Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » 24.35 Juta Anak Akses Internet; KemenPPPA Proteksi Dini

24.35 Juta Anak Akses Internet; KemenPPPA Proteksi Dini

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Biak Barat-Papua,gardaindonesia.id–Survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) diketahui jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143,26 juta. Dari jumlah tersebut, pengguna internet anak usia 13-18 tahun berjumlah 16,68% atau 24,35 juta anak yang mengakses internet di Indonesia. Sebagai upaya pencegahan dan proteksi dini terhadap pengaruh negatif internet bagi anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan Sosialisasi Internet Cerdas Bagi Anak di Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak. Sebab, edukasi tentang penggunaan gadget dan internet yang cerdas bagi anak sudah menjadi hal yang mendesak di era perkembangan teknologi yang pesat.

“Di negara maju dan di kota-kota besar, anak- anak balita bahkan sudah dikenalkan dengan gadget. Walaupun di Kampung Wardo ini mungkin internet belum masuk, tapi sebentar lagi pasti akan merambah dan menjadi bagian kehidupan di sini. Maka kita lakukan sosialisasi ini, agar anak-anak kita dan orangtua sudah terlebih dulu memiliki pemahaman akan penggunaan gadget dan internet dengan bijak dan cerdas,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise saat membuka acara sosialisasi Internet Cerdas Bagi Anak, Senin/1 Oktober 2018.

Sosialisasi yang diinisiasi oleh Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA ini merupakan bagian dari pemenuhan hak anak untuk memperoleh informasi yang layak seperti tercantum dalam Konvensi Hak Anak Pasal 13 ayat (1) dan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Menurut Menteri Yohana, dampak positif dari penggunaan internet dapat berguna bagi sarana belajar, menambah ilmu pengetahuan dan sarana komunikasi bagi anak. Namun dampak negatifnya, anak bisa terpapar informasi dan konten yang tidak layak seperti pornografi. Selain anak, orangtua dan guru juga sengaja diundang mengikuti sosialisasi untuk mengingatkan anak-anak mereka agar tidak membuka dan mengakses konten tidak layak.

“Mengakses konten porno bisa membuat anak-anak adiktif atau kecanduan. Kecanduan itu dapat mengganggu otak mereka. Anak yang adiktfif menonton konten porno juga berpotensi mendorong mereka melakukan kejahatan seksual. Jika mereka sudah bermain gadget berjam-jam, coba orangtua sesekali dicek, apa sebenarnya yang mereka lihat. Kalau mereka sudah keluar jalur dari kepentingan informasi dan pendukung belajar maka anak-anak harus diperingatkan. Tidak boleh waktu mereka habis digunakan untuk mengakses internet berlebihan,” jelas Menteri Yohana.

Sebelum membuka acara sosialisasi yang dihadiri 200 pelajar, Menteri Yohana berpesan pada seluruh orangtua di Indonesia, khususnya di Biak Barat agar memahami situasi perkembangan teknologi sekarang agar dapat memahami potensi bahaya dari aktifitas anak dengan gadget dan internet. Sebab orang terdekatlah yang harus awas dalam mengontrol aktifitas anak dan memastikan mereka tumbuh dan berkembang secara baik. (*/PM PPPA+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nota Kesepahaman Indonesia dan Timor-Leste

    Nota Kesepahaman Indonesia dan Timor-Leste

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste menyepakati sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara di berbagai bidang. Nota-nota kesepahaman tersebut disepakati saat Presiden Joko Widodo menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Timor-Leste, Taur Matan Ruak, di Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Senin, 13 […]

  • Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), personel Kompi Kavaleri Komodo Kesatria Anuraga (Kikav KKA) memanen padi bersama masyarakat di Desa Derok Faturene, Kecamatan  Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 18 Mei 2022. “Hal ini merupakan salah satu […]

  • BPBD Kota Kupang Helat Pelatihan Peningkatan Kapasitas TRC

    BPBD Kota Kupang Helat Pelatihan Peningkatan Kapasitas TRC

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Upaya memberikan kenyamanan terhadap seluruh masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, terutama dalam hal penanganan bencana alam; diwujudkan melalui Pelatihan Penanggulangan Bencana, Tim Reaksi Cepat (TRC), yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang. Pada Rabu, 10 Juli 2019 bertempat di Neo Aston Hotel Kupang, melalui […]

  • Cegah Penularan Covid-19, ASN Tidak Diizinkan Mudik

    Cegah Penularan Covid-19, ASN Tidak Diizinkan Mudik

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengatur kebijakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mematuhi pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah atau mudik guna mencegah penularan wabah Covid-19. Kepatuhan itu harus dilakukan karena sesuai ketentuan Undang-Undang ASN Pasal 10 bahwa fungsi ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik. […]

  • Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

    Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

    • calendar_month Sab, 3 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan Provinsi NTT merupakan contoh toleransi antar umat beragama bagi Indonesia yang tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan masyarakat. Pernyataan Jenderal Lystio Sigit Prabowo tersebut diungkapkannya saat […]

  • Bukan Pertumpahan Darah, Tapi Cinta Kasih

    Bukan Pertumpahan Darah, Tapi Cinta Kasih

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yohanis Tkikhau Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perbedaan di tengah masyarakat merupakan Anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Perbedaan ini berdampak pada tindakan dan perilaku individu. Namun kita dibekali dengan akal budi untuk bisa membedakan hal yang baik maupun yang buruk, agar kita tetap menjaga keharmonisan hubungan antar sesama. Karena dalam setiap perjalanan kehidupan, kita […]

expand_less