Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Tersedia KUR BRI 1,5 Triliun, Gubernur VBL: Data KUR Untuk Intervensi Pemerintah

Tersedia KUR BRI 1,5 Triliun, Gubernur VBL: Data KUR Untuk Intervensi Pemerintah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2020
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta Kepala BRI Cabang Kupang untuk mengkaji kekuatan-kekuatan yang ada sehingga terus mendapat kepercayaan dan dukungan masyarakat khususnya dana KUR. “Data analisis usaha mikro menjadi data kekuatan kita untuk lakukan intervensi pemerintah,” ujar Gubernur VBL saat bertatap muka dengan Pimpinan BRI Cabang Kupang, Stefanus Juarto di ruang kerja Gubernur NTT, pada Rabu 22 Juli 2020.

Dalam pertemuan tersebut Stefanus Juarto memperkenalkan diri sebagai Pimpinan Baru Kantor BRI Cabang Kupang. Ia meminta dukungan dari Gubernur NTT dan jajaran pemerintah Provinsi NTT terhadap program dan kegiatan Bank BRI cabang Kupang.

“Pemerintah daerah perlu mendapatkan data detail Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dari BRI Cabang Kupang agar bisa dilakukan intervensi dan sinergitas di lapangan. Berdasarkan data ini bisa dirancang pertumbuhan ekonomi pada usaha mikro masyarakat. Saya amati KUR Mikro BRI Cabang Kupang mendapat kepercayaan masyarakat untuk bangun usaha mikro,” kata Gubernur VBL.

Masyarakat NTT, usahanya masih bersifat kecil-kecilan (mikro). Ini berkaitan dengan kemampuan ekonomi dan daya usaha masyarakat. KUR Mikro dengan plafon anggaran 500 ribu s/d 50 juta melalui Kantor BRI Cabang Kupang, telah mendapat tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Ini artinya manajemen KUR mikronya tunjukan tren positif sehingga terjadi lompatan ekonomi masyarakat.

Dari detail KUR Mikro akan diketahui kondisi real lapangan. Terutama dalam membangun sinergitas dengan pemerintah daerah untuk mendesain sebuah terobosan ekonomi melalui Bank BRI. Demikian juga untuk bank-bank lainnya yang ada di NTT, bisa diambil langkah-langkah dan cara mendukung usaha produktif masyarakat di daerah Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan Kepala Cabang BRI Kupang, Stefanus Juarto dengan Gubernur VBL di ruang kerja Gubernur NTT, pada Rabu 22 Juli 2020

“Ketersediaan data KUR Mikro secara detail menjadi dasar untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan membangun sinergitas pemerintah daerah dengan lembaga keuangan/perbankan agar searah dalam pemberdayaan masyarakat melalui usaha mikro,” ungkap Gubernur VBL.

Disampaikan Stefanus Juarto bahwa Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tersedia untuk NTT sebesar Rp.1,5 triliun terdiri dari 2 Jenis KUR yaitu KUR Mikro dengan plafon 500 ribu rupiah sampai dengan 50 juta rupiah dengan total dana sebesar Rp.1,1 triliun dan KUR Kecil dengan plafon di atas 50 juta sampai dengan 500 juta rupiah dengan total dana untuk KUR ini sebesar Rp.400 miliar rupiah. Peruntukkan dana KUR tersebut bagi semua jenis usaha ekonomi baik di sektor pertanian, perdagangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan lainnya.

“Kantor BRI telah memiliki unit-unit yang tersebar di seluruh kecamatan di NTT untuk melakukan layanan sektor mikro termasuk penguatan BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) di desa,” jelas Stefanus.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala BRI Cabang Kupang bersama jajarannya sebanyak 4 orang, Kepala Biro Ekonomi dan Kerja sama Setda Provinsi NTT, Dr. Leri Rupidara dan Kepala Bagian Ekonomi pada Biro Ekonomi dan Kerja sama Setda Provinsi NTT, Ernes D. Hamel. (*)

Sumber berita (*/ Maksi Asamani—Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Foto oleh Aven Rame
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Sensus Pertanian 2023 bagi Pelaku Usaha Pertanian

    Manfaat Sensus Pertanian 2023 bagi Pelaku Usaha Pertanian

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua H.F.H. Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Sektor pertanian berperan penting dalam kehidupan, pembangunan, dan perekonomian Indonesia. Sebagai negara agraris, sektor pertanian menjadi tempat bergantung sebagian besar penduduk untuk keberlangsungan hidupnya, juga untuk melestarikan sumber daya alam. Oleh karena itu, pembangunan di sektor pertanian perlu ditingkatkan agar dapat menjamin kesejahteraan pelaku usaha di sektor […]

  • Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kejaksaan Agung melimpahkan sejumlah barang bukti dari Harvey Moeis di kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015—2022. Adapun barang bukti yang disita terdiri atas 1 1 rumah, 8 mobil mewah, hingga 88 tas mewah. Kuasa hukum Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, mengatakan 88 […]

  • Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumlah dan prosentase penduduk miskin di 22 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebesar 1.142.170 orang atau 21,35 persen (*/data BPS kondisi Maret 2018; update kondisi Sept 2018 sebanyak 1.134.011 jiwa dari jumlah penduduk NTT sebanyak 5.456.203 jiwa atau turun menjadi 21,03 persen). Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar […]

  • Tingkatkan PAD, Ayodhia ‘Highlight’ Samsat ‘Door to Door’

    Tingkatkan PAD, Ayodhia ‘Highlight’ Samsat ‘Door to Door’

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake dalam penyampaian tanggapan atas pandangan umum Fraksi–Fraksi DPRD Prov. NTT menyampaikan beberapa poin terkait peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Ayodhia menekankan bahwa pemerintah akan terus melakukan upaya pengawalan terhadap pemungutan pajak dan retribusi daerah serta melakukan pengkajian pada aset – aset yang berpotensi untuk meningkatkan PAD. […]

  • “Anti Padam Listrik” PLN UP3 Kupang Selama Masa PPKM

    “Anti Padam Listrik” PLN UP3 Kupang Selama Masa PPKM

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Kupang pada 26 Juli—2 Agustus 2021, maka PLN UP3 Kupang menghelat kegiatan ANTI PADAM (Andal-Optimal-Tanpa-Padam) yang ditangani oleh Tim Khusus Pekerjaan dalam Keadaan Bertenggangan (PDKB) UP3 Kupang yang berlokasi di Kota Kupang dan dilakukan di 2 (dua) lokasi yakni Penyulang […]

  • “Masalah Narkotika Masalah Kita” BNNP NTT Gandeng Yayasan dan Komunitas

    “Masalah Narkotika Masalah Kita” BNNP NTT Gandeng Yayasan dan Komunitas

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Narkoba sebagai kejahatan lintas negara (transnational crime), kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), kejahatan serius (serious crime), dan kejahatan terorganisir (organized crime); menjadi perhatian serius dari pemerintah terutama Badan Narkotika Nasional (BNN) sesuai dengan amanat Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam pemaparannya saat Workshop Penggiat Anti Narkoba bidang P4GN […]

expand_less