Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Tindak Kekerasan terhadap Perempuan & Anak di NTT Ibarat Gunung Es

Tindak Kekerasan terhadap Perempuan & Anak di NTT Ibarat Gunung Es

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat tinggi di Kota Kupang dan berupa fonemona gunung es. Data yang dihimpun oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT masih simpang siur.

“Persoalan tindak kekerasan perempuan dan anak ibarat gunung es, sedikit nampak ke permukaan dan banyak yang tergenang dibawah. Data yang masuk simpang siur; ada yang ditangani oleh Polda NTT, Lembaga Masyarakat (LM) dan Pemerintah,“ jelas Kadis PPPA NTT, Dra. Bernadeta M Usboko,M.Si., saat Sosialisasi Akses partisipasi kontrol dan manfaat, Sehari Bersama Anak, Pengolahan/Daur Ulang Sampah menjadi Pupuk, dan Sosialisasi terkait advokasi hak anak oleh Forkomwil PUSPA NTT, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak, Kamis (18/10/18) petang

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas PPPA NTT memiliki Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), yang berada di Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, namun belum dimaksimalkan. Dinas PPPA sebagai admin dan operator berasal dari SKPD terkait, Polda, dan LM.

“Telah dilakukan Diklat Simfoni PPPA namun SDM teman-teman yang belum maksimal untuk menggunakan fasilitas yang ada dan jaringan Internet di daerah yang belum optimal; sehingga data yang ada belum valid untuk menjawab persoalan kekerasan termasuk perdagangan orang,“ terang Erni Usboko panggilan akrab Kadis PPPA NTT.

Lanjut Erni, Namun harus terus digiatkan, karena jika Informasi terjadi 1 (satu) pintu maka intervensi yang akan diberikan kepada siapa saja tentunya sangat jelas. Kalo data berbeda di berbagai tempat dengan model berbeda maka intervensi yang akan diberikan tidak bisa sama.

“Tercatat 1.440 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Nusa Tenggara Timur hingga September 2018,“ ungkap Kadis PPPA NTT.

Di 18 kabupaten/kota terdapat P2TP2A dan Satgas yang melaksanakan check poin dan menjangkau keluarga korban kekerasan. “Jika ada laporan masuk ke P2TP2A maka anggota Satgas akan menjangkau lokasi kejadian dengan melakukan observasi, investigasi, wawancara dan dibawa ke P2TP2A untuk diadakan pencatatan lebih lanjut dan masuk ke Simfoni PPPA,“ pungkas Kadis PPPA.

Penulis dan Editor (+ rony banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai PLN Berbagi Bahagia, Bantu Yayasan Daarul Amien Maumere

    Pegawai PLN Berbagi Bahagia, Bantu Yayasan Daarul Amien Maumere

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka, Garda Indonesia | PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Timur (UP3 FBT) melalui program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) memberikan bantuan berupa mushaf Al Quran dan fasilitas penunjang pendidikan seperti meja Al-Quran, white board dan printer kepada Yayasan Daarul Amien Maumere Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai wujud rasa syukur pegawai […]

  • Tenun Ikat “Merah Putih TTS” dari Dekranasda NTT bagi Presiden Jokowi

    Tenun Ikat “Merah Putih TTS” dari Dekranasda NTT bagi Presiden Jokowi

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tenun ikat asal NTT digunakan oleh Presiden Jokowi. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat asal Sabu Raijua pada Jumat, 14 Agustus 2020, saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI […]

  • Menkeu Purbaya Seperti ‘Musuh’ Bagi Kepala Daerah

    Menkeu Purbaya Seperti ‘Musuh’ Bagi Kepala Daerah

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Ingat, itu musuh tanda kutip, bukan musuh sesungguhnya. Itulah yang dirasakan Menkeu Purbaya seperti musuh bagi kepala daerah. Untuk saat ini, hampir semua kepala daerah tak senang ceplas-ceplosnya Akang asal Bogor itu. Saat Purbaya buka mulut dan bilang ada uang daerah mengendap di bank, republik ini langsung gemetar. Seperti disiram kopi panas di pagi hari, […]

  • Oktober 2019, Pemprov NTT Ekspor Perdana Bubuk Kelor Ke Jepang

    Oktober 2019, Pemprov NTT Ekspor Perdana Bubuk Kelor Ke Jepang

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal menorehkan sejarah baru dengan melakukan ekspor perdana marungga atau kelor dalam bentuk ekstrak (bubuk) ke Negeri Sakura Jepang Kepastian ekspor perdana kelor, berulang kali disampaikan oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dalam berbagai kesempatan Seperti saat acara Pelepasan Export Perdana Komoditas Rumput Laut PT. Rote Karaginan […]

  • Presiden Jokowi: Indonesia Mampu Bangkit di Tahun 2021

    Presiden Jokowi: Indonesia Mampu Bangkit di Tahun 2021

    • calendar_month Sab, 2 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Selama tahun 2020, pandemi Covid-19 yang melanda sekiranya 215 negara telah mengakibatkan krisis kesehatan dan perekonomian dunia. Bangsa Indonesia pun tak luput dari cobaan yang tidak mudah. Namun, dalam pernyataannya di penghujung tahun 2020, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap bersyukur karena tetap mampu menghadapi persoalan global tersebut. “Bangsa […]

  • Hari ke-9 Tragedi Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 308 Potongan Tubuh

    Hari ke-9 Tragedi Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 308 Potongan Tubuh

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim Search And Rescue (SAR), Badan SAR Nasional terus bekerja keras melakukan pencarian korban Sriwijaya Air SJ-182 dan berhasil mengumpulkan 308 potongan tubuh (body remains) penumpang. Dimulai pada pelaksanaan operasi SAR hari ke-9 jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Total temuan obyek pencarian sebanyak 308 human body remains, 58 serpihan kecil pesawat, […]

expand_less