Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 5 Skema Perlindungan & Pemulihan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

5 Skema Perlindungan & Pemulihan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menyiapkan 5 (lima) skema untuk perlindungan dan pemulihan ekonomi bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah skema yang juga termasuk program khusus bagi pelaku usaha ultramikro tersebut disiapkan dengan harapan agar mereka dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Ada lima skema besar dalam program perlindungan dan pemulihan ekonomi, utamanya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk program khusus bagi usaha ultramikro dan usaha mikro yang selama ini tidak bersentuhan dan tidak terjangkau oleh lembaga keuangan maupun perbankan,” ujar Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 29 April 2020.

Presiden mengatakan bahwa skema pertama diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang masuk kategori miskin dan rentan terdampak Covid-19. Para pelaku usaha dalam skema tersebut diupayakan agar masuk sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.

“Kita harus memastikan bahwa mereka ini masuk sebagai bagian dari penerima bansos (bantuan sosial) baik itu PKH (Program Keluarga Harapan), paket sembako, bansos tunai, BLT (Bantuan Langsung Tunai) desa, maupun pembebasan pengurangan tarif listrik dan Kartu Prakerja,” ucapnya.

Skema berikutnya, yakni skema kedua, berbicara mengenai insentif perpajakan yang berlaku bagi para pelaku UMKM dengan omzet di bawah Rp.4,8 miliar per tahun. Terhadap mereka, pemerintah telah menurunkan tarif PPh final selama enam bulan.

“Di sini pemerintah telah menurunkan tarif PPh final untuk UMKM dari 0,5 menjadi 0 persen selama periode enam bulan dimulai dari April—September 2020,” kata Presiden.

Sementara itu, relaksasi dan restrukturisasi kredit UMKM menjadi bagian dari skema ketiga yang disiapkan oleh pemerintah. Skema ini meliputi penundaan angsuran dan subsidi bunga bagi para penerima KUR (Kredit Usaha Rakyat), UMi (Kredit Ultramikro), PNM Mekaar (Permodalan Nasional Madani Membina Keluarga Sejahtera), LPDB (lembaga pengelola dana bergulir), hingga penerima bantuan permodalan dari beberapa kementerian.

“Saya juga minta agar program penundaan angsuran dan subsidi bunga diperluas untuk usaha mikro penerima bantuan usaha dari pemerintah daerah,” imbuhnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memberlakukan perluasan pembiayaan bagi UMKM berupa stimulus bantuan modal kerja sebagai bagian dari skema keempat yang telah disiapkan. Dalam skema ini, pemerintah menyiapkan bantuan modal kerja darurat yang dirancang khusus bagi pelaku UMKM yang merasakan dampak Covid-19.

Hingga saat ini, sudah terdapat 41 juta pelaku UMKM yang terhubung dengan lembaga pembiayaan maupun perbankan. Namun, masih terdapat 23 juta pelaku UMKM yang belum pernah mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan maupun sistem perbankan.

“Karena itu yang 23 juta UMKM ini harus mendapatkan program dari perluasan pembiayaan modal kerja. Bagi yang bankable penyalurannya akan melalui perluasan program KUR sekaligus akan mendorong inklusi keuangan. Sedangkan bagi yang tidak bankable penyalurannya bisa lewat UMi, Mekaar, maupun skema program lainnya,” tutur Presiden.

Ada pun dalam skema kelima, pemerintah melalui kementerian, lembaga BUMN, dan pemerintah daerah akan bertindak sebagai penyangga dalam ekosistem UMKM, utamanya pada tahap pemulihan dan konsolidasi usaha setelah pandemi Covid-19.

“Ini penting sekali. Misalnya BUMN atau BUMD menjadi offtaker (penyerap) bagi hasil produksi para pelaku UMKM baik di bidang pertanian, perikanan, kuliner, sampai di industri rumah tangga,” ujarnya.

