Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » UMKM di NTT Masih Individual & Lemah, Perlu Peningkatan Kapabilitas

UMKM di NTT Masih Individual & Lemah, Perlu Peningkatan Kapabilitas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Labuan Bajo, Garda Indonesia | Sekitar 437.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyerap hampir 78 persen atau sebesar 1,5 juta tenaga kerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 64,7 persen (sesuai data BPS). Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja usai even Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada Sabtu malam, 19 Juni 2021.

“UMKM sangat memiliki peran strategis di ekonomi NTT, dengan melihat kondisi tersebut, maka perlu Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder berkolaborasi menyatukan langkah sehingga UMKM dapat dikembangkan dengan baik dari sisi kelembagaan, kapabilitas, dapat bagaimana mereka dapat mengakses pembiayaan,” terang I Nyoman Ariawan Atmaja sembari mengungkapkan Dana PEN dari pemerintah yang disalurkan Bank Indonesia tahun 2021 sekitar Rp.51 Triliun.

Dana PEN Bank Indonesia bagi UMKM tersebut tak ada capping ‘dialokasikan’ untuk masing-masing provinsi, imbuh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, asalkan UMKM memenuhi syarat administrasi dan syarat assessment dari Perbankan, maka mereka dapat mengakses secara penuh. “Ini yang perlu kita siapkan. Dan beberapa kelemahan UMKM hasil interaksi kami selama 2 tahun yakni pertama dari sisi kelembagaan yang belum terbangun dengan baik sehingga UMKM masih bersifat individual dan belum menjadi kelembagaan yang kuat,” urai Nyoman Ariawan.

Kelemahan kedua, urai Nyoman Ariawan, terkait kapabilitas yang belum merata. “Jika dapat order ‘pesanan’ maka kuantitas dan kualitas tak dapat dicapai. Tak hanya itu, packaging  ‘pengemasan’ juga belum bagus, maka perlu penguatan dari sisi packaging sehingga layak menjadi oleh-oleh khas NTT,” ungkapnya seraya mencontohkan kemasan yang bagus punya La Moringa, Lewi’s Organics, dan La Bajo (3 dari 11 UMKM yang ikut serta dalam even Bangga Buatan Indonesia di Labuan Bajo)

Nyoman Ariawan pun membeberkan hasil survei Bank Indonesia, hampir 87 persen terdampak pandemi Covid-19 yang mana terjadi penurunan terhadap omzet. “Sehingga perlu didorong agar pemasaran bisa lebih bagus dan tepat sasaran,” katanya.

Kelemahan terakhir terkait pembiayaan, ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT yang fokus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi ini pun menyampaikan bahwa dirinya telah duduk bareng selama 8 (delapan) bulan dengan OJK, DJPB, OPD.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat berbincang dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johny G Plate saat Even Gernas Bangga Buatan Indonesia

“Belum ada yang siap secara kelembagaan maupun kapabilitas yang dapat mengakses dana pembiayaan dari pemerintah melalui Perbankan, kecuali di Perdagangan,” urainya seraya mengungkapkan sebelumnya pernah dijanjikan 300 Kelompok Ternak Sapi oleh Bupati Kupang, hingga saat ini hanya terdapat 17 kelompok yang telah dibiayai oleh Bank Negara Indonesia (BNI).

Lanjut Nyoman Ariawan Atmaja seraya menandaskan, “Bagaimana pertumbuhan ekonomi NTT bisa bagus di atas 5—7 persen, jika hal-hal tersebut tidak siap? Bagaimana jika pertumbuhan itu sustainable kalau sektor riil tak siap untuk diakseskan ke Perbankan? Itulah permasalahan utama kita di Nusa Tenggara Timur!”

Peningkatan Kapabilitas UMKM oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT

Guna menyikapi kondisi tersebut, beber I Nyoman Ariawan Atmaja, Bank Indonesia Perwakilan NTT menyiapkan beberapa langkah di antaranya:

Pertama, Kelas Online UMKM via zoom (juga berlaku umum, red) dengan kapasitas seribu orang setiap 2 (dua) minggu. “Namun, terkendala sinyal dan infrastruktur yang belum memadai di NTT,” urainya.

