Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » ‘The Border Battle 2019’ — Mencetak Juara Tinju Dunia Baru dari Perbatasan

‘The Border Battle 2019’ — Mencetak Juara Tinju Dunia Baru dari Perbatasan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Olahraga tinju sebagai salah satu andalan Indonesia di kancah olahraga Internasional, beberapa tahun terakhir kekurangan atlet terbaik di tingkat internasional. Hal ini dibenarkan oleh Elisabeth Liu, Son. Sos., SH., selaku Promotor Tinju dunia yang bertajuk ‘Mencetak Juara Dunia dari Batas Negara – The Border Battle 2019’ yang akan dihelat pada 5—7 Juli 2019 di GOR Oepoi Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Even Tinju Dunia ini kita buat dengan tujuan untuk melahirkan atlet-atlet tinju dunia yang bisa mengharumkan Indonesia. Karena beberapa tahun terakhir Indonesia tidak memiliki Juara Tinju Dunia, sehingga Fahiluka Surya Production bersama Chris John Foundation berinisiatif membuat event perebutan gelar Tinju Dunia”, ujar Elisabeth Liu, Ketua Fahiluka Surya Production.

Ketika ditemui Media Garda Indonesia, Kamis, 4 Juli 2019, Elsa sapaan akrabnya mengatakan bahwa Kejuaraan Tinju Dunia mempertemukan petinju terbaik dari beberapa negara Asia dan Australia.

“Turnamen ini mempertemukan para petinju terbaik dari beberapa negara, diantaranya Indonesia sebagai tuan rumah, Australia, Philipina, Thailand dan juga Timor-Leste”, ujar Elsa.

Ketika ditemui di sekretariat The Border Battle 2019, Elsa mengungkap bahwa even ini memperebutkan 3 (tiga) gelar juara dunia dan juga 3 (tiga) partai Internasional non title.

Chris John saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan The Border Battle 2019 pada 5–7 Juli di GOR Oepoi Kupang. Foto by lintasntt.com

“Akan ada 3 gelar tinju dunia yang diperebutkan yaitu, perebutan Juara Light Flyweight IBO World Title, Gelar Juara Super Feather IBO International dan WBC Asia Title, lalu yang terakhir adalah Gelar Juara Super Lightweight IBO Oceania dan WBC Asia Title“, ungkapnya.

Lebih lanjut, sang Promotor menjelaskan bahwa akan ada partai eksibisi antara sang mantan Juara Dunia Tinju asal Indonesia berhadapan dengan orang nomor satu di NTT. Hal ini sebagai bentuk dukungan dan juga sebagai motivasi pelaksanaan even ini.

“Nanti ada partai eksibisi antara Chris John dan pak Gubernur (Gubernur NTT Viktor Laiskodat), sebagai penyemangat bagi para petinju dan juga dukungan sehingga bisa melahirkan para Juara dunia yang baru. Akan ada juga eksibisi antara Chris John dan Menteri Pemuda dan Olahraga pada puncak nanti”, tambahnya.

Ketika ditanya berkaitan dengan persiapan Chris John, Elsa, mengatakan bahwa Chris John sudah siap, dan Gubernur juga sudah bersedia untuk menghadapi Chris John pada partai puncak nanti.

“Satu bulan terakhir ini, Chris John sudah melakukan persiapan berupa latihan fisik dan beberapa teknik lainnya. Karena dia (Chris John, red) ingin memberikan tontonan yang benar-benar menjadi penyemangat. Pak Gubernur juga sudah siap menghadapi Chris John di atas ring nanti”, ujar pemerhati pembangunan Indonesia, khususnya di NTT itu.

Chris John saat menikmati Welcome Drink di Hotel Flobamor City Kupang – NTT

Lebihnya, pada pembukaan kegiatan nanti akan diadakan lomba Lari Naga Timor, yang dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya pendaftaran.

” Ya betul. Jadi kita berharap kepada para remaja yang berusia 12—16 tahun agar bisa langsung datang ke lokasi. Kita sarankan untuk memakai seragam olahraga dari sekolahnya. Untuk hadiahnya kita siapkan puluhan juta”, ungkap Elsa.

Lomba lari ini, lanjut Elsa, merupakan kerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTT, sebagai dorongan dalam menciptakan bibit-bibit atlet baru yang berprestasi di bidang atletik.

Dari informasi yang di himpun media ini, petinju yang akan bertanding pada perebutan Gelar Juara Light Flyweight IBO World Title , antara Juara Nasional Terbang Layang KTI, KTPI dan ATI, serta Juara Silver Internasional WBC, Tibo Monabesa asal TTU, berhadapan dengan Peringkat 1 kelas Light Flyweight Australia, mantan Juara Silver Internasional WBC, Omari Kimweri asal Australia.

