Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » ‘Update Covid-19 NTT’ ODP Capai 431, Gubernur VBL Minta Jangan Tolak ODP

‘Update Covid-19 NTT’ ODP Capai 431, Gubernur VBL Minta Jangan Tolak ODP

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov NTT sangat serius menangani penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Meski dari waktu ke waktu data Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terpantau dari Posko Covid-19 terus beranjak naik, masyarakat tidak perlu kuatir apalagi menolak jika ada warga tertentu yang termasuk dalam kategori ODP.

“Kami juga memantau dan mendengar ada juga warga yang datang dari daerah terpapar tetapi ditolak oleh warga tertentu. Bapak Gubernur meminta dan berharap agar kita tidak menolak mereka tetapi dikoordinasikan dengan puskesmas dan para medis setempat untuk memastikan kesehatannya,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. kepada pers di Kupang, pada Sabtu, 28 Maret 2020.

Menurut Marius, yang termasuk dalam ODP Covid-19 belum tentu positif. “Karena dia yang datang belum tentu positif Covid-19. Boleh waspada; waspada adalah sesuatu yang bagus. Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga yang memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadap kesehatan masyarakat,” terang Marius yang juga juru bicara Covid-19 Provinsi NTT.

Klarifikasi Data ODP

Pada bagian lain, Marius menjelaskan dan mengklarifikasi data yang ter-publish di Harian Timor Express edisi Sabtu, 28 Maret 2020. “Hari ini juga Harian Timex memberitakan ODP yang didata oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) berjumlah 2.200 orang di seluruh NTT. Perlu kami sampaikan bahwa 2.200 orang ini yang masuk melalui pelabuhan laut, udara maupun perbatasan antar Negara. Sesuai dengan protap (Prosedur Tetap) yang ada mereka juga diperiksa di pelabuhan, bandar udara dan perbatasan antar negara lalu mengirimkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk kemudian berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota di seluruh NTT untuk memantau lebih lanjut,” papar Marius.

Dijelaskan, 2.200 orang ini akan dipantau secara intensif baik Dinkes NTT maupun Dinkes kabupaten/kota. “Oleh karena itu, kita harapkan kerja sama yang sangat kuat dari seluruh masyarakat NTT. Perintah Bapak Gubernur kepada kita semua; kepada para bupati/wali kota se-NTT untuk menggerakkan seluruh infrastruktur pemerintahan untuk memantau warga NTT yang datang dari daerah-daerah terpapar Covid-19,” kata dia sembari meminta bantuan TNI/Polri, para Babinsa, Koramil, Dandim, Kapolres untuk bersama dengan infrastruktur pemerintahan tujuannya adalah untuk memastikan yang bersangkutan benar-benar terpantau dari sisi kesehatannya.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2020/03/28/update-covid-19-ntt-41-odp-selesai-pemantauan-316-isolasi-mandiri/

“Data yang kami rilis hari ini sebanyak 397 ODP; adalah orang-orang yang sudah diperiksa secara klinis oleh paramedis. Sedangkan 2.200 yang di-update oleh KKP mereka di data berdasarkan hard alert card (kartu tanda kesehatan). Mereka mengisi formulir lalu petugas-petugas kita di KKP dan juga paramedis memberikan petunjuk atau pedoman ketika berada di rumah masing-masing dan bagaimana dia mengisolasi dirinya, tidak bertemu dengan orang lain sambil berkoordinasi dengan paramedis setempat,” ucap Marius.

Mengingat penyebaran Covid-19 sebut Marius, sebagaimana diberitakan di berbagai media di Indonesia sudah semakin ekspansif. “Karena itu, kami harapkan kewaspadaan kita semua. Diminta kepada masyarakat NTT untuk tidak cuek dengan peringatan dan Protap yang telah ditetapkan oleh WHO dan pemerintah; baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se NTT. Kita harus bisa mengantisipasi secara baik agar NTT bisa terbebas dari Covid-19,” pintanya.