Kedua, BI YES (Young Entrepreneur School) dengan kelas Basic ‘Dasar’ dan Advance ‘Lanjutan’ yakni kelas khusus untuk membangun usaha dan mengembangkan usahanya yang telah ada.

Tak hanya itu, ucap I Nyoman Ariawan Atmaja, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan berbagai instansi seperti BPOM untuk penyediaan Sertifikat Halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), dan PIRT. “Kondisi tersebut dapat mendukung UMKM dari sisi kelembagaan agar semakin kuat dan layak di pasaran,” harapnya.

I Nyoman Ariawan Atmaja dan Johny G Plate saat memperagakan simbol QRIS

Bank Indonesia pun, pungkas I Nyoman Ariawan Atmaja, duduk bareng dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DJPB, dan Biro Ekonomi Setda Provinsi NTT guna membangun “Pokja Pembiayaan” dengan target mendorong bank-bank untuk membiayai UMKM NTT melalui Pilot Project

“Jadi off taker kita siapkan, misalnya ternak sapi yakni Klik Daily akan siap mengambil seluruh produksi Sapi di NTT, dan Bank akan memberikan pembiayaan termasuk melakukan pendampingan terhadap kelompok ternak. Mengapa Sapi? Karena NTT terkenal dengan produksi Sapi, lalu Babi, dan Kambing. Dan kondisi ini sementara berjalan,” bebernya.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditangkap!, Pelaku Human Trafficking Almh Adelina Sau

    Ditangkap!, Pelaku Human Trafficking Almh Adelina Sau

    • calendar_month Rab, 15 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Gardaindonesia.id-Tersangka Pelaku Human Trafficking asal Timor Tengah Selatan (TTS); Martinus Nenobota (46 tahun) yang mengakibatkan meninggalnya TKI Almh. Adelina Sau, berhasil ditangkap Aparat Polres TTS pada hari Rabu/15 Agustus 2018 pukul 05.40 wita. Kasat Reskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS) Iptu Jamari,S.H.M.H., saat dihubungi media ini melalui hubungan telepon selular, Rabu/15 Agustus 2018 pukul […]

  • Sejarah Hari Perempuan Internasional

    Sejarah Hari Perempuan Internasional

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Loading

    Pada tanggal 8 Maret setiap tahun, dirayakan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada tanggal 28 Februari 1909 di New York dan diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika Serikat. Demonstrasi pada tanggal 8 Maret 1917 yang dilakukan oleh para perempuan di Petrograd memicu terjadinya Revolusi Rusia. Hari Perempuan Internasional secara resmi dijadikan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917, dan […]

  • Polri : Seragam Baru Satpam Pakai Warna Krem

    Polri : Seragam Baru Satpam Pakai Warna Krem

    • calendar_month Jum, 14 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri akan memamerkan seragam satpam yang baru atau bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Satpam pada 31 Januari 2022. Diketahui, korps Bhayangkara berencana mengganti warna seragam harian Satuan Pengamanan (Satpam) dari yang sebelumnya berwarna cokelat muda menjadi warna krem. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa rincian mengenai […]

  • Jelang HUT Ke-76 Bayangkara, Polres TTS Helat Aneka Kegiatan

    Jelang HUT Ke-76 Bayangkara, Polres TTS Helat Aneka Kegiatan

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menghelat olahraga bersama berupa jalan santai dan mengadakan berbagai lomba untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76 Bayangkara, bertempat di Mako Polres TTS pada Jumat, 24 Juni 2022. Pantauan Garda Indonesia, jalan santai mengambil titik start dari Mako Polres TTS, […]

  • 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1442 H/2021 M jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, pada Selasa, 11 Mei 2021. “Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1442 H […]

  • Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pasien Sembuh Terus Melesat Jadi 747 Orang

    Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pasien Sembuh Terus Melesat Jadi 747 Orang

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mengungkapkan bahwa jumlah pasien sembuh Covid-19 kembali meningkat menjadi 747 setelah ada penambahan sebanyak 61 orang. Jumlah tersebut semakin melampaui angka kematian pasien per Senin, 20 April 2020 sebanyak 590 setelah ada penambahan sembilan orang. Adanya peningkatan kasus sembuh yang signifikan tersebut […]

expand_less