Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tunjang Pemasaran ‘Online’ Rumah Sasando, PNK Beri Bantuan Tahap Dua

Tunjang Pemasaran ‘Online’ Rumah Sasando, PNK Beri Bantuan Tahap Dua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2020
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sasando yang dirintis oleh Almarhum Maestro Yeremias Aogust Pah di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kembali memperoleh bantuan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) berbasis Kearifan Lokal diberikan kepada industri kerajinan Alat Musik Sasando dan Topi Ti’ilangga dari Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia (Ristek BRIN) melalui Politeknik Negeri Kupang.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/08/28/rumah-sasando-di-oebelo-gapai-bantuan-pppud-dari-politeknik-negeri-kupang/

Kali ini, pada Sabtu, 5 September 2020 pukul 11.00 WITA—selesai, diserahkan bantuan tahap kedua berupa seperangkat alat multi media yang mencakup 1 (satu) unit laptop, 1 (satu) unit kamera, tripod, sound card, dan video card.

Sebelumnya pada Selasa, 27 Agustus 2019 lalu, Rumah Sasando menerima bantuan 10 (sepuluh) item barang pendukung aktivitas produksi berupa mesin pelubang sekrup; mesin potong sekrup; mesin pemintal senar; mesin jahit merek JUKI; mesin pemipih; mesin gergaji jigsaw; papan nama neon box; meja kerja; lemari pajangan; dan perkakas K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Penyerahan bantuan PPPUD Ristek BRIN dari Tim Politeknik Negeri Kupang kepada Pengelola Rumah Sasando, Djitron Pah

Penyerahan bantuan PPPUD tersebut, sebagai bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat dari Ristek BRIN Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan oleh tim dosen Politeknik Negeri Kupang (PNK) yang terdiri dari Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. Heni M Sauw, S.E., M.M. Nikson Fallo, S.T., M.Eng. Feny S. Eky, S.S., M.A. dan dibantu oleh 3 (tiga) mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Program Studi (Prodi) Teknik Komputer Jaringan yakni Bonaventura P Jemi, Stef Filmon K. Tenis, dan Chrisdea Anavida Tamimaesa Fanggi.

Ketua Tim PPUD dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Politeknik Negeri Kupang, Fransisko Piri Niron S.T., M.Si. kepada Garda Indonesia mengatakan, kali ini PPPUD lebih menyentuh produk pemasaran. “Sebenarnya, awal dari proposal kami untuk merenovasi rumah produksi, ketika kami datang (saat pandemi Covid-19, red) mendata apa saja renovasi yang bakal dilakukan; Djitron Pah (pengelola Rumah Sasando, red) mengeluh terkait menurunnya penjualan,” urainya.

Oleh karena itu, imbuh Kony Niron (sapaan akrabnya, red), untuk bantuan tahun kedua, kami berembuk dan memutuskan jenis bantuan dialihkan ke perangkat multimedia. “Jenis bantuan lain untuk mendukung pemasaran Rumah Sasando, berupa website yang bakal di-launching pada Oktober 2020,” urainya.

Mengenai apakah bakal ada kelanjutan bantuan PPUD tahun ketiga, tandas Kony, jadi seperti tahun pertama dari hasil penilaian reviewer menilai baik, maka ada bantuan di tahun kedua. “Begitu pun dengan tahun ketiga, jika penilaian baik, maka bakal ada bantuan,” bebernya.

Sementara itu, Djitron Pah selaku Pengelola Rumah Sasando menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ristek BRIN melalui Politeknik Negeri Kupang yang telah memberikan bantuan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Ristek BRIN melalui Politeknik Negeri Kupang yang telah memberikan bantuan berupa seperangkat alat multimedia dan website, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, di mana saat pandemi Covid-19 yang melanda semua usaha, dan melalui alat-alat sangat memudahkan kami,” ucap penerus Maestro Sasando, Yeremias Aogust Pah ini antusias.

Ia pun mengidamkan dapat melakukan pemasaran secara online dengan menggunakan perangkat multimedia bantuan dari Ristek BRIN melalui Politeknik Negeri Kupang. Menurutnya, dalam situasi pandemi ini, lebih efektif jika penjualan hasil kerajinan berupa Sasando dan Topi Ti’ilangga dapat dilakukan secara online.

