Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » 5000 Perempuan Batam Peringati Hari Pahlawan–Batam Untuk Indonesia

5000 Perempuan Batam Peringati Hari Pahlawan–Batam Untuk Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Loading

Batam, gardaindonesia.id | Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Salah satu bentuk penghargaan terhadap pahlawan adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang dapat memperkuat kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia. Diinisiasi oleh komunitas perempuan di Batam, 10 November 2018, Kota Batam memperingati hari pahlawan dengan menyelenggarakan Nyanyian untuk Negeri dengan tema dari Batam untuk Indonesia. Acara paduan suara dengan menyanyikan lagu-lagu Nasional yang diikuti 5000 peserta dan dipandu langsung Adi MS.

“Berkat jasa pahlawan kita bisa merasakan kemerdekaan. Namun akhir-akhir ini, kita sangat mudah dipecah belah dan dibelokkan kepada hal-hal yang jauh dari rasa kebangsaan dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Melihat kondisi tersebut terutama minimnya ras nasionalisme dan cinta tanah air dikalangan para generasi muda, perempuan-perempuan yang tinggal di Batam maupun yang pernah tinggal di Batam membentuk Komunitas Wanita (Kowan) Batam Cinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan menginisiasi kegiatan ini. Harapannya agar rasa nasionalisme dikalangan generasi muda tumbuh dan semakin kuat,” ujar Ketua Kowan Batam, Fenny Widjojo.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise yang ikut hadir. Menurut Menteri Yohana, sejak lama perempuan telah ikut terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditandai dengan banyaknya para pahlawan perempuan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kehadiran komunitas Kowan Cinta NKRI dinilai dapat menjadi contoh baik dalam melanjutkan usaha para pahlawan menjaga kesatuan dan mendorong rasa cinta tanah air Indonesia.

“Keterlibatan warga dalam mengisi kemerdekaan dan jasa-jasa pahlawan tidak melulu harus dengan pertarungan di medan perang. Contohnya gerakan bersama dari masyarakat yang diinisiasi oleh komunitas Perempuan seperti Kowan Batam Cinta NKRI, perlu diapresiasi. Acara seperti ini akan membangun persatuan yang cukup erat bagi masyarakat di kota Batam terutama dalam melibatkan perempuan di ruang-ruang kreatif. Adanya rasa persatuan juga dapat menguatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Batam,” jelas Menteri PPPA Yohana Yembise. (*/PM PPPA + rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balon Mobilitas Sosial

    Balon Mobilitas Sosial

    • calendar_month Kam, 13 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Josef Herman Wenas Di India tercatat 4.000 kematian dalam dua hari terakhir. Malaysia mulai kemarin (Senin, 10 Mei 2021, red) sampai dengan awal bulan depan memberlakukan lockdown nasional untuk ketiga kalinya sejak pandemi ini mulai lebih setahun lalu. Masuk akal Corona di Indonesia diyakini memiliki banyak klaster Covid-19 yang tak terdeteksi. Dari random sampling […]

  • Pemprov NTT Terima 11 Ribu Tenaga PPPK Hingga Akhir 2025

    Pemprov NTT Terima 11 Ribu Tenaga PPPK Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Ditekankan Gubernur Laka Lena, penambahan belasan ribu PPPK merupakan berkat besar, namun juga menjadi tantangan serius bagi struktur APBD Pemprov NTT.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat memimpin apel bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Kantor Gubernur, pada Senin pagi, 23 Juni 2025; meminta semua ASN untuk […]

  • Meski Alami Deflasi 0,04%, Bahan Makanan Justru Alami Inflasi 0,84%

    Meski Alami Deflasi 0,04%, Bahan Makanan Justru Alami Inflasi 0,84%

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | NTT (Nusa Tenggara Timur) kembali mengalami deflasi sebesar 0,04% di bulan Oktober 2018 (sebelumnya periode Juli—Sept juga alami deflasi). Kondisi sama juga dialami Kota Kupang dan Maumere dengan tingkat deflasi sebesar 0,005 dan 0,04%. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia melalui Demarce M. Sabuna, SST SE..M.Si – Kepala Bidang Statistik Distribusi, […]

  • Sensus Pertanian 2023 di Tengah Kinerja Pertanian Pasca-pandemi

    Sensus Pertanian 2023 di Tengah Kinerja Pertanian Pasca-pandemi

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua H.F.H. Abel (Statistisi BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur) Sektor pertanian masih memegang peranan penting dan strategis dalam perekonomian Indonesia terlebih di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa alasan mengapa sektor pertanian disebut sebagai sektor yang penting dan strategis. Pertama, kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, berdasarkan data PDB tahun […]

  • Pemkot Kupang Salurkan Bansos untuk 23.640 Keluarga pada 15—27 Juni

    Pemkot Kupang Salurkan Bansos untuk 23.640 Keluarga pada 15—27 Juni

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi 23.640 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bansos yang berasal dari APBD itu rencananya akan diserahkan mulai 15—27 Juni 2020. Paket bantuan sosial yang diberikan berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg dan mie instan 1 dos. Wali Kota Kupang, […]

  • Kemen PPPA: ‘Jangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik!’

    Kemen PPPA: ‘Jangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik!’

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Minggu/17 Maret 2019, sejak pukul 06.00 WIB, kurang lebih 400 orang anak telah berkumpul di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum. Seragam putih bertuliskan “Kampanye Aman untuk Anak” dipakai hampir seluruh anak yang hadir. Kedatangan mereka bukan untuk terlibat dalam kampanye politik. Melainkan, hadir untuk menyuarakan perlindungan anak dari penyalahgunaan dalam kegiatan […]

expand_less