Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Tingkatkan Kreativitas Anak, Ayo Lestarikan Permainan Tradisional

Tingkatkan Kreativitas Anak, Ayo Lestarikan Permainan Tradisional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Des 2019
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | “Anak-anak harus menjadi ‘penjaga’ kebudayaan Indonesia, salah satunya dengan melestarikan permainan tradisional. Jangan sampai permainan tradisional hilang dan tergantikan oleh gawai atau permainan modern lainnya,” ujar Menteri PPPA Republik Indonesia, Bintang Puspayoga, saat membuka acara EduAksi Anak.

Gelaran acara EduAksi mengusung tema “Pelestarian Permainan Tradisional Anak” dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ibu ke-91 Tahun 2019, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Jakarta Utara.

Menteri Bintang menambahkan kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini (Minggu, 15 Desember 2019) merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-91 Tahun 2019 yang puncaknya akan diselenggarakan di Semarang pada 22 Desember 2019.

“Banyak sekali rangkaian kegiatan PHI Ke-91, salah satunya adalah EduAksi ini. Kegiatan EduAksi kali ini diselenggarakan berkat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lembaga masyarakat dan dunia usaha, serta melibatkan partisipasi Forum Anak Nasional, Provinsi dan Kota. Ada dua kegiatan pada hari ini yakni EduAksi Anak yang fokus pada pelestarian permainan tradisional anak dan literasi baca anak, dan EduAksi Keluarga yang fokus pada pengasuhan anak dalam keluarga dan kesehatan anak,” tambah Menteri Bintang.

“Permainan tradisional itu sederhana, namun besar sekali manfaatnya dalam mengembangkan kecerdasan intelektual, meningkatkan kreativitas anak, kecerdasan emosi anak, kemampuan motorik hingga kemampuan anak untuk bersosialisasi. Dewasa ini, banyak anak-anak yang kecanduan gawai, padahal di Indonesia ini ada lebih dari 2.600 permainan tradisional yang juga bisa mengasah kemampuan dan kreativitas anak, maka dari itu ayo sama-sama kita ajak anak-anak kita untuk bemain permainan tradisional,” ungkap Menteri Bintang Puspayoga.

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga saat mencoba salah satu permainan tradisional anak

“Kegiatan Kampanye Pelestarian Permainan Tradisional ini bertujuan agar anak-anak dapat lebih mengetahui jenis-jenis dan mengenali manfaat permainan tradisional. Harapan saya, khususnya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar bisa mulai mengajak anak dan orang tua untuk bersama melestarikan permainan tradisional melalui wadah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang di Jakarta di mana jumlahnya sebanyak 312. Tentunya akan menjadi mudah mengingat tujuan kita sejalan dengan tujuan dibentuknya RPTRA yakni memberikan ruang aman bagi anak untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan cara bermain dan belajar di luar ruang. Ke depannya, mudah-mudah kebijakan-kebijakan seperti ini juga dapat dilakukan oleh seluruh pemerintah daerah bukan hanya di DKI Jakarta saja tapi seluruh Indonesia. Agar Indonesia Layak Anak atau IDOLA dapat dicapai pada tahun 2030,” tutup Menteri Bintang.

Penyelenggaraan perlindungan anak merupakan kerja bersama dari seluruh komponen Negara, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, masyarakat, keluarga, orang tua/wali, dunia usaha, dan media. Untuk itu, semua pihak bertanggungjawab terhadap kelangsungan hidup, tumbuh kembang, dan partisipasi anak dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup anak-anak kita, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sementara itu, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin, menuturkan pada hakikatnya anak mempunyai 31 hak yang harus dilindungi, dihargai, dan dipenuhi, dan salah satunya hak anak untuk memanfaatkan waktu luang yang diisi dengan kegiatan yang positif, inovatif, dan kreatif. Salah satu kegiatan menyenangkan dan dapat menjadi cara untuk mengisi waktu luang anak ialah bermain, khususnya dengan melakukan permainan tradisional. Sebab, permainan tradisional memiliki banyak manfaat yang baik untuk perkembangan anak baik dari aspek fisik, psikologis, sosial, dan aspek-aspek lainnya.

