Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Tidak Tanggung Jawab atas Kehamilan EB, VM Diadukan ke FPPA Atambua

Tidak Tanggung Jawab atas Kehamilan EB, VM Diadukan ke FPPA Atambua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua-Belu, Garda Indonesia | Korban hubungan di luar nikah, MGB/ EB (24) warga Kecamatan Atambua Selatan mengadu ke Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) Atambua, pada Kamis, 8 Agustus 2019. Pengaduan itu berkaitan dengan kondisi EB yang kini sudah hamil empat bulan karena perbuatan bejat VM.

Kondisi EB yang sudah hamil , ketika disampaikannya kepada VM, tetapi VM mengelak dan tidak mau mengakui.

Disaksikan media ini, laporan itu diterima langsung oleh koordinator FPPA Atambua, Sr. Sesilia A.A.Kt. SsPs di ruang kerjanya. Di hadapan Sr. Sesilia, korban EB didampingi Om kandungnya, Daniel Metkono menceritakan kronologis.

Korban dan pelaku menjalin hubungan pacaran sejak 2015. Keduanya baru berhubungan badan pertama kali pada Februari 2019. Kejadian itu bermula saat pelaku menjemput korban di tempat kerjanya di kota Atambua sekitar pukul 18:00 WITA, lalu dibawanya ke hutan pinggir jalan umum arah Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Sesampainya di tengah jalan VM memaksa EB untuk berhubungan badan. Usai melakukan tindakan bejatnya itu, korban dibawa pulang ke rumahnya. Setibanya di dekat rumah, korban diturunkan begitu saja di depan jalan umum.

Selanjutnya, pada 19 Maret 2019 hubungan badan kedua kali terjadi di dalam dapur, rumah tinggal korban. Saat itu kisahnya, EB sedang memasak di dapur. VM masuk menghampiri EB, lalu mengajaknya bersetubuh. Sama seperti sebelumnya, begitu selesai memuaskan hasrat seksnya, VM langsung meninggalkan EB.

Persetubuhan ketiga terjadi pada 7 April 2019 di rumah, tempat tinggal EB. Saat itu sekitar pukul 18:00 WITA. EB yang saat itu sedang melipat pakaian, dengan tiba- tiba VM mendatangi rumah dan langsung menarik paksa masuk ke dalam kamar untuk melampiaskan nafsu bejatnya itu. Begitu selesai, VM pun seperti biasa langsung menghilang pergi meninggalkan korban.

Atas kejadian itu, kedua keluarga besar sudah mengambil urusan secara kekeluargaan hingga tiga kali dengan agenda pihak korban meminta pengakuan dari pelaku.

Akan tetapi, pelaku tetap ngotot tidak mengakui janin dalam rahim itu sebagai hasil persetubuhan dengan si korban.

“Kami sudah urus tiga kali tapi dia tidak mau mengaku,” urai EB.

Menanggapi pengaduan itu, Sesilia menyodorkan format untuk diisi oleh EB. Selain itu, ia menuturkan, pihak FPPA akan segera pelajari kasus untuk ditindaklanjuti.

Sesilia menjelaskan, apabila memenuhi unsur pidana seperti cukup saksi dan bukti, maka FPPA langsung membuat laporan lebih lanjut ke Polres Belu. Sebaliknya, jika tidak cukup bukti pihak FPPA akan membantu memediasi dalam rangka mempertemukan kedua belah pihak.

“Kami pelajari dulu kasusnya. Kalau saksi dan buktinya lengkap, kita akan dampingi korban untuk lapor ke polisi. Tapi kalau tidak cukup bukti dan saksi kita mediasi biasa,” papar suster Sesilia.

Untuk diketahui, sesuai pengakuan korban EB, ternyata VM itu berprofesi sebagai sopir dari salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Belu berinisial MKH.

Wartawan sudah menghubungi oknum DPRD itu melalui sambungan telepon seluler, tetapi ia menjawab sedang sibuk. “Hari ini saya sibuk”, jawabnya. (*)

Sumber berita (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Kupang Terima Bantuan Material Cegah Covid-19 dari BI Perwakilan NTT

    Pemkot Kupang Terima Bantuan Material Cegah Covid-19 dari BI Perwakilan NTT

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si. dan Lurah Fatubesi, I Wayan Astawa menerima Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa alat bantu cuci tangan yaitu wastafel portabel, masker, sarung tangan (hand gloves), vitamin dan hand sanitizer untuk […]

  • Safari Tarian Congka Sae dalam Harmoni Budaya Manggarai

    Safari Tarian Congka Sae dalam Harmoni Budaya Manggarai

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Loading

    Tarian Congka Sae merupakan salah satu manifestasi kebudayaan tradisional masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merepresentasikan keterpaduan antara ekspresi seni, struktur sosial, dan sistem nilai budaya. Tarian ini menggambarkan kegembiraan kolektif dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam kehidupan masyarakat Manggarai. Pada tarian Congka Sae, masyarakat Manggarai menunjukkan nilai-nilai solidaritas, kerja sama, dan […]

  • Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Jadi Penentu Transisi ke ‘New Normal’

    Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Jadi Penentu Transisi ke ‘New Normal’

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020 mendatang, menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau New Normal. Hal itu dikatakan Anies dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan […]

  • PLN & Warga Satarmese Manggarai Galakkan Hutan Ekonomi

    PLN & Warga Satarmese Manggarai Galakkan Hutan Ekonomi

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) setiap tanggal 28 November 2022, PLN melakukan aksi tanam pohon secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Manggarai, aksi penanaman bibit pohon ini dihelat di 4 (empat) desa kecamatan Satarmese, yakni desa Wewo, Lungar, Mocok, dan desa Golomuntas. Aksi ini melibatkan masyarakat beserta pemerintah desa […]

  • 8 Ribuan Orang Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

    8 Ribuan Orang Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Loading

    Pusdalops merekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 Km dari pusat erupsi dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.   Larantuka | Pusdalops PB BPBD Provinsi NTT dalam laporan perkembangan atau update pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Minggu malam, […]

  • Apresiasi PLN NTT, Gubernur VBL : Listrik Pulih dalam Waktu Dekat

    Apresiasi PLN NTT, Gubernur VBL : Listrik Pulih dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi terhadap kerja keras PLN untuk memulihkan kembali jaringan listrik yang rusak akibat bencana badai Siklon Tropis Seroja di NTT pada 5 April 2021. “Tentunya dari PLN telah berusaha maksimal. Masyarakat diharapkan bersabar karena badai ini telah mengakibatkan kerusakan sangat parah. Saya yakin teman-teman […]

expand_less