakat atas kejadian yang disebabkan oleh kendala cuaca yang berdampak pada mobilisasi kapal yang mensuplai BBM ke Rote Ndao sehingga mengakibatkan terganggunya jadwal pengiriman BBM.
Masyarakat diharapkan melakukan pembelian secara bijak sesuai kebutuhan.
Guna informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center 135. (*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim Pertamina Jatimbalinus











Saat ini belum ada komentar