“Permainan tradisional juga termasuk warisan budaya Indonesia yang perlu diperkenalkan kepada anak-anak agar memupuk kecintaan anak-anak pada Tanah Air Indonesia. Di dalam permainan tradisional, anak-anak juga ditanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, seperti rasa Ketuhanan, tenggang rasa, kerja sama, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Hal tersebut sangat penting mengingat nilai-nilai luhur Pancasila yang mulai pudar di kalangan anak-anak Indonesia,” tutur Lenny.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi mengatakan permainan tradisional dapat membangkitkan semangat dan kreativitas anak-anak di Jakarta yang kebanyakan sudah pandai bermain gawai. “Kita harus pikirkan masa depan anak-anak Indonesia, 10—20 tahun ke depan persaingan global akan semakin sulit. Oleh karena itu selain pandai dan mempunyai kemampuan yang bagus, anak juga harus dituntut kreatif dan inovatif agar mampu bersaing di masa depan. Ini menjadi tugas kita bersama untuk menyiapkan dan menciptakan anak-anak Indonesia yang kreatif dan berkompetensi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik lagi. Pemerintah Kota Jakarta Barat sendiri telah berkomitmen untuk memenuhi hak anak, salah satunya dengan jumlah 58 RPTRA yang menjadi wadah aman bagi anak untuk bermain dan belajar di luar rumah. Besar harapannya itu bisa mendukung tercapainya pemenuhan hak anak secara optimal. Kota Jakarta Barat berkomitmen menjadi Kota Layak Anak,” tambah Rustam.(*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Agung Erupsi Lagi, 2 Kecamatan Terdampak Hujan Abu Vulkanik

    Gunung Agung Erupsi Lagi, 2 Kecamatan Terdampak Hujan Abu Vulkanik

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Karangasem-Bali, Garda Indonesia | Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali kembali erupsi dengan tinggi kolom abu vulkanik setinggi 2.000 meter atau 5.142 meter di atas permukaan laut pada Minggu, 21 April 2019 pada pukul 03.21 WITA. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG […]

  • Dialog Kebangsaan IMO Indonesia ‘Pers Pemersatu Bangsa’

    Dialog Kebangsaan IMO Indonesia ‘Pers Pemersatu Bangsa’

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia pada Sabtu siang, 16 November 2019 menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Pers Pemersatu Bangsa” di Gedung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Jakarta. Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail mengatakan tujuan diadakannya dialog tersebut tiada lain untuk meneguhkan peran dan fungsi pers sebagai perekat bangsa. “Sesuai dengan tema dialog […]

  • PLN-TNI AL Perkuat Pertahanan Laut Indonesia

    PLN-TNI AL Perkuat Pertahanan Laut Indonesia

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut proyek perdana ini sebagai simbol diversifikasi layanan perusahaan. PLN kini tidak hanya hadir untuk masyarakat dan dunia usaha, tetapi juga memperluas peranannya ke sektor pertahanan.   Jakarta | Suasana dermaga militer Komando Armada (Koarmada) II Surabaya akan terdengar lebih tenang. Deru genset akan menghilang, digantikan aliran listrik PLN yang […]

  • Jaga Flores Tetap Terang, PLN Perbaiki Titik Kritis Jaringan Transmisi

    Jaga Flores Tetap Terang, PLN Perbaiki Titik Kritis Jaringan Transmisi

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    I Putu Agus Soni Aniarta, Manajer PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Flores Barat, menjelaskan setelah ditemukan anomali termal pada titik kritis tower, maka langsung mengeksekusi perbaikan dengan durasi kerja di atas tower mencapai 4 jam.   Flores | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT memastikan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Flores. Sebanyak […]

  • Perdana di Amanuban Timur! Drumben Hadir Hibur Masyarakat saat HUT ke-74 RI

    Perdana di Amanuban Timur! Drumben Hadir Hibur Masyarakat saat HUT ke-74 RI

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Kemerdekaan Indonesia memberi kebebasan bagi anak bangsa dalam berekspresi mulai dirasakan sampai ke pelosok negeri. 17 Agustus 2019, masyarakat Amanuban Timur yang memadati lapangan Upacara HUT ke-74 RI, menjadi saksi hidup kemajuan pendidikan di SMAN 1 Amanuban Timur. Di hari yang sangat bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia, untuk pertama kalinya […]

  • Kementerian PUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN

    Kementerian PUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN

    • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan sertifikasi akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Sertifikasi ini merupakan bukti Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR berkompeten menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) SDM. Pengembangan SDM Indonesia menjadi fokus pembangunan Pemerintah setelah sebelumnya fokus pada pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur juga memerlukan SDM yang […]

expand_less