Untuk perebutan Gelar Juara Super Feather IBO Internasional dan WBC Asia Title, akan berhadapan petinju asal Thailand, Panya Uthok, yang merupakan peringkat 1 kelas Super Feather Thailand menantang petinju tuan rumah asal Sumba Timur, Defry Palulu, Juara WBC Asia kelas Super Feather 58,9 kg.

Sementara petinju asal Ngada, Jhon Ruba, mantan Juara WBC Asia kelas Super Lightweight, akan bertanding memperebutkan Gelar Juara Super Lightweight IBO Oceania dan WBC Asia Title, berhadapan dengan petinju asal Philipina, Joepher Mantan, Juara Asian Boxing Federation kelas Super Lightweight.

Pada partai Internasional non Titel akan berhadapan 3 petinju Indonesia asal NTT berhadapan dengan 3 petinju asal Timor-Leste. Akan ada juga 15 pertandingan amatir yang akan mempertemukan para petinju laki-laki amatir, juga petinju perempuan serta para petinju kelas junior.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase) Foto : Istimewa oleh Hotel Flobamor City

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: “Hingga Saat Ini Belum Ada Kebijakan ‘Lockdown’!”

    Presiden Jokowi: “Hingga Saat Ini Belum Ada Kebijakan ‘Lockdown’!”

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo terus mengikuti perkembangan situasi terkait dengan pandemi virus korona atau Covid-19 dari waktu ke waktu. Di saat yang bersamaan, ia juga memberikan perintah-perintah yang terukur agar pemerintah bisa menghambat penyebaran virus korona serta tidak memperburuk dampak ekonomi yang bisa mempersulit kehidupan masyarakat. “Oleh karena itu, semua kebijakan baik […]

  • BPS NTT: Ekonomi NTT Triwulan l-2019 Tumbuh 5,09 persen

    BPS NTT: Ekonomi NTT Triwulan l-2019 Tumbuh 5,09 persen

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan l-2019 mencapai 24,83 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 16,23 triliun. Beberapa catatan peristiwa selama triwulan I-2019 sebagai berikut : Jumlah tamu menginap pada hotel bintang selama triwulan I mencapai 81.521 orang turun […]

  • 4 Air Terjun Tertinggi di NTT Jadi Incaran Wisatawan, Ada Air Terjun Pangkadari

    4 Air Terjun Tertinggi di NTT Jadi Incaran Wisatawan, Ada Air Terjun Pangkadari

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Selain terlihat kece dan unik, air terjun yang ada di Provinsi NTT ini terbilang tinggi. Maka pada kesempatan ini kita akan bahas beberapa air terjun tertinggi yang terletak di Kabupaten Manggarai.   Manggarai | Ada hal yang tidak kita ketahui bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu provinsi di timur Indonesia yang memiliki ragam […]

  • Pemprov NTT Siapkan Dana Rp.60 Miliar dan Insentif Tenaga Medis Covid-19

    Pemprov NTT Siapkan Dana Rp.60 Miliar dan Insentif Tenaga Medis Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan anggaran sebesar Rp.60 Miliar untuk penanganan wabah virus corona. Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan jumpa pers usai melakukan Teleconference dengan Presiden Jokowi di Kantor Gubernur Sasando, pada Selasa, 24 Maret 2020. “Kita siapkan 60 miliar untuk penanganan corona ini. Tadi saya […]

  • Legenda Fatu Kopa

    Legenda Fatu Kopa

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Sonny Pellokila Fatu Kopa merupakan negeri di atas awan. Di sinilah, surga duniawi bagi kaum pencinta pesona alam. Lokasi Fatu Kopa terletak di sebelah tenggara Niki-Niki dan masuk dalam wilayah adat Amnuban. Secara administrasi, Fatu Kopa terletak dalam wilayah administrasi desa Fatukopa, kecamatan Fatukopa, kabupaten Timor Tengah Selatan, provinsi Nusa Tenggara Timur. Konon ceritanya […]

  • Dampak Covid-19, Insentif Pajak Diperpanjang Hingga 30 Juni 2021

    Dampak Covid-19, Insentif Pajak Diperpanjang Hingga 30 Juni 2021

    • calendar_month Sab, 6 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Namrole, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan memperpanjang insentif pajak sebagai dampak pandemi Covid-19 hingga 30 Juni 2021. “Perpanjangan insentif pajak ini sebagai dampak pandemi Covid-19. Hal itu, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 yang mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2021,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Namlea, Syarifudin kepada media ini, pada […]

expand_less