Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Viral Bendera One Piece Jelang 17 Agustus, Ada Gerakan Pecah Belah Bangsa?

Viral Bendera One Piece Jelang 17 Agustus, Ada Gerakan Pecah Belah Bangsa?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Loading

Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyuarakan kekhawatiran serius.

 

Jakarta | Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, fenomena unik mencuri perhatian publik dan media sosial. Sejumlah warga terlihat mengibarkan bendera dari cerita manga Jepang One Piece, yang menampilkan warna hitam dengan simbol tengkorak bertopi jerami ikon khas kru bajak laut Topi Jerami dalam serial tersebut.

Fenomena ini sebenarnya sudah lama dikenal di kalangan wibu sebutan bagi penggemar budaya populer Jepang, termasuk manga dan anime. Namun, pengibaran bendera One Piece kali ini menjadi perbincangan hangat karena dilakukan bersamaan dengan bendera Merah Putih di berbagai tempat menjelang momen sakral kemerdekaan.

Ramainya aksi ini terjadi tak lama setelah pemerintah mengumumkan logo resmi HUT ke-80 RI. Salah satu pengguna media sosial bahkan menyentil Presiden RI, Prabowo Subianto dengan menyertakan unggahan:

“Banyak yg mengibarkan bendera One Piece bareng bendera Merah Putih di tujuh belasan ini. Pertanyaannya, pak @prabowo paham nggak pesan tersirat ini?”

Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyuarakan kekhawatiran serius. Ia menduga ada gerakan sistematis di balik viralnya bendera One Piece tersebut, yang bertujuan untuk memecah belah persatuan bangsa.

“Ada gerakan sistematis untuk memecah belah kesatuan bangsa,” ujar Dasco kepada wartawan di Jakarta, Jumat,1 Agustus 2025.

Dasco mengaku menerima laporan dari sejumlah lembaga pemerintah, termasuk intelijen, terkait penyebaran bendera yang ramai dibicarakan itu. Ia menilai tindakan tersebut bukan peristiwa kebetulan, dan justru berpotensi menjadi bagian dari upaya yang disengaja untuk mengganggu stabilitas nasional.

“Ya, itu ada gerakan sistematis untuk memecah belah kesatuan bangsa,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis malam.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak terpancing oleh provokasi semacam itu dan justru mempererat persatuan.

“Himbauan saya kepada seluruh anak bangsa, mari kita bersatu. Justru kita harus bersama melawan hal-hal seperti itu,” tegasnya.

Meski begitu, Dasco tidak menjelaskan lebih lanjut apakah gerakan tersebut berasal dari dalam negeri atau pihak asing. Ia hanya menyampaikan bahwa ada pihak-pihak yang tidak senang melihat Indonesia berkembang menjadi negara maju.

“Banyak juga ternyata yang tidak ingin bangsa Indonesia maju. Saat ini kita sedang pesat-pesatnya untuk mencapai kemajuan. Hal ini tentunya ada yang suka, ada yang tidak suka. Terhadap yang tidak suka, mari kita bersatu kita lawan,” imbuhnya.

Aparat kini tengah mengumpulkan data dan menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam pengibaran bendera One Piece di berbagai daerah. Fenomena ini pun menambah deretan isu viral menjelang peringatan kemerdekaan tahun ini.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahap Kesembilan, 3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

    Tahap Kesembilan, 3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 3,852 juta dosis vaksin siap pakai AstraZeneca dari Covax Facility kembali tiba di Indonesia pada Senin, 26 April 2021. Kedatangan vaksin ini merupakan tahap kesembilan sejak 6 Desember 2020. Pesawat Emirates yang membawa vaksin tersebut memiliki nomor penerbangan EK-9258 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 18.26 WIB. […]

  • Budidaya Jahe Merah Kelompok Tani Gugok Gelam dengan CSR Bintang Toedjoe

    Budidaya Jahe Merah Kelompok Tani Gugok Gelam dengan CSR Bintang Toedjoe

    • calendar_month Rab, 28 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Prabumulih, gardaindonesia.id | Budidaya Jahe Merah dari PT Bintang Toedjoe, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk diadakan di aula Kantor Lurah Sukaraja dan lahan perkebunan kelompok tani gugok gelam Kota Prabumulih Sumatera Selatan, Selasa (27/11/2018). Lurah Sukaraja mengucapkan terima kasih dengan adanya pelatihan budidaya jahe merah […]

  • Pandemi 2021, Tahun Ketiga PNK Kupang Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    Pandemi 2021, Tahun Ketiga PNK Kupang Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada masa pandemi Covid-19 di tahun 2021, Politeknik Negeri Kupang (PNK) dengan dukungan Kemenristek DIKTI kembali melakukan penerapan dan pengembangan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Mitra Kelompok Usaha ‘Dodol Pisang Legit Sari’ yang berlokasi di Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Baca […]

  • Enam Dubes Negara Sahabat Ingin Kerja Sama Majukan Indonesia

    Enam Dubes Negara Sahabat Ingin Kerja Sama Majukan Indonesia

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Enam duta besar (dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) dari negara-negara sahabat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 2 Maret 2022. Para dubes pun menyampaikan keinginan dan rencana mereka untuk meningkatkan lebih jauh hubungan bilateral antara negaranya dengan Indonesia. Duta Besar LBBP Kerajaan […]

  • Sesat Pikir ‘Slippery-Slope’ Cegah Kekerasan Seksual, Bukan Legalisasi Seks Bebas!

    Sesat Pikir ‘Slippery-Slope’ Cegah Kekerasan Seksual, Bukan Legalisasi Seks Bebas!

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ini soal sesat pikir ala Mardani Ali Sera (PKS) yang bilang bahwa Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021) berisi ‘pelegalan’ kebebasan seks. Ini jelas ngawur! Lereng yang licin, atau ‘Slippery Slope’ memang bikin orang gampang terpeleset. Begitu pula dalam logika, ada yang dikenal dengan sesat logika ala ‘slippery-slope’, lereng yang licin. Karenanya […]

  • Respons Cepat, Kanit Tipidter Polres Belu Periksa Vegal dan Saksi

    Respons Cepat, Kanit Tipidter Polres Belu Periksa Vegal dan Saksi

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Menindaklanjuti laporan korban dugaan pencemaran nama baik, wartawan media daring Timordaily.com Silvester Manek alias Vegal terhadap terlapor Asty Sene, Kanit Tipidter Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Aipda Mesakh Boymau selaku penyidik pembantu  melakukan pemeriksaan terhadap Vegal dan para saksi di ruang kerjanya pada Rabu pagi, 4 Agustus 2021. Baca […]

expand_less