Pemprov NTT, ujarnya, memberikan apresiasi yang tinggi kepada lembaga sosial, lembaga pendidikan, lembaga kerohanian lainnya; yang dengan inisiatif sendiri mengadakan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat yang rentan terhadap berbagai wabah penyakit. “Tentu kita mengharapkan agar inisiatif ini juga merambah ke rumah tangga di seluruh NTT. Kita perlu mengantisipasi semua hal sehingga NTT terbebas dari penyebaran Covid-19,” ujar doktor penyuluh pertanian jebolan IPB Bogor.

Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius saat memberikan keterangan pers dan didampingi oleh Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru di Ruang Biro Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Foto Istimewa oleh Humas Pemprov NTT

Waspada ! ODP Covid-19 Capai 431 Orang

Hingga Sabtu, 28 Maret 2020 malam, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) kasus Covid-19 menembus angka 431. Karena itu, waspadalah. “Ya, hingga malam ini pukul 21.00 WITA,  jumlah ODP Covid-19 sebanyak 431 orang. Tadi siang berjumlah 397 orang. Itu berarti ada tambahan jumlah ODP sebanyak 34 orang,” tandas Marius kepada pers di ruang kerjanya, pada Sabtu malam, 28 Maret 2020.

Dia merinci, Kota Kupang ODP berjumlah 81 orang (yang sembuh atau selesai pemantauan 10 orang, 69 sedang karantina mandiri; 2 orang rawat inap di rumah sakit Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang). Kabupaten Kupang berjumlah 19 ODP sedang karantina mandiri.

Di daratan Timor yakni di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), 23 ODP melakukan karantina mandiri; TTU 5 orang sedang karantina mandiri; Belu sebanyak 21 orang ( 1 orang sedang rawat inap di Rumah Sakit Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang, dan 20 orang yang sedang karantina mandiri); dan Kabupaten Malaka 3 orang, 1 orang sedang rawat inap di rumah sakit Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang dan 2 orang karantina mandiri.

Kabupaten Rote Ndao berjumlah 20 ODP, Sabu Raijua ada 4 orang, dan Kabupaten Alor 1 orang dan kini telah sembuh atau selesai pemantauan.

Sementara di daratan Flores yakni di Kabupaten Flores Timur 5 ODP sedang karantina mandiri; Lembata berjumlah 22 orang, sembuh 4 orang dan 18 orang karantina mandiri; Kabupaten Sikka, lanjut Marius, berjumlah 64 ODP, sembuh 19 orang dan 45 orang sedang karantina mandiri; Ende 5 ODP, selesai pemantauan 2 orang dan 3 orang sedang karantina mandiri.

Untuk di Kabupaten Manggarai, terang Marius, terdapat 8 ODP, 1 orang selesai pemantauan dan 7 orang sedang karantina mandiri; Ngada berjumlah 14 orang, Kabupaten Nagekeo sebanyak 17 orang, 1 orang sedang rawat inap di Rumah Sakit TC Hilers Maumere, 3 orang selesai pemantauan, dan 14 orang sedang karantina mandiri.

Lanjut Marius, di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 10 orang, rawat inap 1 orang di Rumah Sakit Ben Mboi Ruteng, karantina mandiri sebanyak 9 orang; dan Manggarai Barat (Mabar) ODP sebanyak 44 orang dan semuanya karantina mandiri.

Selanjutnya imbuh Marius, di Pulau Sumba, yakni di Kabupaten Sumba Timur berjumlah 32 ODP, 1 orang sedang rawat inap di Rumah Sakit Umbu Rarameha, 4 orang selesai pemantauan dan karantina mandiri sebanyak 27 orang; Sumba Barat 1 orang sedang dalam karantina mandiri; Sumba Tengah sebanyak 4 orang, sedangkan di Sumba Barat Daya berjumlah 28 ODP sedang menjalankan karantina mandiri.

“Sehingga total menjadi 431 ODP. Yang sembuh atau selesai pemantauan sebanyak 44 orang. Yang sementara dirawat 7 orang dan 380 orang sedang menjalani karantina mandiri,” jelas Marius.

