Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » 20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari 82 orang yang positif Covid-19, kurang lebih ada 20 orang yang masuk dalam kategori anak yaitu usia 0 hingga 18 tahun. Ada beberapa klaster yang masuk kategori itu antara lain klaster Magetan dan klaster Sangkalala itu rata-rata masuk dalam kategori.

Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Jumat siang, 22 Mei 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

“Secara umum yang positif 1/3 berjenis kelamin perempuan dan 2/3 berjenis kelamin laki-laki,” ungkap drg. Domi seraya menyampaikan kalau jumlah anak laki-laki lebih banyak karena kebiasaan melangkahkan kaki.

Bagaimana penanganan anak-anak positif Covid-19 oleh Dinas PPPA Provinsi NTT ?

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Provinsi NTT, Sylvia Peku Djawang menyampaikan bahwa saat ini pihaknya hanya pakai kekuatan koordinasi terkait penanganan anak-anak di NTT yang positif Covid-19.

“Saat ini kita tidak bisa ke mana-mana,” ujarnya.

Contohnya, imbuh Sylvia, kemarin itu melalui Dinas PPPA Rote mereka melakukan pemantauan dan mengambil peran terhadap anak perempuan berusia 8 tahun positif Covid-19 di Kecamatan Rote Timur.

“Kepada orang tua diberitahu mengenai kondisi psikologis anak-anak. memang saat ini untuk intervensi-intervensi penangangan karantina itu masih berupa penanganan medis, kita masih belum bisa intervensi karena itu isolasi,” beber Sylvia Peku Djawang.

Sementara, lanjutnya, kita tahu bahwa APBD kita untuk penanganan secara umum saja, semoga dalam waktu dekat satu minggu atau dua minggu ini dekon kita sudah bisa dieksekusi karena dekon kementerian itu yang lebih spesifik.

“Contohnya kita bisa membiayai konseling untuk anak untuk ada di situ dengan memperlengkapi APD dan sebagainya. Karena kalau selama ini kalau APD yang ada di seluruh provinsi kan hanya untuk medis, sementara untuk anak dan perempuan ada satu aspek yang harus kita berlakukan berbeda daripada pasien laki-laki,” ujarnya.

Itu yang sementara kami buat, terang Kadis PPPA Provinsi NTT, tetapi memang saat ini untuk perlakuan khusus bagi perempuan dan anak, belum bisa memakai APBD karena tidak bisa spesifik, sehingga hanya bergantung pada APBN.

“Kita sedang berkoordinasi detail untuk disahkan sehingga konseling-konseling itu bisa juga kita lakukan by phone,” urainya seraya memberikan contoh P2TP2A hanya by phone.

“Memang saat ini banyak keterbatasan sehingga kami tidak bisa bergerak. Dana APBN dari kementerian yang memang spesifikasi seperti tanggap Covid bagi perempuan dan anak. Memang pada saat ini dekon kita agak terlambat karena mereka harus menyandingkan untuk kebutuhan Covid bagi perempuan dan anak,” pungkas Sylvia Peku Djawang.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh tirto.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Tahan Panji Gumilang Atas Kasus Penistaan Agama

    Polri Tahan Panji Gumilang Atas Kasus Penistaan Agama

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri melakukan penahanan terhadap Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang dalam kasus dugaan penistaan agama. Penahanan Panji dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. “Dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim selama 20 hari sampai tanggal 21 Agustus 2023,” ujar Karo Penmas Brigjen Ahmad Ramadhan saat konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, […]

  • Gerindra Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD

    Gerindra Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Loading

    Selain soal anggaran, Sugiono juga menyoroti biaya kampanye yang mahal sebagai hambatan bagi figur kompeten menjadi kepala daerah.   Jakarta | Partai Gerindra menyatakan dukungan terhadap usulan agar kepala daerah gubernur, bupati, dan wali kota dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) karena dinilai lebih efisien dibanding pemilihan langsung. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, mengatakan, […]

  • UPG 1945 NTT Berdampak, Atensi Sampah Hingga Anak Tak Sekolah Kota Kupang

    UPG 1945 NTT Berdampak, Atensi Sampah Hingga Anak Tak Sekolah Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Loading

    UPG 1945 NTT, papar Rektor Uly Riwu Kaho, juga membuka peluang program studi bagi ASN di lingkup Pemkot Kupang, termasuk pembelajaran hibrid jenjang S1 dan S2, serta skema RPL bagi pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja.   Kota Kupang | Sebagai kampus swasta yang telah berdiri lebih dari dua dekade (20 tahun), Universitas Persatuan Guru […]

  • Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya, ini sekadar sketsa, gambar yang belum jadi, masih coretan awal, meraba-raba. Tapi bukannya tanpa dasar. Survei elektabilitas yang barusan dilakukan oleh Nusantara Strategic Network (NSN) cukup menarik. Surveinya spesifik di area Jakarta, dan metodenya tatap muka langsung dengan 400 responden. Biasanya berbagai lembaga survei akan melakukannya dengan metode sambungan telepon […]

  • Ke Menteri Yasona Laoly, Bupati Belu Minta Tambah Lima Pos Lintas Batas

    Ke Menteri Yasona Laoly, Bupati Belu Minta Tambah Lima Pos Lintas Batas

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM bersama Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone dalam dialog langsung secara virtual dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly pada giat Kumham Peduli, Kumham Berbagi pada Kamis, 29 Juli 2021 yang dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia; menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih […]

  • Nikodemus Rihi Heke : Saya Berteman dengan Semua Partai Politik

    Nikodemus Rihi Heke : Saya Berteman dengan Semua Partai Politik

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Calon Petahana Pilkada Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke yang akrab disapa Mabala menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2020—2025. Kepada Garda Indonesia pada Minggu siang, 6 September 2020, dirinya ingin agar proses pemilu di Pulau Seribu Lontar tersebut dapat berjalan lancar dan aman. Sebagai Petahana, […]

expand_less