Dalam bincang-bincang, usai penyerahan bantuan dan memenuhi request lagu “To Love Sombody” dari Garda Indonesia, dengan piawai memetik senar Sasandonya, Djitron Pah juga mengutarakan gagasan agar dapat lebih mudah menjual kerajinan termasuk tersedianya layanan online berupa sekolah musik dan tutorial praktis memainkan alat musik Sasando yang berasal dari Pulau Rote tersebut.

Penulis, editor dan foto (+ rony banase)
Video oleh Mahasiswa Prodi Teknik Komputer Jaringan, Politeknik Negeri Kupang

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Prestasi Dikson Thon, Pertina NTT Tanggung Pendidikan Anak Sonia Thon

    Apresiasi Prestasi Dikson Thon, Pertina NTT Tanggung Pendidikan Anak Sonia Thon

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur memiliki segudang atlet tinju berprestasi. Salah satu mantan petinju yang pernah mengharumkan nama NTT adalah Dikson Thon yang menorehkan prestasi terbaik meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XV tahun 2000 di Surabaya Jawa Timur. Sang Juara menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 29 Maret 2019, meninggalkan istri […]

  • Institut Teknologi PLN Buka Pendaftaran, Sedia 250 Kuota Ikatan Kerja

    Institut Teknologi PLN Buka Pendaftaran, Sedia 250 Kuota Ikatan Kerja

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Institut Teknologi PLN (ITPLN) mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru (PMB) tahun ajaran 2024/2025. Sebanyak 150 calon mahasiswa dengan hasil tes terbaik berkesempatan untuk mendapatkan ikatan kerja dengan PLN Group. Tidak hanya itu, 100 lulusan terbaik juga akan langsung bergabung ke dalam PLN Group. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN […]

  • Bupati TTS Tetapkan Rabies Sebagai Kejadian Luar Biasa

    Bupati TTS Tetapkan Rabies Sebagai Kejadian Luar Biasa

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Dua hari belakangan, publik media sosial dihebohkan dengan peristiwa fenomenal, “gigitan anjing” kepada salah satu warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga yang bersangkutan meninggal dunia. Kejadian gigitan anjing tersebut pada Minggu, 2 April 2023 pukul 01.00 WITA, menimpa warga RT 04 RW 02 Nitana, […]

  • Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

    Inovasi Akuaponik-Ternak (3 in 1) untuk Ketahanan Pangan Keluarga Terdampak Stunting di Desa Penfui Timur

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Loading

    Tim PKM Undana di Desa Penfui Timur yang diketuai oleh Ir. Yohanis Umbu Laiya Sobang, M.Si. CRA, CRP, CRMP. beranggotakan Dr. Magadarita Riwu dan Dr. Marthen Makaborang, S.P, M.Sc. ini mengintegrasikan budidaya ikan dan sayuran secara terpadu dengan pemeliharaan ternak skala rumah tangga.   Kupang | Sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan menekan angka […]

  • Bersaing di Pasar Digital, 7 UMKM Dapat Pelatihan dari PLN

    Bersaing di Pasar Digital, 7 UMKM Dapat Pelatihan dari PLN

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat pelatihan social media marketing bertema “Your Network is Your Networth” pada 5—6 Juni 2024. Pelatihan ini diikuti oleh 7 (tujuh) UMKM binaan PLN guna meningkatkan literasi dan daya saing peserta di pasar digital. Pelatihan yang berlangsung di Konyu Coffee & Space ini membedah […]

  • Waspada ! Tiga Lokasi Zona Merah Covid-19 di Kota Kupang

    Waspada ! Tiga Lokasi Zona Merah Covid-19 di Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius dalam sesi konferensi pers pada Jumat malam, 15 Mei 2020, mengungkapkan 3 (tiga) pasien Covid-19 baru di Kota Kupang baru terkonfirmasi melalui transmisi atau penularan lokal yang berada tiga zona merah. “Tiga Lokasi Zona Merah tersebut yakni di Oepoi, Bakunase […]

expand_less