Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » ‘Trafficking’ Pengantin Pesanan Ke Taiwan, ParTha: Polda Metro Jaya Harus Serius

‘Trafficking’ Pengantin Pesanan Ke Taiwan, ParTha: Polda Metro Jaya Harus Serius

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Parinama Astha (ParTha) sedang menangani kasus perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan yang akan diberangkatkan ke Taiwan. Tindakan perdagangan orang seperti ini sering terjadi, dan ini dilakukan oleh kelompok atau sindikat perdagangan orang Teng Yan Cju dan Susi.

Modus trafficking diawali sebuah proses perekrutan dengan cara mengajak korban untuk menikah dengan seorang laki-laki berwarganegara Taiwan dan menjanjikan untuk hidup bahagia, mapan, memiliki uang yang banyak dan dapat mengirimkan uang kepada keluarga setiap bulan. Selain itu, pelaku bekerja sama dengan instansi terkait melakukan pemalsuan terhadap dokumen milik korban, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berbagai dokumen lain.

Tidak ada perkawinan yang sah secara keyakinan dan juga secara hukum, korban hanya dibawa ke studio dan melakukan foto dengan menggunakan pakaian pengantin.

Korban sempat dibawa ke Jakarta untuk melakukan pengurusan visa keberangkatan ke Taiwan, dan sempat menginap di tempat penginapan yang dikelola oleh seorang laki-laki yang bernama Tony, di mana Tony yang menjemput korban dan suami (orang Taiwan) di Bandara Soekarno Hatta.

Pelaku membawa korban ke suatu tempat, di mana korban tidak mengetahui alamat secara detail, tempat tersebut seperti kos yang berada di antara wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, dan untungnya korban dapat melarikan diri dari tempat tersebut.

Berdasarkan penuturan korban, bahwa bukan hanya korban yang berada di tempat tersebut, namun banyak perempuan yang berada di tempat tersebut dan sedang mengurus visa keberangkatan ke negara yang akan ditujukan.

Korban diamankan di salah satu rumah aman. Bersama ParTha, Suster dari beberapa ordo kesusteran telah membuatkan laporan ke Polda Metro Jaya, dan Polda Metro Jaya telah memanggil saksi-saksi pada kasus ini, namun Polda Metro Jaya juga meminta untuk melakukan pemanggilan terhadap saudara korban yang berada di Pontianak Kalimantan Barat.

Menyoroti persoalan di pengantin pesanan, ParTha yang merupakan sebuah lembaga yang dibentuk atas dasar visi dan misi untuk melawan perdagangan orang di Indonesia menyampaikan keprihatinan atas kemandekan kasus tersebut, dan meminta kepada Kepolisian Polda Metro Jaya untuk memproses kasus ini dengan baik dan cepat, dan berharap dapat mengungkapkan lebih banyak lagi kasus perdagangan orang khusus perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan, yang selama ini cenderung mengalami kemandekan secara hukum, karena unsur eksploitasi belum terjadi.

Ketua ParTha, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo pada Selasa, 24 Agustus 2021, mengatakan bahwa ParTha sangat mendukung Kepolisian Polda Metro Jaya untuk memproses kasus ini dengan baik dan tuntas sesuai dengan Undang-undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan juga bisa ditambahkan dengan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang akrab disapa Sara pun menambahkan penggunaan undang-undang ITE pada kasus ini karena adanya ajakan pelaku kepada korban melalui media. Terlebih dari itu, juga ada beberapa ancaman dari pelaku terhadap korban karena melarikan diri dari tempat tinggal (kos) yang dikelola oleh Tony, yang diduga bagian dari sindikat yang ada di Pontianak.

Sara menandaskan bahwa Kepolisian dapat melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban melalui Konferensi video, sebagaimana dengan Analisa Hukum Pembuatan Berita Acara Pemeriksaan Saksi/Ahli dalam menyikapi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah dikeluarkan oleh Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Umum.(*)

Sumber dan foto (*/ParTha)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumlah dan prosentase penduduk miskin di 22 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebesar 1.142.170 orang atau 21,35 persen (*/data BPS kondisi Maret 2018; update kondisi Sept 2018 sebanyak 1.134.011 jiwa dari jumlah penduduk NTT sebanyak 5.456.203 jiwa atau turun menjadi 21,03 persen). Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar […]

  • “Jadilah Seperti Nabi Amos” Pindah Tugas 6 Staf CUKS Tasi Mane

    “Jadilah Seperti Nabi Amos” Pindah Tugas 6 Staf CUKS Tasi Mane

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Loading

    Betun | Credit Union Kasih Sejahtera Kantor Cabang (CUKS KC) Tasi Mane menghelat syukuran sekaligus pisah kenangan bersama 6 (enam) staf yang selama ini bertugas dan mengabdikan diri yang selanjutnya berpindah tugas. Keenam staf yang pindah tugas yakni, Jeremias Bana, bertugas di KC Kefa, Novianus Nahak bertugas di KC Betun, Yuvenalis Lan, KC Insana; Maria […]

  • Kantor Bahasa NTT : Perlu Perda Untuk Melestarikan Bahasa Daerah

    Kantor Bahasa NTT : Perlu Perda Untuk Melestarikan Bahasa Daerah

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kantor Bahasa NTT, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menghelat Seminar Internasional Linguistik dan Sastra Austronesia-Melanesia pada 22—23 Oktober 2019 di Hotel Aston Kupang; sebagai seminar internasional pertama yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa NTT Diharapkan seminar ini dapat menjadi awal dari seminar ilmiah rutin yang akan diselenggarakan di […]

  • PLN Luncurkan Layanan ‘Zero Down Time’ di Labuan Bajo

    PLN Luncurkan Layanan ‘Zero Down Time’ di Labuan Bajo

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | PLN menerapkan proyek percontohan layanan listrik tanpa padam atau zero down time (ZDT) di kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peluncuran atau launching zero down town berlangsung pada Selasa, 2 Februari 2022 pukul 09.30 WITA—selesai di Hotel Sylvia Resort sebagai pelanggan pertama ZDT di Labuan Bajo. […]

  • Bupati Belu Bangga, KSP Kopdit Cendana Timor Lahir dari Rahim Kimbana

    Bupati Belu Bangga, KSP Kopdit Cendana Timor Lahir dari Rahim Kimbana

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH,Finasim menyatakan rasa bangga terhadap lahirnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Kredit (Kopdit) Cendana Timor Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Sebagai orang yang lahir di Halilulik, Naitimu, Tasifeto Barat, saya bangga, hari ini kita berdiri di sini, sudah […]

  • Tips Mudik Aman dan Nyaman Ala Polri

    Tips Mudik Aman dan Nyaman Ala Polri

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 akan terjadi pada tanggal 5 April dan arus balik pada tanggal 15 April. Untuk mengantisipasi kemacetan, Polri mengimbau masyarakat agar menghindari tanggal-tanggal tersebut. “Bagi masyarakat agar memilih waktu atau tidak melakukan mudik pada waktu puncak mudik dan balik atau masyarakat dapat memilih waktu […]

expand_less