Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Sinergi PKM Fapet Undana dan Poktan Unuhari, Olah Lahan Kering Pakai Bokashi

Sinergi PKM Fapet Undana dan Poktan Unuhari, Olah Lahan Kering Pakai Bokashi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Peternakan (Fapet), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, para petani yang mengolah lahan kering lebih kurang 5.000 meter persegi di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; menjadi lebih produktif pada musim tanam kedua (April—September).

Sinergi yang dilakukan oleh Tim PKM Fapet Undana Kupang dan para petani organik yang tergabung dalam Kelompok Tani Unuhari yang diketuai oleh Welem Riwu Bengu dan beranggotakan 25 orang, dengan memberikan bantuan bibit sayur-sayuran yang ditanam pada musim tanam kedua (musim kemarau, red) dengan dukungan sumur bor.

Ketua tim PKM Fapet Undana, Ir. Arnoldus Keban, M.Si. pada Jumat, 2 Oktober 2020, menyampaikan bahwa sejak Agustus 2020, lahan yang tersedia telah ditanam bibit sayur berupa Sawi manis, Pacoi, Kangkung, Ketimun, Tomat, Cabe, Brokoli, Kacang panjang, dan Bawang Merah mulai menampakkan hasil.

Arnold Keban (sapaan akrabnya, red) yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pelayanan, Penerapan, dan Pengembangan Iptek LP2M Undana, menyampaikan Undana melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan disiplin ilmu (tupoksi) masing-masing. “Salah satu dari Tri Dharma itu adalah pengabdian kepada masyarakat, seperti yang kami lakukan saat ini, “ ujarnya.

Ketua tim PKM Fapet Undana, Ir. Arnoldus Keban, M.Si. saat menyerahkan bantuan pohon Pisang Luan

Pada kesempatan tersebut, PKM Fapet Undana juga memberikan bantuan dan melakukan penanaman pohon Pisang Luan.

Sementara pengolahan Pupuk Bokashi dipandu dan dilatih oleh anggota tim PKM Fapet Undana, Dr. Ir. Twen Dami Dato, MP. menyampaikan Pupuk Bokashi yang diolah berbahan dasar kotoran Sapi dan daun Kromolena, starter EM4 dan ABG Degra, adiktif yang digunakan yakni dedak dan gula air.

“Proses pemeraman Pupuk Bokashi selama 3 (tiga) minggu yang menghasilkan 30 karung dan dipakai untuk mengolah lahan,” ungkap Dr. Twen.

Para petani organik di Desa Noelbaki pun berkesempatan memperoleh materi secara in situ berupa teknologi pengolahan pupuk bokashi dan budi daya hortikultura organik dari Dr. Twen Dami Dato dan materi analisis usaha hortikultura dan dinamika kelompok oleh Ir. Arnoldus Keban, M.Si. Tak hanya itu, para petani organik juga memperoleh pelatihan dari 2 petugas pertanian lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT yakni Jose de A. Freitas, S.Pt. dan Maria Kristela Tuames, S.P.

Penulis dan Editor (+rony banase)
Foto (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Test PCR di Luar HET? Kabareskrim Imbau Masyarakat Lapor

    Ada Test PCR di Luar HET? Kabareskrim Imbau Masyarakat Lapor

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk menurunkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan screening Covid-19 melalui metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) menjadi Rp.495 ribu untuk daerah di Jawa–Bali. Lalu, Rp.525 untuk daerah luar Jawa–Bali. Penurunan tarif ini terhitung sejak 17 Agustus 2021. Sebelumnya, berdasarkan Surat Edaran nomor HK. 02.02/I/3713/2020 yang ditandatangani pada 5 Oktober 2020 lalu memuas bahwa tarif tertinggi […]

  • Ridwan Kamil Diterpa Isu Perselingkuhan

    Ridwan Kamil Diterpa Isu Perselingkuhan

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Jawa Barat periode 2018—2023, Ridwan Kamil (RK) sementara gencar diterpa isu tak sedap terkait perselingkuhannya dengan artis majalah dewasa, Lisa Mariana. Tak ayal sang istri tercinta, Atalia Praratya pun angkat bicara dan berupaya menjalin komunikasi dengan sang pelakor yang telah mengembar-gemborkan telah memiliki anak dari hasil perselingkuhan dengan Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil, […]

  • Luhut Tanya Apa Kontribusi Pembuat Gaduh Ijazah Palsu Jokowi

    Luhut Tanya Apa Kontribusi Pembuat Gaduh Ijazah Palsu Jokowi

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Luhut menilai diskursus semacam itu justru memperkeruh situasi dan menjauhkan masyarakat dari hal-hal yang lebih substantif, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi.   Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, buka suara soal polemik dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo yang kembali mencuat […]

  • Tahun 2021, Kementerian PPPA Kembali Evaluasi Kab/Kota Layak Anak

    Tahun 2021, Kementerian PPPA Kembali Evaluasi Kab/Kota Layak Anak

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) kembali melaksanakan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), setelah pelaksanaannya sempat ditunda selama 1 tahun akibat pandemi Covid-19. Pada pembukaan Evaluasi KLA secara luring dan daring pada Selasa, 9 Maret 2021, Sekretaris Kementerian PPPA Pribudiarta N Sitepu menuturkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak […]

  • Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny JA Isu perubahan yang diusung koalisi Capres Anies Baswedan saat ini tidak terlalu bergema. Ini ikut menyumbang elektabilitas Anies yang masih kalah selisih dua digit ( di atas 10 persen) dibandingkan elektabilitas Ganjar Pranowo, terlebih lagi Prabowo Subianto. Tapi mengapa isu perubahan tidak bergema? Jawabnya adalah hukum besi politik. Isu perubahan hanya […]

  • Bocah 9 Tahun Ungkap Pdt Melinda Zidemi Diperkosa & Dibunuh

    Bocah 9 Tahun Ungkap Pdt Melinda Zidemi Diperkosa & Dibunuh

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Palembang, Garda Indonesia | Bocah 9 tahun berinisial NP jadi saksi kematian pendeta muda, NP yang selamat dari pembegalan akhirnya mengungkap kejadian tragis yang menewaskan seorang pendeta di Palembang, Selasa (26/3/2019). Pendeta muda itu bernama Melinda Zidemi (24). Ia dilaporkan tewas dengan kondisi mengenaskan. Dirilis dari hebatriau.com, Melinda Zidemi ditemukan tewas di Areal PT SPM […]

expand_less