Pada bagian lain, Marius menambahkan, pihak Pemprov NTT juga sangat memperhatikan berbagai wabah penyakit tropis lainnya yang masih mendera masyarakat NTT yakni malaria dan deman berdarah. “Memang beberapa pekan ini Pemprov saat serius dengan mencegah wabah Covid-19. Namun demikian berbagai wabah penyakit tropis lainnya juga menjadi perhatian serius dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT seperti malaria dan deman berdarah. Karena itu, tidak ada cara lain selain masyarakat memperhatikan dengan sungguh-sungguh pola hidup sehat. Pola makan yang bergizi dan pola istirahat yang teratur. Karena kesehatan itu mahal,” tandas mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, sambil sesekali memperbaiki kacamatanya.(*)

Sumber berita (*/Valeri Guru–Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Editor dan foto utama (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 49 Orang Tewas dalam Penembakan di Christchurch Selandia Baru

    49 Orang Tewas dalam Penembakan di Christchurch Selandia Baru

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Selandia Baru, Garda Indonesia | KBRI Wellington terus melakukan monitoring dan menyiapkan bantuan kekonsuleran terhadap peristiwa penembakan yang terjadi di Christchurh pada hari ini, Jumat/15 Maret 2019 di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood. Informasi terkini yang berhasil dihimpun oleh KBRI Wellington, pada pukul 23.30 waktu Selandia Baru yakni dari 6 (enam) WNI yang diketahui berada […]

  • Waspada Penipuan Modus Undian Bank NTT di Facebook

    Waspada Penipuan Modus Undian Bank NTT di Facebook

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Manajemen Bank NTT menyampaikan kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur maupun para nasabah untuk waspada dan berhati-hati jika dihubungi via massanger atau dikirim informasi undian Bank NTT via facebook. Akun tersebut meminta mengirimkan sejumlah uang tertentu untuk dapat mengikuti undian berhadiah dengan limit waktu mepet dan mendesak. Demikian ditegaskan Kadiv Rencorsec Bank […]

  • Pulihkan Listrik di Pulau Raijua, GM PLN UIW NTT Terjun Langsung ke Lokasi

    Pulihkan Listrik di Pulau Raijua, GM PLN UIW NTT Terjun Langsung ke Lokasi

    • calendar_month Sab, 8 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Raijua-NTT, Garda Indonesia | Hingga Jumat, 7 Mei 2021, kondisi pemulihan jaringan listrik pasca-badai Siklon Tropis Seroja di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai kondisi maksimal yakni 99,90 %, dari 4.002 gardu terdampak badai sehingga padam, kini tersisa hanya ada 4 (empat) gardu padam yang berada di Pulau Raijua, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu […]

  • Gempa Bumi Guncang Jawa Timur & Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

    Gempa Bumi Guncang Jawa Timur & Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id– Gempa Bumi dengan kekuatan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. […]

  • Presiden Jokowi Kunjungan Kerja di Labuan Bajo, Ini Agendanya

    Presiden Jokowi Kunjungan Kerja di Labuan Bajo, Ini Agendanya

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo bersama Ibu Negara, Hj. Iriana melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT pada Kamis, 13 Oktober 2021. Saat tiba di Labuan Bajo, Presiden disambut oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Ibu Julie Sutrisno Laiskodat juga Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI […]

  • Ketua Umum TAPA : Demo 1812 Berpotensi Muncul Klaster Baru Covid-19

    Ketua Umum TAPA : Demo 1812 Berpotensi Muncul Klaster Baru Covid-19

    • calendar_month Sab, 19 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Aksi Demo 1812 yang berlangsung pada Jumat, 18 Desember 2020, memperburuk situasi karena demo yang menuntut kematian 6 laskar FPI dan membebaskan Habib Rizieq dari tahanan itu, berpotensi memunculkan klaster baru Covid-19. Demikian penuturan Dr. Kapitra Ampera, S.H., M.H. Ketua Umum Tim Advokasi Pembela Agama dan Negara (TAPA). Menurutnya, jika ada […]

expand_less