Kepala Negara juga kembali mengingatkan jajarannya di daerah untuk melakukan realokasi anggaran dan mengarahkannya pada program-program stimulus ekonomi yang menyentuh sektor UMKM. Dengan semua langkah dan upaya yang dilakukan tersebut Presiden Joko Widodo berharap agar para pelaku UMKM mampu bertahan dan tetap menjalankan aktivitas produksinya baik selama maupun setelah Pandemi Covid-19 berakhir. (*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cahaya Listrik Merebak Kegelapan Desa Boti Dusun Tiga

    Cahaya Listrik Merebak Kegelapan Desa Boti Dusun Tiga

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Masuknya listrik PLN ini bukan hanya memberikan terang pada kegiatan di rumah-rumah, tetapi juga sekolah dan rumah ibadah. Hal ini memungkinkan anak-anak dapat belajar di rumah saat malam hari.   Boti | Tersalurnya listrik ke rumah-rumah menjadi hal biasa di daerah lain, tapi tidak dengan Dusun 3, Desa Boti, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan […]

  • Regina Pacis Magetan, Gereja Katolik di Lereng Gunung Lawu Diapit Kemajemukan

    Regina Pacis Magetan, Gereja Katolik di Lereng Gunung Lawu Diapit Kemajemukan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Loading

    Gereja yang tampak agung berdiri di lereng Gunung Lawu itu menaungi sekitar 1.400 umat Katolik yang hidup di tengah kemajemukan. Perlu diketahui, mayoritas penduduk Kabupaten Magetan beragama Islam, sekitar 98,99% atau 685.786 jiwa.   Magetan | Pengalaman berharga bagi redaksi Portal Berita Garda Indonesia dapat mengikuti Misa Ekaristi pada Minggu, 28 September 2025 di Gereja […]

  • Indonesia Masuk 7 Keajaiban Ekonomi Dunia, PSI : Bangga & Jadi Tantangan

    Indonesia Masuk 7 Keajaiban Ekonomi Dunia, PSI : Bangga & Jadi Tantangan

    • calendar_month Sel, 27 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Membanggakan tapi sekaligus juga jadi tantangan bahwa Indonesia dianggap masuk sebagai salah satu keajaiban ekonomi dunia bersama Vietnam, India, Yunani, Portugis, Saudi Arabia dan Jepang. Begitu timpal Andre Vincent Wenas, juru bicara Partai Solidaritas Indonesia bidang ekonomi pada Selasa, 27 September 2022. Ketujuh negara ini dianggap sebagai survivor dari krisis global […]

  • Idulfitri di Tengah Pandemi, Menteri Agama Ajak Terapkan Protokol Kesehatan

    Idulfitri di Tengah Pandemi, Menteri Agama Ajak Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kam, 13 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Umat Muslim Indonesia merayakan hari kemenangan Idulfitri 1 Syawal 1442 H, pada Kamis, 13 Mei 2021, merupakan kedua kali perayaan  Idulfitri di tengah pandemi. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap, seluruh umat dapat mengambil pelajaran (ibrah) dari peristiwa bahwa menyelamatkan nyawa sesama adalah prioritas utama. “Pandemi Covid-19 telah mempertajam pemahaman kita […]

  • Pohon Sepe Jalan Nangka Tumbang Tindih Mobil, Warga Gotong Royong Pangkas

    Pohon Sepe Jalan Nangka Tumbang Tindih Mobil, Warga Gotong Royong Pangkas

    • calendar_month Sab, 3 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Hujan deras disertai angin kencang dampak dari siklon tropis, mengakibatkan sebuah Pohon Sepe (Flamboyan, red) berusia sekitar 30-an tahun di Jalan Nangka, RT 05 RW 02, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); tumbang dan menghalangi arus lalu lintas pada Sabtu siang, 3 April 2021 […]

  • Jokowi Bahagia, Timnas Indonesia Menang Lawan Thailand

    Jokowi Bahagia, Timnas Indonesia Menang Lawan Thailand

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 1Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada para pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-22 yang berhasil mendapatkan medali emas dalam laga sepak bola SEA Games 2023. Presiden menilai hal tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat. “Selamat kepada seluruh pemain, atlet, ofisial, semuanya, ini kerja yang bertahun-tahun, yang berkesinambungan […]

expand_less