Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Perintahkan Kepung Pelaku Pembantaian Keluarga di Sigi

Presiden Jokowi Perintahkan Kepung Pelaku Pembantaian Keluarga di Sigi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
  • visibility 172
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk melakukan pengejaran serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan para pelaku pembantaian di Sigi, Sulawesi Tengah. Sesuai perintah tersebut, Menteri Koodinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan, saat ini Satgas Tinombala tengah memburu para pelaku pembantaian tersebut.

“Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Tim atau Satgas Operasi Tinombala terhadap para pelaku kekejian dan kebengisan terhadap keluarga yang menyebabkan terbunuhnya empat orang di Sigi. Pemerintah juga mengutuk keras pelakunya dan menyatakan duka yang mendalam kepada korban dan keluarganya,” ujar Mahfud MD dalam keterangan persnya, pada Minggu, 29 November 2020.

Tim Tinombala, lanjut Mahfud, juga telah menyampaikan tahap-tahap yang dilakukan untuk mengejar pelaku dan melakukan isolasi serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai ada kaitannya dengan para pelaku.

Adapun pelaku pembantaian tersebut, menurut pemerintah adalah sisa-sisa kelompok Santoso atau dikenal dengan sebutan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

“Memang pelakunya adalah Mujahidin Indonesia Timur. Kelompok ini adalah sisa-sisa kelompok Santoso,” tambah Mahfud.

Atas peristiwa ini, pemerintah berharap, para pimpinan umat beragama khususnya di Sulawesi Tengah, tetap menjalin silaturahmi agar masyarakat tidak terprovokasi isu-isu SARA. “Pemerintah berharap kepada seluruh pimpinan umat beragama, terutama di Sulawesi Tengah, untuk terus melakukan silaturahmi serta tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA,” terang Mahfud.

Ditegaskan Mahfud, sejatinya agama apa pun hadir untuk membangun perdamaian.(*)

Sumber berita (*/tim Kemenkopolhukam)
Foto (*istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Bergerak di Nusalaut, Tim TRC BPBD Maluku Masih Kaji Lebih Lanjut

    Tanah Bergerak di Nusalaut, Tim TRC BPBD Maluku Masih Kaji Lebih Lanjut

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku, Garda Indonesia | Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku telah melakukan peninjauan lapangan atas fenomena pergerakan tanah yang terjadi di Desa Sila, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, pada Jumat, 8 November 2019. Dari hasil peninjauan tersebut ditemukan data penurunan tanah dari 1,5 meter menjadi 9 meter dengan ukuran […]

  • 9 Tahun RSUD S. K. Lerik, dr Marsiana Halek: “Resep Kami Lebih Baik”

    9 Tahun RSUD S. K. Lerik, dr Marsiana Halek: “Resep Kami Lebih Baik”

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kamis, 1 Agustus 2019, tepatnya 9 (sembilan) tahun yang lalu RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, resmi beroperasi. Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-9, sebagai hadiah ulang tahun, diresmikan dua buah gedung, untuk pasien rawat inap dan juga rawat jalan. Direktur RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Y. […]

  • 1500 Petugas PLN Jadikan Sulteng Kembali Terang

    1500 Petugas PLN Jadikan Sulteng Kembali Terang

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Palu, gardaindonesia.id | Hampir satu bulan masa tanggap darurat PLN untuk normalisasi kondisi kelistrikan di Palu dan sekitarnya. Lebih dari 1.500 relawan yang terdiri dari berbagai macam latar belakang keahlian, mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi bersatu bahu-membahu untuk memulihkan kembali Palu, Donggala, Sigi dan Parigi. Berbagai upaya pun dilakukan oleh PLN untuk bergerak cepat […]

  • Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rianti Aprilia Feoh Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tanggal 23 Juli dikenal sebagai peringatan Hari Anak Nasional, yang dimaknai sebagai kepedulian Bangsa Indonesia terhadap perlindungan kepada Anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong Keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa […]

  • Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

    Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT membuktikan kecintaannya tak hanya kepada nasabah melainkan masyarakat NTT, maka seluruh pegawai, hingga ke level komisaris, direksi dan komite, berbagi kepada ribuan anak berusia di bawah dua tahun (Baduta), yang saat ini menyandang predikat sebagai bayi stunting. Segenap personil Bank NTT menyisihkan gajinya  untuk berbagi kepada anak-anak stunting. Tak […]

  • PSI Memang Partai Politik Aneh!

    PSI Memang Partai Politik Aneh!

    • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Aneh itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya tidak seperti yang biasa kita lihat (dengar dan sebagainya); ajaib; ganjil. Keanehan adalah hal (keadaan, sifat, sesuatu) yang aneh, artinya tidak seperti yang biasa kita lihat, dengar atau alami. Perilaku politik (political behavior) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akhir-akhir ini jadi sorotan […]

expand_less